Ribuan Peserta Meriahkan Jalan Sehat 1 Muharram, Gubernur Khofifah Serukan Semangat Hijrah

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Yoyok

- Author

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama puluhan ribu masyarakat Jalan Sehat 1 Muharram 1448 H di kawasan Masjid Nasional Al Akbar Surabaya. (foto: Adpim For DigitalJatim)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama puluhan ribu masyarakat Jalan Sehat 1 Muharram 1448 H di kawasan Masjid Nasional Al Akbar Surabaya. (foto: Adpim For DigitalJatim)

Penulis: Syaiful HidayatEditor: Yoyok

Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama puluhan ribu masyarakat Jalan Sehat 1 Muharram 1448 H di kawasan Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Selasa (16/6/2026) pagi. Jalan sehat kali ini begitu sarat akan semangat guyup dan persaudaraan.

Tidak hanya itu, kehadiran Gubernur Khofifah yang membaur di tengah-tengah peserta jalan sehat disambut hangat oleh seluruh masyarakat yang hadir. Gubernur Khofifah membaur di tengah-tengah peserta dan menyapa mereka yang hadir. Bahkan ia juga melayani masyarakat yang ingin bersalaman dan juga berfoto bersama.

Pada seluruh masyarakat yang hadir, Gubernur Khofifah menggaungkan semangat hijrah menuju hidup damai, produktif, dan berkualitas melalui kegiatan jalan sehat ini.

Tahun baru Muharram diharapkan menjadi ruang refleksi bagi setiap insan untuk melakukan muhasabah, mengevaluasi perjalanan hidup, sekaligus memperbarui tekad menjadi pribadi yang lebih baik.

“Hijrah yang dicontohkan Rasulullah SAW bukan hanya perpindahan fisik dari satu tempat ke tempat lain, tetapi transformasi menuju kualitas kehidupan yang lebih mulia,” ujarnya.

“Hijrah dari pesimisme menuju optimisme, dari sikap individualistis menuju kepedulian sosial, dari kemalasan menuju produktivitas, serta dari pola hidup yang kurang sehat menuju gaya hidup yang lebih berkualitas,” kata Khofifah.

Semangat hijrah, dikatakannya, sangat relevan dengan pelaksanaan jalan sehat yang digelar pada peringatan 1 Muharram kali ini. Jalan sehat tidak hanya dimaknai sebagai aktivitas olahraga, tetapi juga simbol perjalanan bersama menuju kehidupan yang lebih sehat, lebih kuat, dan lebih produktif.

“Setiap langkah yang kita ayunkan hari ini adalah bentuk syukur atas nikmat kesehatan yang Allah SWT anugerahkan kepada kita. Sebab kesehatan adalah modal utama dalam beribadah, berkarya, belajar, bekerja, serta membangun keluarga dan bangsa,” ujarnya.

BACA JUGA  Wabup Mimik Serahkan Bansos untuk 300 Janda Perintis Kemerdekaan dan Warakawuri

Lebih jauh, Khofifah menegaskan bahwa kesehatan memiliki posisi yang sangat strategis dalam pembangunan daerah. Sebab, pembangunan Jawa Timur tidak semata-mata diukur dari pertumbuhan ekonomi, pembangunan infrastruktur, maupun peningkatan investasi.

“Pembangunan Jawa Timur tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, pembangunan infrastruktur maupun peningkatan investasi. Pembangunan yang sesungguhnya adalah pembangunan manusia,” tegasnya.

Menurut Khofifah, kualitas sumber daya manusia merupakan fondasi utama dalam mewujudkan Jawa Timur yang maju, berdaya saing, dan sejahtera. Masyarakat yang sehat akan lebih produktif, kreatif, adaptif, serta siap menghadapi berbagai tantangan zaman yang terus berkembang.

Atas dasar itu, Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus memperkuat berbagai program pembangunan manusia, mulai dari peningkatan akses layanan kesehatan, penguatan upaya promotif dan preventif, percepatan penurunan stunting, peningkatan kualitas gizi masyarakat, hingga pembudayaan perilaku hidup bersih dan sehat.

Meski demikian, Khofifah mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan kesehatan tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata. Dibutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat agar budaya hidup sehat benar-benar menjadi gerakan bersama.

