Politisi Muda PKB Rizza Ali Faizin Raih Penghargaan Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2026

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Syaiful Hidayat

- Author

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum FJN Muhamad Didi Rosadi menyerahkan penghargaan kepada Ketua DPC PKB Sidoarjo Rizza Ali Faizin di Kantor DPC PKB Sidoarjo. (Dok. Syaiful)

Ketua Umum FJN Muhamad Didi Rosadi menyerahkan penghargaan kepada Ketua DPC PKB Sidoarjo Rizza Ali Faizin di Kantor DPC PKB Sidoarjo. (Dok. Syaiful)

Sidoarjo – Politisi muda Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) H. Rizza Ali Faizin mendapat penghargaan Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2026 dari Forkom Jurnalis Nahdliyin (FJN). Penghargaan tersebut diberikan atas kiprahnya mengembangkan gerakan sosial melalui jalur politik sekaligus memperjuangkan aspirasi warga Nahdlatul Ulama (NU) di Sidoarjo.

Penghargaan itu diserahkan langsung Ketua Umum FJN Muhamad Didi Rosadi bersama jajaran pengurus harian di lantai 2 Kantor DPC PKB Sidoarjo, Jumat (30/10/2026).

Rizza Ali Faizin yang akrab disapa Kaji Reza mengaku bersyukur sekaligus terkejut menerima penghargaan tersebut. Ia mengaku tidak pernah menyangka namanya masuk dalam daftar penerima penghargaan karena proses penjaringan dilakukan secara tertutup dan objektif.

“Kami sangat mengapresiasi teman-teman FJN. Kami tidak menyangka mendapatkan penghargaan ini karena prosesnya langsung diumumkan tanpa konfirmasi sebelumnya. Ini membuktikan FJN benar-benar profesional dan jeli meneropong rekam jejak kader-kader muda NU,” ujarnya.

Ketua Komisi A DPRD Sidoarjo itu mengatakan, perjalanan politiknya tidak bisa dilepaskan dari aktivitas sosial dan proses kaderisasi yang dijalaninya sejak aktif di sejumlah badan otonom (banom) NU.

Organisasi seperti Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), hingga Gerakan Pemuda (GP) Ansor menjadi tempat dirinya menempa nilai-nilai pengabdian kepada masyarakat.

“Perjalanan politik saya ini berawal dari jiwa sosial yang sudah tertanam sejak lama ketika masih aktif di banom-banom NU. Salah satunya IPNU, PMII, hingga GP Ansor,” kata Kaji Reza.

Menurut dia, nilai-nilai pengabdian tersebut kini terus dikembangkan melalui jalur politik agar jangkauan manfaatnya semakin luas.

“Saat ini, nilai-nilai pengabdian itu kami bawa dan maksimalkan melalui jalur politik lewat Partai Kebangkitan Bangsa (PKB),” ungkap Kaji Reza. 

BACA JUGA  Hari Sumpah Pemuda 2026, Kusumo DPRD Sidoarjo Ajak Anak Muda Perkuat Mental dan Persatuan

Ketua DPC PKB Sidoarjo tersebut mencontohkan, salah satu bentuk komitmen dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat diwujudkan melalui program Jumat Aspirasi. Program itu menjadi wadah bagi warga untuk menyampaikan berbagai keluhan maupun persoalan yang membutuhkan penanganan.

“Selama program ini berjalan, hampir setiap hari ada aspirasi dari masyarakat. Jiwa sosial itu yang hari ini kami kembangkan melalui jalur politik di PKB. Penghargaan ini tentu menjadi motivasi besar bagi kami dan kader-kader muda NU lainnya untuk terus bergerak dalam kebaikan,” imbuhnya.

Memasuki abad kedua NU, Kaji Reza juga mengajak generasi muda Nahdliyin untuk terus mengambil peran dalam kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, pemuda NU harus mampu menjadi teladan sekaligus menghadirkan solusi atas berbagai persoalan umat.

