Perusakan Mobil Wisatawan Bikin Resah, Puguh DPRD Jatim: Ancaman Serius bagi Pariwisata

Editor Yoyok

- Author

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur dari dapil Malang Raya Puguh Wiji Pamungkas. (Foto: Istimewa)

Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur dari dapil Malang Raya Puguh Wiji Pamungkas. (Foto: Istimewa)

Editor: Yoyok

Surabaya – Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur dari Daerah Pemilihan (Dapil) Malang Raya, Puguh Wiji Pamungkas menyesalkan insiden perusakan kendaraan berpelat L (Surabaya) di kawasan wisata Malang Selatan. Ia menilai aksi tersebut tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga berpotensi merusak citra pariwisata daerah.

“Saya sangat menyayangkan tindakan anarkis berupa perusakan kendaraan wisatawan. Ini jelas melampaui batas dan tidak bisa dibenarkan,” tegasnya, Rabu (6/5/2026).

Menurut Puguh, apa pun pemicu di lapangan—termasuk dugaan nyanyian yang memancing emosi warga—tidak dapat dijadikan pembenaran atas tindakan kekerasan. “Peristiwa tersebut justru berisiko menimbulkan dampak luas terhadap upaya membangun citra positif sektor pariwisata di Kabupaten Malang,” terangnya.

Sekretaris Fraksi PKS DPRD Jatim itu menjelaskan, pemerintah daerah selama ini tengah menggenjot pengembangan potensi wisata Malang Selatan. Salah satunya melalui perbaikan infrastruktur menuju kawasan pantai selatan yang kini semakin mudah diakses.

“Malang sedang berbenah. Akses jalur lintas selatan terus diperbaiki. Ini peluang besar menarik wisatawan. Tapi jika kejadian seperti ini berulang, tentu akan menggerus kepercayaan publik,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengalaman wisatawan menjadi faktor kunci dalam menjaga keberlanjutan sektor pariwisata. Insiden kekerasan dinilai bisa memicu efek domino, mulai dari penurunan jumlah kunjungan hingga berdampak pada perekonomian masyarakat setempat.

Selain itu, Puguh juga menyoroti potensi rivalitas suporter sepak bola yang terbawa ke luar stadion. Ia mengingatkan agar konflik tersebut tidak berkembang menjadi aksi anarkis di ruang publik.

“Rivalitas seperti antara Arema FC dan Persebaya Surabaya harus diselesaikan di lapangan, bukan di jalanan apalagi sampai merusak fasilitas atau merugikan masyarakat,” imbuhnya.

Puguh mengajak seluruh pihak, khususnya masyarakat di kawasan wisata, untuk menjaga kondusivitas serta bersikap dewasa dalam menyikapi perbedaan.

BACA JUGA  Rafi DPRD Sidoarjo Minta Penertiban PKL di Krembung Tetap Humanis

“Ini harus menjadi pelajaran bersama. Kita ingin pariwisata Malang maju, maka keamanan dan kenyamanan wisatawan harus menjadi prioritas,” pungkasnya.

Editor : Yoyok

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di HUT ke-25 Demokrat, Presiden Prabowo Ingatkan Perbedaan Politik Tak Boleh Picu Perpecahan
Rafi DPRD Sidoarjo Minta Penertiban PKL di Krembung Tetap Humanis
Adi Prayitno: Presiden Tak Bisa Diturunkan di Tengah Jalan, Masyarakat Tunggu Pemilu
Lelang Lukisan Hadratussyekh Hasyim Asy’ari di Muktamar NU Dimenangkan Senator Lia Istifhama
Bro Ryan Ungkap Tidar Bukan Sekadar Organisasi, Tapi Sekolah Politik Anak Muda
Balita Tiga Tahun Dianiaya Ibu dan Pacar, Puguh DPRD Jatim: Perda Perlindungan Anak Harus Ditegakkan
Cegah Insiden Keracunan MBG, Senator Lia Dorong Penguatan Holding Time dan Keterbukaan Informasi
Hearing MBG di DPRD Sidoarjo Tak Dihadiri BGN, Dhamroni Dorong Audit Operasional SPPG
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 02:45 WIB

Di HUT ke-25 Demokrat, Presiden Prabowo Ingatkan Perbedaan Politik Tak Boleh Picu Perpecahan

Rabu, 9 September 2026 - 15:39 WIB

Rafi DPRD Sidoarjo Minta Penertiban PKL di Krembung Tetap Humanis

Senin, 7 September 2026 - 22:38 WIB

Adi Prayitno: Presiden Tak Bisa Diturunkan di Tengah Jalan, Masyarakat Tunggu Pemilu

Minggu, 6 September 2026 - 11:44 WIB

Lelang Lukisan Hadratussyekh Hasyim Asy’ari di Muktamar NU Dimenangkan Senator Lia Istifhama

Sabtu, 5 September 2026 - 23:30 WIB

Bro Ryan Ungkap Tidar Bukan Sekadar Organisasi, Tapi Sekolah Politik Anak Muda

Berita Terbaru

WhatsApp