Peringati Hari Kartini 2026, Lia Istifhama Tekankan Pentingnya Perempuan Melek Digital

Editor Yoyok

- Author

Senin, 20 April 2026 - 13:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Editor: Yoyok

Surabaya – Momentum Hari Kartini 2026 menjadi ajang refleksi penting tentang peran perempuan di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat. Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama menegaskan bahwa perempuan masa kini harus mampu menguasai ruang digital, bukan hanya sekadar hadir dan bersuara.

Hal itu disampaikan Lia Istifhama dalam dialog aspirasi bertema Kartini Digital: Menguasai Ruang Bukan Sekadar Bersuara yang digelar di Surabaya.

Menurutnya, semangat Kartini saat ini perlu diterjemahkan dalam bentuk keberanian perempuan untuk mengambil peran strategis di berbagai bidang, termasuk teknologi, pendidikan, ekonomi kreatif, hingga kebijakan publik.

“Perempuan hari ini tidak cukup hanya aktif di media sosial. Lebih dari itu, perempuan harus menjadi penggerak, pembuat solusi, dan pengambil keputusan di ruang digital,” ujar Lia, dalam keterangan tertulisnya, Senin (20/5/2026).

Senator yang akrab disapa Ning Lia itu menilai ruang digital kini menjadi medan baru perjuangan perempuan. Di dalamnya terdapat peluang besar untuk mengembangkan usaha, membangun jejaring, memperluas edukasi, serta menyuarakan aspirasi masyarakat secara lebih luas.

Namun demikian, ia juga mengingatkan pentingnya literasi digital agar perempuan tidak mudah terjebak hoaks, kekerasan verbal, maupun eksploitasi di dunia maya.

“Penguasaan teknologi harus dibarengi kecerdasan, etika, dan keberanian. Dengan begitu perempuan Indonesia bisa menjadi Kartini masa kini yang memberi dampak nyata,” tegasnya.

Lia juga mendorong agar pemerintah terus memperluas akses pendidikan dan pelatihan digital bagi perempuan, terutama di daerah-daerah. Menurutnya, pemerataan kemampuan digital akan membuka lebih banyak kesempatan bagi perempuan untuk mandiri secara ekonomi dan aktif dalam pembangunan bangsa.

“Peringatan Hari Kartini 2026 ini pun menjadi pengingat bahwa perjuangan emansipasi belum selesai. Kini, tantangannya bukan lagi soal membuka pintu pendidikan, tetapi memastikan perempuan mampu menjadi pemimpin di era transformasi digital,” pungkasnya.

BACA JUGA  Di HUT ke-25 Demokrat, Presiden Prabowo Ingatkan Perbedaan Politik Tak Boleh Picu Perpecahan

Editor : Yoyok

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di HUT ke-25 Demokrat, Presiden Prabowo Ingatkan Perbedaan Politik Tak Boleh Picu Perpecahan
Rafi DPRD Sidoarjo Minta Penertiban PKL di Krembung Tetap Humanis
Adi Prayitno: Presiden Tak Bisa Diturunkan di Tengah Jalan, Masyarakat Tunggu Pemilu
Lelang Lukisan Hadratussyekh Hasyim Asy’ari di Muktamar NU Dimenangkan Senator Lia Istifhama
Bro Ryan Ungkap Tidar Bukan Sekadar Organisasi, Tapi Sekolah Politik Anak Muda
Balita Tiga Tahun Dianiaya Ibu dan Pacar, Puguh DPRD Jatim: Perda Perlindungan Anak Harus Ditegakkan
Cegah Insiden Keracunan MBG, Senator Lia Dorong Penguatan Holding Time dan Keterbukaan Informasi
Hearing MBG di DPRD Sidoarjo Tak Dihadiri BGN, Dhamroni Dorong Audit Operasional SPPG
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 02:45 WIB

Di HUT ke-25 Demokrat, Presiden Prabowo Ingatkan Perbedaan Politik Tak Boleh Picu Perpecahan

Rabu, 9 September 2026 - 15:39 WIB

Rafi DPRD Sidoarjo Minta Penertiban PKL di Krembung Tetap Humanis

Senin, 7 September 2026 - 22:38 WIB

Adi Prayitno: Presiden Tak Bisa Diturunkan di Tengah Jalan, Masyarakat Tunggu Pemilu

Minggu, 6 September 2026 - 11:44 WIB

Lelang Lukisan Hadratussyekh Hasyim Asy’ari di Muktamar NU Dimenangkan Senator Lia Istifhama

Sabtu, 5 September 2026 - 23:30 WIB

Bro Ryan Ungkap Tidar Bukan Sekadar Organisasi, Tapi Sekolah Politik Anak Muda

Berita Terbaru

WhatsApp