Raker TBM Gunungkidul Susun Program 2026-2031, Dorong Literasi hingga Ekonomi Kreatif

Editor Yoyok

- Author

Senin, 18 Mei 2026 - 15:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Editor: Yoyok

Gunungkidul – Pengurus Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Kabupaten Gunungkidul menggelar rapat kerja (raker) penyusunan program periode 2026-2031 di Omah Trengguli, Gunungkidul, Sabtu (16/5/2026). Kegiatan tersebut diikuti perwakilan TBM se-Kabupaten Gunungkidul.

Saat ini, terdapat sekitar 15 TBM di Gunungkidul yang memiliki karakter dan fokus berbeda-beda. Selain bergerak di bidang literasi baca tulis, sejumlah TBM juga mengembangkan program berbasis budaya lokal, UMKM, keterampilan, kesehatan, hingga pertanian.

Melalui pengembangan ekonomi kreatif, pengurus berharap setiap TBM mampu meningkatkan kemandirian dan pendapatan lembaga. Pasalnya, berbagai kegiatan literasi yang dijalankan membutuhkan dukungan pendanaan yang tidak sedikit.

Suasana pembukaan raker berlangsung meriah. Tim gejog lesung Omah Trengguli menampilkan permainan musik tradisional dengan membawakan lagu Omah Trengguli untuk menyambut peserta dan tamu undangan.

Acara kemudian dibuka dengan doa bersama dan dilanjutkan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Penasehat TBM Omah Trengguli, R. Soenarjo, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Dia mengucapkan terima kasih karena Omah Trengguli dipercaya menjadi lokasi pelaksanaan raker.

“TBM aja ilang kumandane,” ujarnya memberi semangat kepada seluruh pegiat literasi. Sambutannya ditutup dengan pantun berbahasa Jawa dalam keterangan tertulisnya, Senin (18/5/2026).

Sementara itu, Ketua RW setempat Andreas Surono mewakili Dukuh Nglampar, Kalurahan Wiladeg, mengapresiasi kegiatan raker TBM yang dinilai mampu menggerakkan masyarakat dalam bidang literasi dan pendidikan.

“Semoga kegiatan TBM terus berjalan baik dan semakin berkembang,” katanya.

Dalam kesempatan itu, pemilik TBM Omah Trengguli, Dwi Rukmi Endang S, memaparkan perjalanan TBM yang berdiri sejak 2021. Menurutnya, Omah Trengguli memiliki visi mewujudkan masyarakat yang sehat, cerdas, dan berkarakter melalui berbagai program literasi.

Adapun kegiatan yang dikembangkan meliputi literasi perpustakaan, pertanian, budidaya ikan, kesehatan, sains, budaya, informasi, keterampilan, hingga penguatan UMKM masyarakat.

BACA JUGA  Sebulan Tinggal di Pesantren, Ning Lia Datangi Mahasiswa Baru dan Dengarkan Cerita Mereka

Raker dipimpin Ketua TBM Kabupaten Gunungkidul Tri Sudaryani M.Pd. Penyusunan program kerja dilakukan dengan mengacu pada program tingkat provinsi dan nasional.

Dalam pembahasannya, peserta dibagi ke dalam beberapa divisi, di antaranya divisi organisasi, penelitian dan pengembangan (litbang), program, serta sumber daya manusia (SDM).

Rapat kerja ditutup sekitar pukul 12.30 WIB dan dilanjutkan dengan ramah tamah sambil menikmati suasana alam di kawasan belakang TBM Omah Trengguli.

Editor : Yoyok

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Puguh DPRD Jatim Soroti Banjir Sawojajar 2 Malang, Normalisasi Saluran Dikawal
Ning Lia: Gen Z Boleh Keren dan Modern, tapi Akhlak Rasulullah Harus Jadi Pegangan
Sebulan Tinggal di Pesantren, Ning Lia Datangi Mahasiswa Baru dan Dengarkan Cerita Mereka
Hadiri Maulid Nabi Bersama Kader PKK Pasuruan, Arumi Bachsin Tekankan Pentingnya Akhlak dalam Pengabdian Kepada Masyarakat
Kekeringan Pasuruan, Gubernur Khofifah Kirim 45 Tandon dan 500 Jeriken untuk Warga
Gubernur Khofifah Salurkan 120 Rit Air Bersih untuk 38.270 Keluarga Terdampak Kekeringan di Blitar
Tunggakan Empat TPS 3R ke TPA Griyo Mulyo Jabon Sidoarjo Capai Rp1,13 Miliar
Hadiri Sholawat Kemerdekaan di Sidoarjo, Gubernur Khofifah Ajak Jamaah Amalkan “My Religion My Morality”
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 21:48 WIB

Puguh DPRD Jatim Soroti Banjir Sawojajar 2 Malang, Normalisasi Saluran Dikawal

Rabu, 9 September 2026 - 04:52 WIB

Ning Lia: Gen Z Boleh Keren dan Modern, tapi Akhlak Rasulullah Harus Jadi Pegangan

Selasa, 8 September 2026 - 20:41 WIB

Sebulan Tinggal di Pesantren, Ning Lia Datangi Mahasiswa Baru dan Dengarkan Cerita Mereka

Senin, 7 September 2026 - 23:07 WIB

Hadiri Maulid Nabi Bersama Kader PKK Pasuruan, Arumi Bachsin Tekankan Pentingnya Akhlak dalam Pengabdian Kepada Masyarakat

Senin, 7 September 2026 - 14:11 WIB

Kekeringan Pasuruan, Gubernur Khofifah Kirim 45 Tandon dan 500 Jeriken untuk Warga

Berita Terbaru

WhatsApp