Lilik DPRD Jatim Soroti Drainase Buruk dan PHK Saat Reses di Surabaya

- Pewarta

Rabu, 25 Maret 2026 - 17:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Jawa Timur Dapil Surabaya sekaligus Ketua Fraksi PKS Lilik Hendarwati.

Anggota DPRD Jawa Timur Dapil Surabaya sekaligus Ketua Fraksi PKS Lilik Hendarwati.

Surabaya – Sejumlah persoalan masih menjadi keluhan utama warga saat kegiatan reses Anggota DPRD Jawa Timur daerah pemilihan (dapil) Surabaya, Lilik Hendarwati.

Isu pendidikan, ketenagakerjaan, hingga banjir di kawasan permukiman mendominasi aspirasi yang disampaikan masyarakat.

Ketua Fraksi PKS DPRD Jatim Lilik Hendarwati mengatakan, hampir di setiap titik reses ditemukan persoalan serupa. Terutama, terkait akses pendidikan dan kondisi ketenagakerjaan yang terdampak gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK).

“Kalau ditanya apa yang paling banyak disampaikan masyarakat saat reses, tidak jauh dari pendidikan dan ketenagakerjaan. Banyak warga mengeluhkan soal pekerjaan karena maraknya PHK,” ujarnya, Rabu (25/3/2026).

Selain itu, warga juga berharap adanya dukungan lebih dari pemerintah terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Lilik menyebut, dirinya selama ini turut melakukan pendampingan sebagai bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“UMKM juga menjadi perhatian. Banyak yang berharap ada pendampingan dan dukungan dari pemerintah agar usaha mereka bisa berkembang,” kata Lilik.

Persoalan banjir turut menjadi keluhan dominan. Lilik menjelaskan, banyak warga mengeluhkan saluran air yang tidak berfungsi optimal. Baik karena ukuran yang terlalu kecil maupun tidak adanya aliran pembuangan (hilir) yang memadai.

“Di beberapa wilayah, selokan tidak mengalir dengan baik. Ada yang karena tidak ada hilirnya, ada juga karena ukurannya terlalu kecil sehingga tidak mampu menampung debit air,” jelasnya.

Anggota Komisi C DPRD Jawa Timur menambahkan, pembangunan perumahan baru juga kerap memicu terganggunya sistem drainase di kawasan permukiman.

“Keluhan lain yang mencuat, terutama dari pengurus RT/RW, berkaitan dengan data penerima bantuan sosial yang dinilai belum akurat,” tambah Lilik.

Lilik menyebut, masih ada ketidaksesuaian antara kondisi riil di lapangan dengan data pemerintah.

BACA JUGA  Jelang Pilkades, Kerawanan Politik Desa Jumput Rejo Jadi Sorotan Pemantau

“Ada warga yang seharusnya sudah tidak layak menerima bantuan, tetapi masih tercatat. Sebaliknya, ada juga yang layak justru belum masuk data,” ungkapnya.

Menurut dia, persoalan tersebut berkaitan dengan sistem pendataan berbasis desil yang masih perlu dibenahi agar bantuan sosial tepat sasaran.

Meski sebagian besar kewenangan berada di pemerintah kota, Lilik menegaskan tetap akan menindaklanjuti aspirasi tersebut melalui koordinasi dengan DPRD Kota Surabaya.

“Memang banyak yang menjadi ranah pemerintah kota, tapi kami tetap menyampaikan dan berkoordinasi dengan DPRD Surabaya agar bisa ditindaklanjuti,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor : Yoyok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diterpa Isu Tak Netral, Ketua Panitia Pilkades Jumput Rejo Budi: Itu Hanya Rumor
IMB Resmi Berganti Jadi PBG, Ketua DPRD Sidoarjo Minta Pemkab Buat Juknis yang Mudah Dipahami
FJN Desak Pemerintah Bertindak Cepat, Empat Jurnalis Ditahan Israel Jadi Sorotan Dunia
Maju Lagi di Pilkades 2026, Abah Yadi Prioritaskan Perbaikan TPS Desa Tenggulunan
Wakil Ketua DPRD Jatim Sri Wahyuni Dukung Panen Raya Jagung Prabowo di Tuban, Ketahanan Pangan Jadi Fokus
Kurs Dolar Naik hingga Rp17.600, Ketua Komisi XI DPR RI Soroti Langkah Bank Indonesia
1.061 KDMP Resmi Beroperasi, Ketua PC Tidar Mojokerto Sebut Era Baru Ekonomi Desa Dimulai
Anggota DPR RI Arzeti Bilbina Gandeng BGN Sosialisasikan Program MBG di Sidoarjo, Dorong Generasi Emas 2045

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 05:26 WIB

Diterpa Isu Tak Netral, Ketua Panitia Pilkades Jumput Rejo Budi: Itu Hanya Rumor

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:42 WIB

IMB Resmi Berganti Jadi PBG, Ketua DPRD Sidoarjo Minta Pemkab Buat Juknis yang Mudah Dipahami

Selasa, 19 Mei 2026 - 21:16 WIB

FJN Desak Pemerintah Bertindak Cepat, Empat Jurnalis Ditahan Israel Jadi Sorotan Dunia

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:45 WIB

Maju Lagi di Pilkades 2026, Abah Yadi Prioritaskan Perbaikan TPS Desa Tenggulunan

Senin, 18 Mei 2026 - 12:58 WIB

Wakil Ketua DPRD Jatim Sri Wahyuni Dukung Panen Raya Jagung Prabowo di Tuban, Ketahanan Pangan Jadi Fokus

Berita Terbaru