Lia Istifhama Sabet Dua Penghargaan, Bukti Nyata Konsistensi Kawal Aspirasi Masyarakat

Editor Yoyok

- Author

Jumat, 17 April 2026 - 11:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPD RI asal Jawa Timur Lia Istifhama sabet dua penghargaan dari PWI Jawa Timur. (Foto: Istimewa)

Anggota DPD RI asal Jawa Timur Lia Istifhama sabet dua penghargaan dari PWI Jawa Timur. (Foto: Istimewa)

Editor: Yoyok

Surabaya – Kiprah Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, kembali mendapat pengakuan publik. Sosok yang akrab disapa Ning Lia ini berhasil meraih dua penghargaan bergengsi sekaligus, yakni KWP Award sebagai Senator Penguat Kebijakan Publik serta penghargaan Tokoh Perempuan Inspiratif HPN Hari Pres Nasional dan HUT PWI ke 80 di Surabaya, Jawa Timur.

Penghargaan tersebut diberikan oleh Koordinatoriat Wartawan Parlemen sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi nyata Lia dalam memperkuat kebijakan berbasis aspirasi masyarakat.

Dalam puncak acara yang digelar di Surabaya, penghargaan diserahkan langsung oleh Ketua PWI Jawa Timur. Momen ini menjadi penegasan atas kiprah Lia yang dinilai konsisten menghadirkan kebijakan publik yang berpihak pada masyarakat.

Dalam keterangannya, Lia menegaskan bahwa penghargaan bukan sekadar simbol seremonial, melainkan amanah yang harus dijaga.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus menghadirkan kebijakan publik yang benar-benar berangkat dari kebutuhan riil masyarakat,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Jumat (17/4/2026).

Lia menjelaskan bahwa peran anggota DPD RI tidak hanya berkutat di tingkat pusat. Ia menekankan pentingnya menjadi jembatan antara pemerintah pusat dan daerah.

Pendekatan yang ia gunakan dikenal dengan istilah mudun ngisor atau turun langsung ke masyarakat.

Melalui pendekatan tersebut, Lia rutin menyerap aspirasi warga, berdialog dengan pemerintah daerah, hingga memahami persoalan nyata di lapangan. Hasilnya kemudian diperjuangkan dalam bentuk kebijakan di tingkat pusat.

“Logikanya sederhana, kebijakan yang baik harus dimulai dari bawah. Kita dengarkan masyarakat dan pemerintah daerah, lalu kita dorong menjadi kebijakan di pusat,” jelasnya.

Sebagai anggota Komite III DPD RI, Lia memberikan perhatian besar pada sektor pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial.

BACA JUGA  Adi Prayitno: Presiden Tak Bisa Diturunkan di Tengah Jalan, Masyarakat Tunggu Pemilu

Menurutnya, ketiga sektor tersebut menjadi fondasi penting dalam pembangunan bangsa yang berkelanjutan.

“Layanan pendidikan, kesehatan, hingga ketenagakerjaan harus terus diperkuat karena itu menyangkut keberlangsungan pembangunan bangsa,” tegasnya.

Selain aktif di parlemen, Lia juga dikenal responsif terhadap isu-isu aktual, baik di lapangan maupun di ruang digital. Gaya komunikasinya yang santai namun efektif membuatnya mudah diterima berbagai kalangan, termasuk generasi muda.

Kepercayaan publik terhadap Lia tercermin dari perolehan suara signifikan pada Pemilu lalu, yang mencapai 2.739.123 suara.

Tak hanya itu, berdasarkan survei Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI), tingkat kepuasan publik terhadap kinerjanya mencapai 70,5 persen—tertinggi di antara legislator Jawa Timur.

Lia juga dikenal memiliki latar belakang kuat dari keluarga Nahdlatul Ulama. Ia merupakan putri dari KH Masykur Hasyim dan Hj Aisyah, yang membentuk karakter kepemimpinannya yang religius dan membumi.

Di luar aktivitas politik, Lia aktif menulis berbagai artikel bertema politik, pendidikan, hingga kepemimpinan perempuan. Baginya, literasi merupakan instrumen penting dalam memperkuat pengawasan dan perumusan kebijakan.

Lia menegaskan bahwa penghargaan KWP Award bukanlah tujuan akhir, melainkan bagian dari perjalanan panjang dalam mengawal kepentingan daerah di tingkat nasional.

“Penghargaan ini saya dedikasikan untuk masyarakat Jawa Timur. Saya akan terus memastikan suara mereka hadir dalam setiap kebijakan yang dibahas di pusat,” pungkasnya.

Editor : Yoyok

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di HUT ke-25 Demokrat, Presiden Prabowo Ingatkan Perbedaan Politik Tak Boleh Picu Perpecahan
Rafi DPRD Sidoarjo Minta Penertiban PKL di Krembung Tetap Humanis
Adi Prayitno: Presiden Tak Bisa Diturunkan di Tengah Jalan, Masyarakat Tunggu Pemilu
Lelang Lukisan Hadratussyekh Hasyim Asy’ari di Muktamar NU Dimenangkan Senator Lia Istifhama
Bro Ryan Ungkap Tidar Bukan Sekadar Organisasi, Tapi Sekolah Politik Anak Muda
Balita Tiga Tahun Dianiaya Ibu dan Pacar, Puguh DPRD Jatim: Perda Perlindungan Anak Harus Ditegakkan
Cegah Insiden Keracunan MBG, Senator Lia Dorong Penguatan Holding Time dan Keterbukaan Informasi
Hearing MBG di DPRD Sidoarjo Tak Dihadiri BGN, Dhamroni Dorong Audit Operasional SPPG
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 02:45 WIB

Di HUT ke-25 Demokrat, Presiden Prabowo Ingatkan Perbedaan Politik Tak Boleh Picu Perpecahan

Rabu, 9 September 2026 - 15:39 WIB

Rafi DPRD Sidoarjo Minta Penertiban PKL di Krembung Tetap Humanis

Senin, 7 September 2026 - 22:38 WIB

Adi Prayitno: Presiden Tak Bisa Diturunkan di Tengah Jalan, Masyarakat Tunggu Pemilu

Minggu, 6 September 2026 - 11:44 WIB

Lelang Lukisan Hadratussyekh Hasyim Asy’ari di Muktamar NU Dimenangkan Senator Lia Istifhama

Sabtu, 5 September 2026 - 23:30 WIB

Bro Ryan Ungkap Tidar Bukan Sekadar Organisasi, Tapi Sekolah Politik Anak Muda

Berita Terbaru

WhatsApp