Nanang Haromain Soroti Pilihan DPP PKB, Kaji Rizza Dinilai Simbol Regenerasi dan Konsolidasi

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Yoyok

- Author

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penulis: Syaiful HidayatEditor: Yoyok

Sidoarjo – Keputusan DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menunjuk Kaji Rizza Ali Faizin sebagai Ketua DPC PKB Sidoarjo mendapat perhatian dari berbagai kalangan. Salah satunya datang dari pengamat politik Sidoarjo, Nanang Haromain.

Nanang menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya Kaji Rizza. Menurutnya, teka-teki mengenai sosok yang akan memimpin PKB Sidoarjo akhirnya terjawab setelah DPP dan DPW PKB menetapkan Rizza Ali Faizin sebagai ketua untuk periode lima tahun mendatang.

“Bagi sebagian kalangan, keputusan ini mungkin cukup mengejutkan. Sebab dalam beberapa pekan terakhir perhatian publik lebih banyak tertuju pada nama-nama senior yang memiliki pengalaman panjang di partai maupun pemerintahan. Namun jika dicermati lebih dalam, terpilihnya Kaji Rizza justru menunjukkan arah berpikir yang cukup menarik dari DPP PKB,” kata Nanang dalam unggahan di akun Facebook pribadinya, Kamis (11/6/2026).

Nanang menilai PKB Sidoarjo saat ini tidak sedang menghadapi krisis kepemimpinan. Partai berlambang bola dunia itu masih menjadi pemilik kursi terbanyak di DPRD Sidoarjo. Meski demikian, menurutnya, PKB membutuhkan energi baru untuk menghadapi tantangan politik ke depan.

Ia menyoroti hasil Pemilu 2024 yang membuat PKB kehilangan satu kursi legislatif. Selain itu, untuk pertama kalinya sejak era reformasi, PKB Sidoarjo juga tidak lagi menduduki kursi eksekutif.

“Dalam konteks itu, pilihan kepada Kaji Rizza dapat dibaca sebagai perpaduan antara regenerasi dan konsolidasi,” ujarnya.

Menurut Nanang, Kaji Rizza merepresentasikan generasi yang lebih muda dengan pengalaman organisasi yang cukup matang. Di sisi lain, ia dinilai memiliki kedekatan dengan kultur PKB dan Nahdlatul Ulama (NU) sehingga tidak dianggap sebagai figur asing di internal partai.

BACA JUGA  Adi Prayitno: Presiden Tak Bisa Diturunkan di Tengah Jalan, Masyarakat Tunggu Pemilu

Selain faktor regenerasi, Nanang juga melihat posisi Kaji Rizza relatif dapat diterima berbagai kelompok di tubuh PKB. Kondisi tersebut dinilai penting untuk menjaga soliditas partai pasca-Muscab.

“Tengah dinamika yang berkembang menjelang Muscab, sosok yang mampu menjadi titik temu sering kali lebih dibutuhkan dibanding figur yang hanya kuat pada satu kelompok tertentu,” jelasnya.

Meski demikian, ia menilai tantangan besar telah menanti Ketua DPC PKB Sidoarjo yang baru. Mulai dari mempertahankan dominasi kursi legislatif, memperluas basis dukungan masyarakat, hingga menyiapkan kader-kader terbaik untuk menghadapi kontestasi politik mendatang.

“Keputusan DPP ini dapat dibaca sebagai pesan bahwa PKB Sidoarjo sedang memasuki fase baru, yaitu fase yang menggabungkan pengalaman, regenerasi, dan harapan untuk masa depan yang lebih panjang,” pungkasnya.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Yoyok

Sumber Berita: digitaljatim.com

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di HUT ke-25 Demokrat, Presiden Prabowo Ingatkan Perbedaan Politik Tak Boleh Picu Perpecahan
Rafi DPRD Sidoarjo Minta Penertiban PKL di Krembung Tetap Humanis
Adi Prayitno: Presiden Tak Bisa Diturunkan di Tengah Jalan, Masyarakat Tunggu Pemilu
Lelang Lukisan Hadratussyekh Hasyim Asy’ari di Muktamar NU Dimenangkan Senator Lia Istifhama
Bro Ryan Ungkap Tidar Bukan Sekadar Organisasi, Tapi Sekolah Politik Anak Muda
Balita Tiga Tahun Dianiaya Ibu dan Pacar, Puguh DPRD Jatim: Perda Perlindungan Anak Harus Ditegakkan
Cegah Insiden Keracunan MBG, Senator Lia Dorong Penguatan Holding Time dan Keterbukaan Informasi
Hearing MBG di DPRD Sidoarjo Tak Dihadiri BGN, Dhamroni Dorong Audit Operasional SPPG
Berita ini 99 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 02:45 WIB

Di HUT ke-25 Demokrat, Presiden Prabowo Ingatkan Perbedaan Politik Tak Boleh Picu Perpecahan

Rabu, 9 September 2026 - 15:39 WIB

Rafi DPRD Sidoarjo Minta Penertiban PKL di Krembung Tetap Humanis

Senin, 7 September 2026 - 22:38 WIB

Adi Prayitno: Presiden Tak Bisa Diturunkan di Tengah Jalan, Masyarakat Tunggu Pemilu

Minggu, 6 September 2026 - 11:44 WIB

Lelang Lukisan Hadratussyekh Hasyim Asy’ari di Muktamar NU Dimenangkan Senator Lia Istifhama

Sabtu, 5 September 2026 - 23:30 WIB

Bro Ryan Ungkap Tidar Bukan Sekadar Organisasi, Tapi Sekolah Politik Anak Muda

Berita Terbaru

WhatsApp