Kader NasDem Kritik Ilustrasi Tempo, Deni Prasetya Soroti Etika Jurnalistik

Editor Yoyok

- Author

Kamis, 16 April 2026 - 12:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Fraksi Partai NasDem DPRD Jawa Timur, Deni Prasetya. (Foto: Istimewa)

Sekretaris Fraksi Partai NasDem DPRD Jawa Timur, Deni Prasetya. (Foto: Istimewa)

Editor: Yoyok

Surabaya Pemberitaan Majalah Tempo yang dinilai menyudutkan Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh memicu respons dari kader partai di berbagai daerah. Sorotan menguat setelah terbitnya laporan utama edisi 13–16 April 2026 yang menampilkan ilustrasi kartun bertajuk “PT NasDem Indonesia Raya Tbk.”

Sejumlah kader menilai ilustrasi tersebut tidak proporsional dan berpotensi membentuk persepsi publik yang kurang berimbang. Kritik ini mencerminkan kegelisahan internal partai terhadap cara penyajian visual yang dinilai dapat memengaruhi opini publik secara signifikan.

Sekretaris Fraksi Partai NasDem DPRD Jawa Timur, Deni Prasetya, turut menyampaikan keberatannya. Politisi yang akrab disapa Kaji Deni itu menilai reaksi kader di daerah merupakan hal yang wajar dalam konteks menjaga marwah organisasi.

“Kami tidak anti kritik. Kritik itu penting dalam demokrasi, tetapi harus konstruktif dan produktif, bukan yang terkesan menyudutkan,” ujarnya, kamis (16/4/2026).

Menurut Deni, media memiliki peran strategis dalam menjaga kualitas demokrasi melalui penyajian informasi yang akurat, proporsional, dan berimbang. Ia menegaskan bahwa kritik yang tajam tetap diperlukan, namun harus disertai landasan data yang kuat serta tidak menggiring opini secara sepihak.

Deni juga menyoroti kekuatan ilustrasi dalam karya jurnalistik yang dinilai mampu membentuk persepsi publik secara cepat dan luas. Karena itu, aspek etika dan kehati-hatian menjadi penting agar tidak menimbulkan tafsir yang bias.

“Kebebasan pers harus tetap dijaga, tetapi di saat yang sama juga perlu diiringi tanggung jawab moral agar tidak menimbulkan kesan delegitimasi terhadap pihak tertentu tanpa dasar yang jelas,” tegasnya.

Deni berharap Majalah Tempo dapat memberikan klarifikasi secara terbuka kepada publik. Ia juga mendorong adanya sikap terbuka, termasuk kemungkinan permintaan maaf apabila terdapat kekeliruan dalam penyajian.

BACA JUGA  Lelang Lukisan Hadratussyekh Hasyim Asy’ari di Muktamar NU Dimenangkan Senator Lia Istifhama

Di sisi lain, redaksi Majalah Tempo telah merespons protes tersebut. Pemimpin Redaksi Tempo, Setri Yasra menyampaikan permohonan maaf kepada Partai NasDem dan membuka ruang klarifikasi. Meski demikian, ia menegaskan bahwa proses jurnalistik yang dilakukan telah sesuai dengan kode etik yang berlaku.

“Tempo juga mendorong agar penyelesaian polemik ini ditempuh melalui mekanisme Dewan Pers sebagai lembaga yang berwenang dalam menjaga standar dan etika jurnalistik di Indonesia,” jelasnya.

Respons dari kader NasDem ini menjadi pengingat bahwa relasi antara media dan aktor politik perlu dijaga dalam koridor yang sehat.

“Kebebasan pers sebagai pilar demokrasi harus berjalan beriringan dengan tanggung jawab jurnalistik, agar kepercayaan publik terhadap media dan institusi politik tetap terjaga di tengah dinamika yang berkembang,” pungkasnya.

Editor : Yoyok

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di HUT ke-25 Demokrat, Presiden Prabowo Ingatkan Perbedaan Politik Tak Boleh Picu Perpecahan
Rafi DPRD Sidoarjo Minta Penertiban PKL di Krembung Tetap Humanis
Adi Prayitno: Presiden Tak Bisa Diturunkan di Tengah Jalan, Masyarakat Tunggu Pemilu
Lelang Lukisan Hadratussyekh Hasyim Asy’ari di Muktamar NU Dimenangkan Senator Lia Istifhama
Bro Ryan Ungkap Tidar Bukan Sekadar Organisasi, Tapi Sekolah Politik Anak Muda
Balita Tiga Tahun Dianiaya Ibu dan Pacar, Puguh DPRD Jatim: Perda Perlindungan Anak Harus Ditegakkan
Cegah Insiden Keracunan MBG, Senator Lia Dorong Penguatan Holding Time dan Keterbukaan Informasi
Hearing MBG di DPRD Sidoarjo Tak Dihadiri BGN, Dhamroni Dorong Audit Operasional SPPG
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 02:45 WIB

Di HUT ke-25 Demokrat, Presiden Prabowo Ingatkan Perbedaan Politik Tak Boleh Picu Perpecahan

Rabu, 9 September 2026 - 15:39 WIB

Rafi DPRD Sidoarjo Minta Penertiban PKL di Krembung Tetap Humanis

Senin, 7 September 2026 - 22:38 WIB

Adi Prayitno: Presiden Tak Bisa Diturunkan di Tengah Jalan, Masyarakat Tunggu Pemilu

Minggu, 6 September 2026 - 11:44 WIB

Lelang Lukisan Hadratussyekh Hasyim Asy’ari di Muktamar NU Dimenangkan Senator Lia Istifhama

Sabtu, 5 September 2026 - 23:30 WIB

Bro Ryan Ungkap Tidar Bukan Sekadar Organisasi, Tapi Sekolah Politik Anak Muda

Berita Terbaru

WhatsApp