Wabup Sidoarjo Mimik Idayana Diwisuda di Surabaya, Sukses Raih Gelar S1 Administrasi Negara

- Publisher

Minggu, 26 April 2026 - 20:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana wisuda ditemani suami tercinta di Surabaya. (Foto: Istimewa)

Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana wisuda ditemani suami tercinta di Surabaya. (Foto: Istimewa)

Surabaya – Wakil Bupati Sidoarjo, Hj Mimik Idayana, menuntaskan studi sarjana Administrasi Negara di Universitas Dr Soetomo (Unitomo) Surabaya di tengah kesibukannya melayani publik. Ia resmi diwisuda di Dyandra Convention Center, Minggu (26/4/2026).

Mimik mengatakan keputusan melanjutkan pendidikan tinggi bukan sekadar formalitas, melainkan upaya memperkuat kapasitas dalam menjalankan tugas pemerintahan. Menurutnya, ilmu administrasi negara berkaitan langsung dengan pekerjaan sehari-hari sebagai pejabat publik.

“Ilmu administrasi negara adalah napas pekerjaan saya sehari-hari. Saya ingin melayani masyarakat dengan dasar literasi yang kuat, tidak hanya mengandalkan intuisi,” ujar Mimik.

Perempuan yang akrab disapa Bunda Mimik itu menempuh pendidikan di Fakultas Ilmu Administrasi, jurusan Administrasi Negara. Ia mengaku pengalaman lapangan selama ini menjadi bekal penting, namun perlu dilengkapi dengan pemahaman teoritis yang lebih sistematis.

Sebelum menjabat, Mimik dikenal aktif mendampingi masyarakat di tingkat bawah. Pengalaman tersebut membentuk kepekaan terhadap persoalan warga, namun ia menyadari empati saja tidak cukup untuk menyelesaikan kompleksitas birokrasi.

Karena itu, ia memilih kembali ke bangku kuliah untuk mempelajari perumusan hingga evaluasi kebijakan publik. Ia ingin menggabungkan pengalaman lapangan dengan pendekatan akademik dalam mengambil keputusan.

Di tengah padatnya agenda sebagai wakil bupati, Mimik tetap menjalani perkuliahan secara disiplin. Rapat koordinasi, kunjungan kerja, hingga agenda protokoler tetap berjalan beriringan dengan kewajiban akademiknya.

Ia mengaku kerap memanfaatkan waktu malam untuk belajar, membaca literatur, dan menyelesaikan tugas. Peralihan peran dari pejabat ke mahasiswa menjadi rutinitas yang dijalani hampir setiap hari.

Bagi Mimik, pendidikan bukan pelengkap jabatan, melainkan alat kerja untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Teori yang dipelajari digunakan sebagai pisau analisis dalam membaca persoalan di lapangan.

BACA JUGA  Ini 4 Prinsip Keseimbangan Ala Lia Istifhama agar Pelajar Tak Hanya Unggul Akademik

“Jangan berhenti belajar. Mencari ilmu tidak punya garis akhir,” katanya.

Ia berharap capaian tersebut dapat berdampak pada peningkatan kualitas kebijakan di Sidoarjo, mulai dari layanan administrasi hingga pengelolaan program pembangunan.

Kini, masyarakat menanti implementasi dari bekal akademik yang dimiliki. Gelar sarjana yang diraih Mimik menjadi awal dari tantangan baru dalam menghadirkan kebijakan yang lebih efektif dan tepat sasaran.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor : Yoyok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ini 4 Prinsip Keseimbangan Ala Lia Istifhama agar Pelajar Tak Hanya Unggul Akademik
Puguh DPRD Jatim Dukung Putusan MK soal Sekolah Gratis, Guru Juga Harus Sejahtera
Gubernur Khofifah Sambut 120 Murid ADEM Repatriasi 2026, Tegaskan Komitmen Pendidikan Berkualitas di Jatim
KKN UWKS Hadirkan Program Lingkungan, UMKM dan Literasi Digital untuk Warga Desa Pengalangan
Puguh DPRD Jatim Dorong Gaji Guru Rp5 Juta, Minta Pemerintah Pakai Acuan UMP-UMK
Gubernur Khofifah Tegaskan Peserta Lolos SPMB Jatim Wajib Daftar Ulang
Gubernur Khofifah Paparkan Transformasi Pendidikan dan Inovasi Jawa Timur di Hadapan Ratusan Dosen Muda Peserta Latsar CPNS
Soroti Usulan Motor Listrik untuk Guru Honorer, Puguh DPRD Minta Masalah Kesejahteraan Diselesaikan Lebih Dulu

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 20:56 WIB

Ini 4 Prinsip Keseimbangan Ala Lia Istifhama agar Pelajar Tak Hanya Unggul Akademik

Sabtu, 4 Juli 2026 - 23:09 WIB

Puguh DPRD Jatim Dukung Putusan MK soal Sekolah Gratis, Guru Juga Harus Sejahtera

Jumat, 3 Juli 2026 - 23:11 WIB

Gubernur Khofifah Sambut 120 Murid ADEM Repatriasi 2026, Tegaskan Komitmen Pendidikan Berkualitas di Jatim

Jumat, 3 Juli 2026 - 06:53 WIB

KKN UWKS Hadirkan Program Lingkungan, UMKM dan Literasi Digital untuk Warga Desa Pengalangan

Senin, 29 Juni 2026 - 15:21 WIB

Puguh DPRD Jatim Dorong Gaji Guru Rp5 Juta, Minta Pemerintah Pakai Acuan UMP-UMK

Berita Terbaru

Anggota DPD RI Lia Istifhama saat menghadiri Deklarasi dan Pelantikan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) MADAS Kabupaten Malang di Pendopo Kabupaten Malang. (Dok. Istimewa)

Komunitas/Organisasi

DPD RI Lia Istifhama Dorong MADAS Sedarah Ambil Peran Bangun Ekonomi Bangsa

Rabu, 8 Jul 2026 - 08:49 WIB