PBNU Resmi Tetapkan 1 Ramadan 1447 H pada 19 Februari 2026, Gus Yahya Imbau Tak Runcingkan Perbedaan

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Syaiful Hidayat

- Author

Rabu, 18 Februari 2026 - 04:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum PBNU KH. Yahya Cholil Staquf. (Foto: Istimewa)

Ketua Umum PBNU KH. Yahya Cholil Staquf. (Foto: Istimewa)

Penulis: Syaiful HidayatEditor: Syaiful Hidayat

DigitalJatim.com – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) resmi menetapkan awal Ramadan 1447 H jatuh pada hari kamis, tanggal 19 Februari 2026. Keputusan tersebut disampaikan langsung Ketua Umum PBNU KH. Yahya Cholil Staquf melalui video unggahan akun Instagram pribadinya, Selasa (17/2/2026) malam.

Dalam pernyataannya, Ketua Umum PBNU Gus Yahya menyampaikan selamat menjalankan ibadah puasa kepada umat Islam, khususnya warga Nahdliyyin di seluruh Indonesia.

“Atas nama PBNU, saya menyampaikan ikhbar terkait awal Ramadan 1447 H,” ujar Gus Yahya, Rabu (28/2/2026).

Gus Yahya menjelaskan, Lembaga Falakiyah PBNU telah mengoordinasikan tim Rukyatul hilal di 45 titik pemantauan yang tersebar di seluruh Indonesia. Titik paling timur berada di Papua Tengah dan paling barat di Aceh.

Berdasarkan laporan dari seluruh lokasi pemantauan, hilal dinyatakan tidak terlihat. Hasil tersebut selaras dengan perhitungan hisab sebelumnya dibawah ufuk saat Maghrib.

“Dengan posisi bulan masih dibawah ufuk, hilal memang tidak mungkin terlihat di seluruh wilayah Indonesia,” kata dia.

Merujuk pada hasil rukyat tersebut, Gus Yahya memutuskan untuk melakukan istikmal atau menyempurnakan bulan syakban menjadi 30 hari. Menurutnya, keputusan ini diambil dengan mengikuti pandangan empat madzhab fikih yaitu Hanafi, Maliki, Syafi’i, dan Hanbali.

“Dengan demikian, awal Ramadan 1447 H ditetapkan jatuh pada Kamis Pahing, tanggal 19 Februari 2026,” jelas Gus Yahya.

Gus Yahya mengajak seluruh umat Islam khususnya warga Nahdliyyin menyambut Ramadan dengan penuh suka cita dan memaksimalkan ibadah di bulan suci Ramadan. Ia pun berharap seluruh umat Islam diberi kekuatan dan keteguhan dalam menjalankan puasa hingga meraih keberkahan Idul fitri.

“Semoga kita dikaruniai kekuatan untuk menjalankan ibadah dengan sebaik-baiknya dan dipertemukan dengan idul fitri sebagai manusia yang dilahirkan kembali,” harap Gus Yahya.

BACA JUGA  Roadshow ke DPUBM SDA, Bupati Subandi Minta Program Pembangunan Sidoarjo Tak Terlambat

Terkait potensi perbedaan penetapan awal Ramadan, Gus Yahya menegaskan bahwa NU tetap berpegang teguh pada prinsip bermazhab sesuai empat mazhab muktabar. Namun demikian, ia mengimbau agar perbedaan tidak diruncingkan.

“Kita tidak perlu meruncingkan perbedaan. Yang penting kita tetap teguh dalam bermazhab dan terus memberikan penyuluhan kepada masyarakat dalam menjalankan syariat,” tegas Gus Yahya.

Gus Yahya juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia terutama umat islam tetap menjaga kesehatan dan kebersihan hati selama bulan Ramadan.

“Semoga sebesar-besarnya berkah Ramadan melimpah untuk kita semuanya dan untuk segenap bangsa Indonesia,” pungkasnya.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Syaiful Hidayat

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sekda Sidoarjo Tegaskan Pemecatan Kepala SPPG dan Suspend MBG Bukan Wewenang Pemkab
Wabup Mimik Serahkan Bansos untuk 300 Janda Perintis Kemerdekaan dan Warakawuri
Gubernur Khofifah Optimistis Tambahan Modal Jamkrida Rp100 Miliar Perkuat Akses Permodalan UMKM Jatim
Bangun Winarso Ingatkan Pemkab Sidoarjo Siapkan Antisipasi Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Jatim
Bupati Subandi Gerak Cepat Evaluasi MBG Sidoarjo, Kepala SPPG Diminta Perketat Pengawasan
Hujan Mulai Turun di Enam Kabupaten, Pemprov Jatim Operasi Modifikasi Cuaca Tekan Karhutla
FPKS Jatim Setujui Penyertaan Modal Jamkrida Rp100 Miliar, Tekankan Manfaat untuk UMKM
Maulid Nabi di Masjid Al-Akbar, Gubernur Khofifah Salurkan Beasiswa dan Modal Usaha untuk Penguatan Ekonomi Keluarga
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 23:20 WIB

Sekda Sidoarjo Tegaskan Pemecatan Kepala SPPG dan Suspend MBG Bukan Wewenang Pemkab

Selasa, 8 September 2026 - 21:42 WIB

Wabup Mimik Serahkan Bansos untuk 300 Janda Perintis Kemerdekaan dan Warakawuri

Selasa, 8 September 2026 - 15:50 WIB

Gubernur Khofifah Optimistis Tambahan Modal Jamkrida Rp100 Miliar Perkuat Akses Permodalan UMKM Jatim

Selasa, 8 September 2026 - 14:40 WIB

Bangun Winarso Ingatkan Pemkab Sidoarjo Siapkan Antisipasi Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Jatim

Selasa, 8 September 2026 - 12:14 WIB

Bupati Subandi Gerak Cepat Evaluasi MBG Sidoarjo, Kepala SPPG Diminta Perketat Pengawasan

Berita Terbaru

WhatsApp