“Keluarga harus menjadi garda terdepan dalam membangun budaya hidup sehat. Lingkungan harus menjadi ruang yang mendukung aktivitas fisik dan interaksi sosial yang positif. Dan masyarakat harus terus menjaga semangat gotong royong sebagai kekuatan utama bangsa Indonesia,” ujarnya.

Tingginya antusiasme masyarakat yang mengikuti jalan sehat ini, menurut Khofifah, menjadi gambaran kuatnya modal sosial yang dimiliki Jawa Timur. Semangat kebersamaan yang tumbuh di tengah masyarakat merupakan energi penting dalam mendukung pembangunan daerah.

“Dari kegiatan sederhana seperti jalan sehat, kita belajar tentang kebersamaan, kedisiplinan, persaudaraan, dan pentingnya menjaga kesehatan secara berkelanjutan,” katanya.

Ia menambahkan, keterlibatan masyarakat dari berbagai latar belakang dalam kegiatan yang terbuka untuk umum tersebut menunjukkan bahwa semangat hijrah dapat diwujudkan sebagai gerakan kolektif menuju masyarakat yang sehat, produktif, rukun, dan berakhlakul karimah.

BACA JUGA  Gubernur Khofifah Optimistis Tambahan Modal Jamkrida Rp100 Miliar Perkuat Akses Permodalan UMKM Jatim

Pada kesempatan tersebut, Khofifah juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum 1 Muharram 1448 Hijriah sebagai titik awal untuk memperkuat tekad menjadi pribadi yang lebih baik, keluarga yang lebih harmonis, masyarakat yang lebih peduli, serta bangsa yang semakin maju.

Melalui kegiatan itu juga, Pemerintah Provinsi Jawa Timur berharap semangat Tahun Baru Islam tidak hanya diperingati secara seremonial, tetapi menjadi energi kolektif untuk membangun masyarakat yang sehat, religius, produktif, dan berdaya saing guna mewujudkan Jawa Timur sebagai Gerbang Baru Nusantara.

“Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah Lebih Baik, Hidup Lebih Sehat, Umat Lebih Kuat, Jawa Timur Semakin Hebat,” pungkasnya.

Dalam kesempatan itu, juga dipilih 10 pemenang kostum terbaik yang mengikuti jalan sehat. Sebanyak 6 diantaranya mendapatkan TV dan 4 peserta mendapatkan hadiah hiburan berupa Handphone.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Yoyok

Sumber Berita: digitaljatim.com

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sekda Sidoarjo Tegaskan Pemecatan Kepala SPPG dan Suspend MBG Bukan Wewenang Pemkab
Wabup Mimik Serahkan Bansos untuk 300 Janda Perintis Kemerdekaan dan Warakawuri
Gubernur Khofifah Optimistis Tambahan Modal Jamkrida Rp100 Miliar Perkuat Akses Permodalan UMKM Jatim
Bangun Winarso Ingatkan Pemkab Sidoarjo Siapkan Antisipasi Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Jatim
Bupati Subandi Gerak Cepat Evaluasi MBG Sidoarjo, Kepala SPPG Diminta Perketat Pengawasan
Hujan Mulai Turun di Enam Kabupaten, Pemprov Jatim Operasi Modifikasi Cuaca Tekan Karhutla
FPKS Jatim Setujui Penyertaan Modal Jamkrida Rp100 Miliar, Tekankan Manfaat untuk UMKM
Maulid Nabi di Masjid Al-Akbar, Gubernur Khofifah Salurkan Beasiswa dan Modal Usaha untuk Penguatan Ekonomi Keluarga
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 23:20 WIB

Sekda Sidoarjo Tegaskan Pemecatan Kepala SPPG dan Suspend MBG Bukan Wewenang Pemkab

Selasa, 8 September 2026 - 21:42 WIB

Wabup Mimik Serahkan Bansos untuk 300 Janda Perintis Kemerdekaan dan Warakawuri

Selasa, 8 September 2026 - 15:50 WIB

Gubernur Khofifah Optimistis Tambahan Modal Jamkrida Rp100 Miliar Perkuat Akses Permodalan UMKM Jatim

Selasa, 8 September 2026 - 14:40 WIB

Bangun Winarso Ingatkan Pemkab Sidoarjo Siapkan Antisipasi Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Jatim

Selasa, 8 September 2026 - 12:14 WIB

Bupati Subandi Gerak Cepat Evaluasi MBG Sidoarjo, Kepala SPPG Diminta Perketat Pengawasan

Berita Terbaru

WhatsApp