Sidoarjo – Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PKB, Arzeti Bilbina menggandeng Badan Gizi Nasional menggelar sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Warkop Gayeng, Sidoarjo, Sabtu (16/5/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Tenaga Ahli Direktorat Kerja Sama dan Kemitraan BGN, Imam Bachtiar Farianto.
Dalam sambutannya, Arzeti menyebut program MBG menjadi langkah pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemenuhan gizi, khususnya bagi anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui.
“Keinginan pemerintah menghadirkan generasi emas dimulai dari pemenuhan gizi. Kalau asupan gizinya tidak terpenuhi, anak-anak tidak bisa tumbuh cerdas. Program Badan Gizi Nasional ini juga diharapkan mampu menurunkan angka stunting,” ujar Arzeti.
Ia menambahkan, program MBG merupakan bentuk komitmen pemerintah agar masyarakat mendapatkan akses makanan sehat dan bergizi.
“Mari bersama-sama menyukseskan program Makan Bergizi Gratis. Salam Badan Gizi Nasional, makanan bergizi sehat untuk anak Indonesia,” katanya.
Sementara itu, Imam Bachtiar Farianto menjelaskan sosialisasi tersebut memuat sejumlah materi, mulai dari latar belakang program, sasaran penerima manfaat, dampak program, hingga harapan jangka panjang.
“Kehadiran BGN untuk menyiapkan generasi yang cerdas, sehat, dan terampil menuju Generasi Emas 2045. Penerima manfaat program ini mulai dari anak sekolah, ibu menyusui, hingga ibu hamil,” jelasnya.
Menurut Imam, program MBG diharapkan dapat meningkatkan kualitas asupan gizi anak. Sebab, sebelum program berjalan masih banyak pelajar yang berangkat sekolah tanpa sarapan sehingga memengaruhi konsentrasi saat belajar.
“Melalui program Makan Bergizi Gratis, anak-anak mendapatkan asupan gizi yang lebih baik sehingga dapat mendukung proses belajar,” ungkapnya.
Tak hanya berdampak pada kesehatan masyarakat, program MBG juga diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Peningkatan kebutuhan bahan pangan disebut berpotensi membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Editor : Yoyok











