Humble dan Merakyat, Gaya Ning Lia Menyapa Pedagang Lewat Modun Ngisor

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Syaiful Hidayat

- Author

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPD RI Lia Istifhama menyerap aspirasi pelaku UMKM kuliner Sajian Masakan Nusantara di Warung ONOROSO, Jalan Rungkut Asri Tengah VI, Surabaya. (Dok. Istimewa)

Anggota DPD RI Lia Istifhama menyerap aspirasi pelaku UMKM kuliner Sajian Masakan Nusantara di Warung ONOROSO, Jalan Rungkut Asri Tengah VI, Surabaya. (Dok. Istimewa)

Surabaya – Penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi salah satu perhatian Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Dr. Hj. Lia Istifhama. Kali ini, senator Lia Istifhama yang akrab disapa Ning Lia tersebut menyerap aspirasi pelaku UMKM kuliner Sajian Masakan Nusantara di Warung ONOROSO, Jalan Rungkut Asri Tengah VI, Surabaya, Rabu (28/10/2026).

Kegiatan tersebut menjadi ruang dialog antara wakil daerah dan pelaku usaha kecil untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi. Mulai dari akses permodalan, pemasaran produk, hingga peluang pengembangan usaha.

Ning Lia mengatakan, UMKM memiliki peran strategis dalam menopang perekonomian daerah. Tidak hanya menggerakkan roda ekonomi, sektor ini juga menjadi sumber penghidupan bagi banyak keluarga.

“UMKM adalah kekuatan ekonomi rakyat. Di balik setiap usaha kecil, ada harapan keluarga, perjuangan orang tua, dan masa depan anak-anak mereka. Karena itu, pelaku UMKM harus terus mendapat perhatian, pendampingan, dan kesempatan untuk berkembang,” ujar Ning Lia dalam keterangannya, Jumat (30/10/2026).

Menurut Ning Lia, usaha kuliner lokal memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan. Selain memberikan kontribusi ekonomi, keberadaan usaha kuliner juga menjadi sarana memperkenalkan kekayaan masakan Nusantara kepada masyarakat.

“Warung makan seperti ONOROSO bukan hanya tempat menikmati kuliner Nusantara, tetapi juga bagian dari perjuangan ekonomi masyarakat. Dari usaha sederhana inilah lapangan pekerjaan tercipta dan roda perekonomian terus bergerak,” ungkap alumnus Universitas Airlangga tersebut.

Perhatian terhadap keberlangsungan UMKM juga mendapat respons positif dari para pedagang. Farah, salah satu pedagang rujak cingur, mengaku berharap usaha kecil seperti yang dijalaninya mendapat dukungan lebih luas.

Baginya, berjualan makanan tradisional bukan sekadar aktivitas mencari penghasilan. Usaha tersebut juga menjadi bagian dari perjuangan memenuhi kebutuhan keluarga.

BACA JUGA  Anas Toha Kembali Nahkodai IKBAL TABAH 2026-2031, Siap Perkuat Soliditas Alumni

“Harapan kami sebagai pedagang kecil sebenarnya sederhana, dagangan bisa laris dan usaha terus berjalan. Kami juga ingin mendapat perhatian dan dukungan supaya usaha kecil seperti kami bisa berkembang,” tutur Farah.

Ia berharap kegiatan serap aspirasi tersebut dapat membuka peluang lebih besar bagi pedagang kecil untuk memperkenalkan produk sekaligus memperluas jangkauan konsumen.

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah tokoh dan pemangku kepentingan turut masuk dalam daftar undangan. Di antaranya Cak Imin, anggota DPRD Surabaya; Bambang Udi Ukoro, Sekretaris Dinas Perdagangan dan Tenaga Kerja Surabaya; serta Dwi Oetomo, Wakil Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM).

Selain itu, terdapat pula Budhi Santoso, pemilik Hallo Surabaya; Paul dari BFI Cabang Surabaya; serta Aby dari Bank UMKM Jawa Timur.

Keterlibatan berbagai unsur tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan lembaga keuangan. Kolaborasi itu dinilai penting untuk menjawab berbagai tantangan UMKM, terutama terkait permodalan, pemasaran, dan pengembangan kapasitas usaha.

Ning Lia berharap aspirasi yang disampaikan para pelaku UMKM tidak berhenti sebagai catatan dalam kegiatan serap aspirasi. 

“Namun, dapat ditindaklanjuti melalui kolaborasi lintas sektor agar usaha kecil semakin berkembang, membuka lapangan pekerjaan, dan berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Jawa Timur,” pungkasnya.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Syaiful Hidayat

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penyandang Disabilitas Bisa Naik Gratis Semua Koridor Trans Jatim, Khofifah Resmikan Koridor II Malang Raya
Anas Toha Kembali Nahkodai IKBAL TABAH 2026-2031, Siap Perkuat Soliditas Alumni
Tiap Peserta Wajib Menulis 12 Pantun, Karya Terbaik Bakal Dibukukan dalam Antologi Kearifan Lokal
Sempat Dibongkar, Eks Lokalisasi Krengseng Sidoarjo Kembali Jadi Lokasi Prostitusi
Ning Lia Jadi Inspirasi Mahasiswa Untag, Bagikan Pengalaman Politik hingga Pengabdian
Hidupkan Semangat Nahdlatut Tujjar Mbah Wahab, Gus Heri Bangun Ekonomi Umat
Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98 di Pamekasan, Gubernur Khofifah Ajak Pemuda Jatim Berkarakter Patriotik
Senator Lia Istifhama Kenalkan Filosofi Perempuan, Dorong Kader Fatayat NU Pragaan Melek Politik
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 00:41 WIB

Penyandang Disabilitas Bisa Naik Gratis Semua Koridor Trans Jatim, Khofifah Resmikan Koridor II Malang Raya

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Anas Toha Kembali Nahkodai IKBAL TABAH 2026-2031, Siap Perkuat Soliditas Alumni

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Tiap Peserta Wajib Menulis 12 Pantun, Karya Terbaik Bakal Dibukukan dalam Antologi Kearifan Lokal

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:23 WIB

Sempat Dibongkar, Eks Lokalisasi Krengseng Sidoarjo Kembali Jadi Lokasi Prostitusi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:11 WIB

Ning Lia Jadi Inspirasi Mahasiswa Untag, Bagikan Pengalaman Politik hingga Pengabdian

Berita Terbaru

WhatsApp