Irmawati Nilai Kebijakan Presiden Prabowo Pangkas Potongan Aplikator Berpihak ke Driver Ojol

Editor Yoyok

- Author

Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua DPC Partai Gerindra Sidoarjo Irmawati Subagio.

Wakil Ketua DPC Partai Gerindra Sidoarjo Irmawati Subagio.

Editor: Yoyok

Sidoarjo – Wakil Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Sidoarjo Irmawati Subagio menilai kebijakan Presiden Prabowo Subianto terkait pemangkasan potongan aplikator bukan sekadar respons momentum. Kebijakan itu disebut mencerminkan arah kepemimpinan yang tegas dan berpihak pada pekerja, khususnya pengemudi ojek online.

Menurutnya, penurunan potongan dari 20 persen menjadi 8 persen merupakan langkah konkret pemerintah yang berdampak langsung pada pendapatan harian driver.

“Ini bukan sekadar retorika. Dampaknya riil pada penghasilan driver, bukan hanya narasi populis,” ujarnya kepada Digitaljatim.com, Sabtu (2/5/2026).

Irmawati mengakui, kebijakan tersebut berpotensi memicu penyesuaian di sisi aplikator. Meski begitu, negara tidak boleh kalah oleh skema bisnis yang berpotensi merugikan pekerja.

“Kebijakan ini harus dijaga. Jangan sampai diputar menjadi beban baru bagi pengemudi, baik lewat tarif terselubung maupun pengurangan insentif,” tegasnya.

Irmawati menambahkan, ruang adaptasi bagi pelaku usaha merupakan hal wajar. Namun, ruang tersebut tidak boleh berubah menjadi celah eksploitasi.

“Di titik ini, keberanian pemerintah dalam menegakkan aturan akan diuji,” tambahnya.

Ia juga mengingatkan, kebijakan yang baik tanpa pengawasan hanya akan berakhir sebagai dokumen. Pemerintah diminta hadir hingga level implementasi, mulai dari pengawalan hingga penindakan jika terjadi penyimpangan.

“Ini bukan hanya soal regulasi, tapi soal keberpihakan yang konsisten,” ucap Irmawati.

Selain itu, Irmawati menilai iklim investasi tidak semata soal keuntungan, tetapi juga kepastian hukum dan stabilitas. Regulasi yang adil, kata dia, justru akan memperkuat kepercayaan investor.

“Indonesia tidak boleh menjadi pasar yang mengorbankan pekerja demi pertumbuhan semu,” jelas  Direktur Utama PT MJP tersebut.

Irmawati menegaskan, aturan turunan harus segera diterbitkan agar tidak menimbulkan multitafsir di lapangan.

“Jangan sampai kebijakan yang baik di atas kertas kehilangan makna saat diterapkan,” tandasnya.

BACA JUGA  Rafi DPRD Sidoarjo Minta Penertiban PKL di Krembung Tetap Humanis

Irmawati juga menekankan pentingnya evaluasi berkelanjutan dalam setiap kebijakan publik.

“Yang terpenting bukan hanya keputusan awal, tetapi keberanian untuk terus mengevaluasi dan menyempurnakan,” pungkasnya.

Editor : Yoyok

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di HUT ke-25 Demokrat, Presiden Prabowo Ingatkan Perbedaan Politik Tak Boleh Picu Perpecahan
Rafi DPRD Sidoarjo Minta Penertiban PKL di Krembung Tetap Humanis
Adi Prayitno: Presiden Tak Bisa Diturunkan di Tengah Jalan, Masyarakat Tunggu Pemilu
Lelang Lukisan Hadratussyekh Hasyim Asy’ari di Muktamar NU Dimenangkan Senator Lia Istifhama
Bro Ryan Ungkap Tidar Bukan Sekadar Organisasi, Tapi Sekolah Politik Anak Muda
Balita Tiga Tahun Dianiaya Ibu dan Pacar, Puguh DPRD Jatim: Perda Perlindungan Anak Harus Ditegakkan
Cegah Insiden Keracunan MBG, Senator Lia Dorong Penguatan Holding Time dan Keterbukaan Informasi
Hearing MBG di DPRD Sidoarjo Tak Dihadiri BGN, Dhamroni Dorong Audit Operasional SPPG
Berita ini 59 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 02:45 WIB

Di HUT ke-25 Demokrat, Presiden Prabowo Ingatkan Perbedaan Politik Tak Boleh Picu Perpecahan

Rabu, 9 September 2026 - 15:39 WIB

Rafi DPRD Sidoarjo Minta Penertiban PKL di Krembung Tetap Humanis

Senin, 7 September 2026 - 22:38 WIB

Adi Prayitno: Presiden Tak Bisa Diturunkan di Tengah Jalan, Masyarakat Tunggu Pemilu

Minggu, 6 September 2026 - 11:44 WIB

Lelang Lukisan Hadratussyekh Hasyim Asy’ari di Muktamar NU Dimenangkan Senator Lia Istifhama

Sabtu, 5 September 2026 - 23:30 WIB

Bro Ryan Ungkap Tidar Bukan Sekadar Organisasi, Tapi Sekolah Politik Anak Muda

Berita Terbaru

WhatsApp