Pembelajaran Tatap Muka Masih Efektif? Lia Istifhama Beberkan Penjelasan dan Panduannya

Editor Yoyok

- Author

Jumat, 27 Maret 2026 - 15:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPD RI Lia Istifhama. (Foto: Istimewa)

Anggota DPD RI Lia Istifhama. (Foto: Istimewa)

Editor: Yoyok

Surabaya – Wacana penerapan pembelajaran dari rumah kembali mencuat seiring upaya efisiensi energi di tengah dinamika global. Namun, langkah tersebut memunculkan perdebatan terkait dampaknya terhadap kualitas pendidikan di Indonesia.

Anggota DPD RI Lia Istifhama menegaskan bahwa pembelajaran tatap muka tetap menjadi pilihan utama yang harus diprioritaskan dalam sistem pendidikan nasional. Menurutnya, proses belajar di sekolah memiliki keunggulan mendasar yang sulit tergantikan oleh sistem pembelajaran jarak jauh.

“Bahwa tidak semua aspek pendidikan bisa dialihkan ke sistem daring, terutama kegiatan yang membutuhkan interaksi langsung,” ujar Senator Lia, pada Jumat (27/3/2026).

“Pembelajaran tatap muka harus tetap menjadi prioritas karena lebih efektif dan mampu menjaga kualitas interaksi. Banyak aspek, seperti praktikum dan pembentukan karakter, yang tidak bisa tergantikan oleh pembelajaran jarak jauh,” tambahnya.

Lia menjelaskan bahwa kebijakan zonasi pendidikan selama ini telah membantu menekan mobilitas siswa. “Dengan jarak sekolah yang relatif dekat dari tempat tinggal, penggunaan energi, khususnya dari sektor transportasi, menjadi lebih terkendali,” jelasnya.

Pembelajaran tatap muka, kata Lia, tidak selalu identik dengan pemborosan energi jika sistem yang ada dijalankan secara optimal. Di sisi lain, Lia mengingatkan adanya sejumlah risiko serius jika pembelajaran jarak jauh diterapkan secara masif.

Mulai dari penurunan capaian belajar (learning loss), keterbatasan interaksi antara guru dan siswa, hingga kesenjangan akses akibat perbedaan fasilitas di rumah.

“Belajar dari rumah berpotensi menimbulkan kesenjangan, baik dari sisi akses maupun kualitas pembelajaran. Selain itu, aspek sosial-emosional anak juga bisa terdampak karena minimnya interaksi langsung,” imbuh Lia Istifhama.

Meski demikian, Lia tidak menutup kemungkinan penggunaan pembelajaran jarak jauh dalam kondisi tertentu, seperti: bencana alam.

BACA JUGA  Peringatan Hari Santri Nasional 2026, Puguh DPRD Jatim Tekankan Nasionalisme dan Perjuangan Santri

“Wilayah dengan keterbatasan tenaga pendidik situasi darurat lainnya. Dalam kondisi tersebut, sistem daring dinilai tetap relevan sebagai solusi agar proses belajar tidak terhenti,” tukasnya.

Menghadapi masa pascalibur Idulfitri, Lia mengimbau pemerintah daerah untuk tetap melaksanakan pembelajaran tatap muka sesuai kebijakan yang berlaku.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan serta memastikan lingkungan belajar yang aman dan kondusif bagi siswa.

“Pembelajaran daring atau online menyebabkan interaksi sosial secara nyata atau modal sosial melemah, dan ketergantungan pada digital sdgkan byk gangguan mental disebabkan ketidakbijakan penggunaan digital. Tentu, juga menurunnya aspek motorik shgga menyebabkan obesitas maupun gangguan pertumbuhan lainnya,” pungkasnya.

Editor : Yoyok

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tingkatkan Publikasi Internasional, Unesa Latih Mahasiswa S2-S3 di Taiwan
Peringatan Hari Santri Nasional 2026, Puguh DPRD Jatim Tekankan Nasionalisme dan Perjuangan Santri
Raperda Tibumtranmas Linmas Dibahas, Rizza DPRD Sidoarjo Soroti Bullying hingga Gangster Pelajar
Refleksi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Bangun DPRD Sidoarjo Soroti Daya Beli hingga Lapangan Kerja
Bangun DPRD Sidoarjo Dukung Wacana Siswa Tak Naik Kelas, Tunggu Aturan Resmi
Dua Hari Pelatihan, MA Alif Laam Miim Surabaya Bentuk Kader Organisasi yang Solid dan Profesional
Dewan Pendidikan Sidoarjo Periode 2026-2031 Resmi Dikukuhkan, Siap Tingkatkan Mutu Pendidikan
Belajar dari Kasus Tanah Fasum Sidoarjo, Sriatun DPRD Jatim Tekankan Digitalisasi Aset Desa
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:23 WIB

Tingkatkan Publikasi Internasional, Unesa Latih Mahasiswa S2-S3 di Taiwan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:20 WIB

Peringatan Hari Santri Nasional 2026, Puguh DPRD Jatim Tekankan Nasionalisme dan Perjuangan Santri

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Raperda Tibumtranmas Linmas Dibahas, Rizza DPRD Sidoarjo Soroti Bullying hingga Gangster Pelajar

Kamis, 22 Oktober 2026 - 02:39 WIB

Refleksi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Bangun DPRD Sidoarjo Soroti Daya Beli hingga Lapangan Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:34 WIB

Bangun DPRD Sidoarjo Dukung Wacana Siswa Tak Naik Kelas, Tunggu Aturan Resmi

Berita Terbaru

Gapura Jenggala Bakal Jadi Ikon Perbatasan Sidoarjo-Surabaya, Ini Rencana Bupati Subandi. (Dok. Istimewa)

Pemerintahan dan Kebijakan

Gapura Jenggala Bakal Jadi Ikon Perbatasan Sidoarjo-Surabaya, Ini Rencana Bupati Subandi

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:38 WIB

WhatsApp