Refleksi HUT ke-81 RI, Khusnul Khuluk Soroti Kemiskinan hingga Krisis Air di Jember-Lumajang

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Syaiful

- Author

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Fraksi PKS DPRD Jawa Timur Khusnul Khuluk. (Dok. Istimewa)

Anggota Fraksi PKS DPRD Jawa Timur Khusnul Khuluk. (Dok. Istimewa)

Surabaya – Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi momentum bagi Anggota Fraksi PKS DPRD Jawa Timur Khusnul Khuluk untuk mengingat kembali makna kemerdekaan di tengah berbagai persoalan yang masih dihadapi masyarakat.

Anggota Komisi B DPRD Jatim dari daerah pemilihan Lumajang-Jember itu mengajak masyarakat mensyukuri kemerdekaan sekaligus meneruskan perjuangan para pahlawan dengan menyelesaikan berbagai persoalan bangsa secara bijak dan bersama-sama.

“Kita tetap bersyukur kepada Allah atas nikmat kemerdekaan ini yang telah diperjuangkan oleh para pendahulu dan para pahlawan kita,” ujar Khusnul, dikutip dari laman resmi Fraksi PKS Jatim, Selasa (18/8/2026).

Menurut Khusnul, semangat pengorbanan para pahlawan harus menjadi energi bagi generasi saat ini untuk menyelesaikan berbagai persoalan di sejumlah daerah. Persoalan sosial maupun konflik, kata dia, perlu diselesaikan dengan pendekatan bijak serta tetap mengedepankan persatuan.

Di Jawa Timur, Khusnul juga mengapresiasi sejumlah program Pemprov Jatim yang dinilai mulai menyentuh persoalan kemiskinan, khususnya di kalangan generasi muda.

Dia menilai bantuan pemberdayaan ekonomi, salah satunya bantuan ternak ayam bagi anak muda, bisa menjadi pintu masuk untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.

“Walaupun kapasitasnya masih kecil, tetapi insyaallah ini akan berdampak. Tahun-tahun berikutnya perlu ditambah volumenya, diperbanyak dan diperbesar,” katanya.

Khusnul menekankan program pemberdayaan tersebut perlu dilakukan secara berkelanjutan. Dengan begitu, bantuan yang diberikan tidak berhenti sebagai bantuan sesaat, tetapi dapat menciptakan sumber pendapatan baru sekaligus menekan angka kemiskinan.

Selain kemiskinan, Khusnul menyoroti persoalan kekeringan yang kerap terjadi di wilayah Jember dan Lumajang saat musim kemarau. Kelangkaan air bersih, terutama untuk kebutuhan konsumsi, masih menjadi persoalan yang membutuhkan perhatian pemerintah.

Menurutnya, kapasitas pemerintah kabupaten melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di masing-masing daerah masih terbatas. Karena itu, dukungan dari Pemprov Jatim dinilai diperlukan.

BACA JUGA  Di HUT ke-25 Demokrat, Presiden Prabowo Ingatkan Perbedaan Politik Tak Boleh Picu Perpecahan

“Sebagian wilayah memang perlu bantuan dari BPBD Jatim. Kalau hanya mengandalkan badan penanggulangan bencana baik Jember maupun Lumajang, ini masih sangat kurang,” jelasnya.

Khusnul berharap Pemprov Jatim mengambil peran lebih besar dalam membantu masyarakat menghadapi dampak kekeringan. Salah satu yang dinilai mendesak yakni memastikan ketersediaan air bersih untuk kebutuhan minum.

“Peran dari Jawa Timur, pemerintah provinsi, sangat diharapkan untuk membantu meringankan kelangkaan air, terutama air untuk dikonsumsi masyarakat,” pungkasnya.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Syaiful

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di HUT ke-25 Demokrat, Presiden Prabowo Ingatkan Perbedaan Politik Tak Boleh Picu Perpecahan
Rafi DPRD Sidoarjo Minta Penertiban PKL di Krembung Tetap Humanis
Adi Prayitno: Presiden Tak Bisa Diturunkan di Tengah Jalan, Masyarakat Tunggu Pemilu
Lelang Lukisan Hadratussyekh Hasyim Asy’ari di Muktamar NU Dimenangkan Senator Lia Istifhama
Bro Ryan Ungkap Tidar Bukan Sekadar Organisasi, Tapi Sekolah Politik Anak Muda
Balita Tiga Tahun Dianiaya Ibu dan Pacar, Puguh DPRD Jatim: Perda Perlindungan Anak Harus Ditegakkan
Cegah Insiden Keracunan MBG, Senator Lia Dorong Penguatan Holding Time dan Keterbukaan Informasi
Hearing MBG di DPRD Sidoarjo Tak Dihadiri BGN, Dhamroni Dorong Audit Operasional SPPG
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 02:45 WIB

Di HUT ke-25 Demokrat, Presiden Prabowo Ingatkan Perbedaan Politik Tak Boleh Picu Perpecahan

Rabu, 9 September 2026 - 15:39 WIB

Rafi DPRD Sidoarjo Minta Penertiban PKL di Krembung Tetap Humanis

Senin, 7 September 2026 - 22:38 WIB

Adi Prayitno: Presiden Tak Bisa Diturunkan di Tengah Jalan, Masyarakat Tunggu Pemilu

Minggu, 6 September 2026 - 11:44 WIB

Lelang Lukisan Hadratussyekh Hasyim Asy’ari di Muktamar NU Dimenangkan Senator Lia Istifhama

Sabtu, 5 September 2026 - 23:30 WIB

Bro Ryan Ungkap Tidar Bukan Sekadar Organisasi, Tapi Sekolah Politik Anak Muda

Berita Terbaru

WhatsApp