Apresiasi Gubernur Khofifah hingga Catatan Kritis Pansus, Gus Ubaid Sebut Check and Balance Harus Dijaga

- Reporter

Kamis, 14 Mei 2026 - 13:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Jawa Timur Fraksi PKB H. Ubaidillah. (Foto: Istimewa)

Anggota DPRD Jawa Timur Fraksi PKB H. Ubaidillah. (Foto: Istimewa)

Surabaya – Anggota Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Jawa Timur 2026, H. Ubaidillah menegaskan bahwa dinamika antara legislatif dan eksekutif merupakan bagian penting dalam menjaga demokrasi tetap sehat. Menurutnya, kekuasaan tanpa kritik justru berpotensi melahirkan pemerintahan yang tidak sehat.

“Disinilah fungsi DPRD Jawa Timur sebagai lembaga fungsi pengawasan (controlling). Kami melakukan rapat-rapat maraton selama kurang lebih 30 gari dalam pembahasan Pansus LKPJ Gubernur Jawa Timur 2025,” ujar Gus Ubaid kepada wartawan usai rapat paripurna DPRD Jawa Timur, Rabu (13/5/2026).

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa itu menjelaskan berbagai dinamika yang muncul dalam rapat paripurna merupakan bentuk check and balance antara eksekutif dan legislatif. Menurut Gus Ubaid, setiap kritik maupun masukan yang disampaikan legislatif harus dipandang sebagai bagian dari upaya memperbaiki tata kelola pemerintahan.

“Kami menghargai Gubernur dan kerja keras jajaran eksekutif. Tetapi,para anggota DPRD Jatim juga memiliki sikap dan pandangan yang harus didengarkan. Jangan sampai kepala daerah hanya mendengar laporan yang manis – manis dari bawahannya saja,” tegasnya.

Gus Ubaid mengatakan bahwa masukan dari berbagai pandangan fraksi di DPRD Jatim menjadi cerminan kondisi riil yang dilihat langsung oleh para wakil rakyat di lapangan. Karena itu, respon Gubenur terhadap pandangan fraksi-fraksi dinilai sebagai bagian dari komunikasi politik yang sehat dalam sistem demokrasi.

“Kalau salah, DPRD akan bilang salah. Kalau benar, tentu akan memberikan apresiasi. Itu prinsipnya,” kata dia.

Lebih lanjut, Gus Ubaid menyampaikan kondisi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa jalannya pemerintahan di Jawa Timur tidak berjalan tanpa pengawasan (controlling). Kehadiran mahasiswa yang menyaksikan jalannya sidang paripurna pun dinilai menjadi pembelajaran penting mengenai praktik demokrasi di daerah.

BACA JUGA  Gubernur Khofifah Resmikan Revitalisasi 45 Sekolah di Selatan Jatim, Program Jatim Cerdas Makin Ngebut

“Biar mahasiswa tahu bahwa demokrasi di Jawa Timur berjalan dinamis. Tidak semua harus selalu menurut kepada Gubernur saja,” imbuhnya.

Gus Ubaid berharap seluruh temuan dan catatan Pansus LKPJ 2025 dapat menjadi bahan evaluasi bagi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan tata kelola pemerintahan lebih baik ke depan.

“Semoga seluruh temuan dan catatan Pansus LKPJ ini menjadi masukan berarti, agar roda pemerintahan Jawa Timur bisa berjalan baik di masa mendatang,” pungkasnya.

Editor : Yoyok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

LKPJ 2025 Disorot, Ketua Fraksi PKS Jatim Minta Pemprov Benahi BUMD dan Tekan Kemiskinan
Ketua DPRD Jatim Dorong Perda Disabilitas Segera Disahkan, Soroti Akses Pendidikan hingga Lapangan Kerja
Yordan DPRD Soroti Kinerja BUMD Jatim, Banyak Aset Idle Belum Maksimal Dongkrak PAD
Senator Lia Istifhama Desak SPPG Pastikan Makanan Layak Konsumsi Sebelum Dikirim ke Sekolah
Fraksi Gerindra DPRD Jatim Dorong Pembentukan Komisi Disabilitas Daerah di Jawa Timur
Hantavirus Mengintai, Wakil Ketua DPRD Jatim Minta Edukasi dan Deteksi Dini Diperkuat
FPKS DPRD Jatim Dorong Raperda Disabilitas, Tekankan Hak Asasi dan Kesetaraan Akses
Fraksi PKS Jatim Setujui Dua Raperda Strategis, Tekankan Reformasi Birokrasi dan Penguatan Petrogas Jatim Utama

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 13:32 WIB

LKPJ 2025 Disorot, Ketua Fraksi PKS Jatim Minta Pemprov Benahi BUMD dan Tekan Kemiskinan

Kamis, 14 Mei 2026 - 00:47 WIB

Ketua DPRD Jatim Dorong Perda Disabilitas Segera Disahkan, Soroti Akses Pendidikan hingga Lapangan Kerja

Rabu, 13 Mei 2026 - 23:17 WIB

Yordan DPRD Soroti Kinerja BUMD Jatim, Banyak Aset Idle Belum Maksimal Dongkrak PAD

Selasa, 12 Mei 2026 - 22:10 WIB

Senator Lia Istifhama Desak SPPG Pastikan Makanan Layak Konsumsi Sebelum Dikirim ke Sekolah

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:28 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Jatim Dorong Pembentukan Komisi Disabilitas Daerah di Jawa Timur

Berita Terbaru