Penumpang Kapal Dharma Ferry VII yang Jatuh di Perairan Gresik Ditemukan Tewas

Penulis Syaiful
Editor Yoyok

- Author

Rabu, 4 Maret 2026 - 19:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penulis: SyaifulEditor: Yoyok

Gresik – Tim SAR gabungan menemukan Muslich (37), penumpang Kapal Dharma Ferry VII asal Nganjuk yang dilaporkan terjatuh ke laut di alur pelayaran Gresik. Saat ditemukan, korban sudah meninggal dunia.

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Nanang Sigit P.H mengatakan korban ditemukan pada Rabu (4/3/2026) sekitar pukul 10.25 WIB. Menurutnya, lokasi penemuan berjarak sekitar 4,61 mil laut dari titik awal korban dilaporkan jatuh.

“Korban ditemukan oleh tim SAR gabungan di perairan Gresik setelah dilakukan pencarian intensif selama tiga hari,” kata Nanang dalam keterangannya, Rabu (4/3/2026).

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke darat dan dibawa ke RS Ibnu Sina Gresik untuk penanganan lebih lanjut. Informasi yang dihimpun menyebut, peristiwa nahas itu terjadi pada Senin (2/3/2026) sore. Seorang penumpang dilaporkan terjatuh saat kapal melintas di perairan antara buoy 15 hingga buoy 17 di alur pelayaran Surabaya-Gresik.

Mengetahui kejadian tersebut, kru kapal bersama pihak terkait langsung melakukan pencarian awal di sekitar lokasi korban diduga jatuh. Namun korban belum ditemukan sehingga operasi SAR diperluas dengan melibatkan tim gabungan.

Dalam operasi ini, Kantor SAR Kelas A Surabaya mengerahkan KN SAR Widura dengan perahu Sea Rider untuk menyisir area perairan sekitar titik kejadian. Selama pencarian, tim SAR juga berkoordinasi dengan nelayan setempat serta menyebarkan informasi kepada kapal-kapal yang melintas di alur pelayaran Surabaya agar segera melapor jika menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Operasi SAR ini melibatkan sejumlah unsur, di antaranya Kantor SAR Kelas A Surabaya, Satpolairud, Pos AL Gresik, KSOP Utama Tanjung Perak, KPLP Tanjung Perak, VTS Surabaya, nelayan setempat, serta unsur SAR lainnya.

BACA JUGA  Ning Lia: Gen Z Boleh Keren dan Modern, tapi Akhlak Rasulullah Harus Jadi Pegangan

Penulis : Syaiful

Editor : Yoyok

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Puguh DPRD Jatim Soroti Banjir Sawojajar 2 Malang, Normalisasi Saluran Dikawal
Ning Lia: Gen Z Boleh Keren dan Modern, tapi Akhlak Rasulullah Harus Jadi Pegangan
Sebulan Tinggal di Pesantren, Ning Lia Datangi Mahasiswa Baru dan Dengarkan Cerita Mereka
Hadiri Maulid Nabi Bersama Kader PKK Pasuruan, Arumi Bachsin Tekankan Pentingnya Akhlak dalam Pengabdian Kepada Masyarakat
Kekeringan Pasuruan, Gubernur Khofifah Kirim 45 Tandon dan 500 Jeriken untuk Warga
Gubernur Khofifah Salurkan 120 Rit Air Bersih untuk 38.270 Keluarga Terdampak Kekeringan di Blitar
Tunggakan Empat TPS 3R ke TPA Griyo Mulyo Jabon Sidoarjo Capai Rp1,13 Miliar
Hadiri Sholawat Kemerdekaan di Sidoarjo, Gubernur Khofifah Ajak Jamaah Amalkan “My Religion My Morality”
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 21:48 WIB

Puguh DPRD Jatim Soroti Banjir Sawojajar 2 Malang, Normalisasi Saluran Dikawal

Rabu, 9 September 2026 - 04:52 WIB

Ning Lia: Gen Z Boleh Keren dan Modern, tapi Akhlak Rasulullah Harus Jadi Pegangan

Selasa, 8 September 2026 - 20:41 WIB

Sebulan Tinggal di Pesantren, Ning Lia Datangi Mahasiswa Baru dan Dengarkan Cerita Mereka

Senin, 7 September 2026 - 23:07 WIB

Hadiri Maulid Nabi Bersama Kader PKK Pasuruan, Arumi Bachsin Tekankan Pentingnya Akhlak dalam Pengabdian Kepada Masyarakat

Senin, 7 September 2026 - 14:11 WIB

Kekeringan Pasuruan, Gubernur Khofifah Kirim 45 Tandon dan 500 Jeriken untuk Warga

Berita Terbaru

WhatsApp