“Kita ini sudah memasuki abad kedua. Maka, para pemuda NU harus bergerak maksimal, menanamkan nilai-nilai sosial, menjadi teladan bagi sesama, serta senantiasa bangga membawa identitas NU untuk memberikan kontribusi dan solusi terbaik bagi kemaslahatan umat,” pesannya.

Sementara itu, Ketua Umum FJN Muhamad Didi Rosadi menjelaskan, penghargaan Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif merupakan bagian dari tradisi tahunan yang digelar bertepatan dengan momentum Hari Santri Nasional.

Tahun ini, FJN memberikan apresiasi kepada 22 tokoh muda Nahdliyin dari berbagai latar belakang profesi, mulai dari politisi hingga aktivis NU.

“Tahun ini kami memberikan apresiasi kepada 22 Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2026 dari berbagai latar belakang profesi, mulai dari politisi hingga aktivis NU. Syarat utamanya ada dua, yakni kader NU dan masuk kategori pemuda. Mereka dinilai bisa menjadi panutan bagi generasi muda melalui karya-karya dan rekam jejaknya,” terang Diday sapaan akrabnya.

Diday menegaskan, proses penjaringan hingga penetapan 22 penerima penghargaan dilakukan secara mandiri dan independen. FJN memastikan tidak ada intervensi maupun komunikasi awal dengan para calon penerima penghargaan.

BACA JUGA  Bukan Sekadar Job Fair, Puguh DPRD Jatim Minta Pemerintah Buka Lapangan Kerja

“Kami sengaja menjaga objektivitas penilaian agar penghargaan ini benar-benar murni berdasarkan rekam jejak. Bahkan, bisa ditanyakan kepada Kaji Reza. Meskipun kami sama-sama di Ansor Jatim, tidak ada komunikasi sebelumnya. Prosesnya melalui penjaringan ketat, kemudian ditetapkan dan diumumkan saat Hari Santri. Setelah itu, baru kami melakukan komunikasi,” tegasnya.

Melalui penghargaan tersebut, Diday berharap para tokoh muda Nahdliyin dapat menjadi representasi generasi penerus NU yang mampu menjawab tantangan zaman di abad kedua organisasi tersebut.

“Kami berharap para Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif ini dapat menjadi representasi wajah NU di abad kedua, yang kini berada di era kepemudaan,” pungkasnya.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Syaiful Hidayat

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPU Jatim Berhasil Tekan Golput, Pantun Ning Lia Bikin Suasana Cair
Bukan Sekadar Job Fair, Puguh DPRD Jatim Minta Pemerintah Buka Lapangan Kerja
Hari Sumpah Pemuda 2026, Kusumo DPRD Sidoarjo Ajak Anak Muda Perkuat Mental dan Persatuan
Empat Parpol di Sidoarjo Kompak Kawal Pemkab, Banjir hingga Sampah Jadi Sorotan
PC TIDAR Sidoarjo Bentuk 13 PAC, Bidik Anak Muda untuk Pilpres Tahun 2029
Peringatan Hari Santri Nasional 2026, Puguh DPRD Jatim Tekankan Nasionalisme dan Perjuangan Santri
Raperda Tibumtranmas Linmas Dibahas, Rizza DPRD Sidoarjo Soroti Bullying hingga Gangster Pelajar
Refleksi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Bangun DPRD Sidoarjo Soroti Daya Beli hingga Lapangan Kerja
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:53 WIB

KPU Jatim Berhasil Tekan Golput, Pantun Ning Lia Bikin Suasana Cair

Kamis, 29 Oktober 2026 - 04:06 WIB

Bukan Sekadar Job Fair, Puguh DPRD Jatim Minta Pemerintah Buka Lapangan Kerja

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:54 WIB

Hari Sumpah Pemuda 2026, Kusumo DPRD Sidoarjo Ajak Anak Muda Perkuat Mental dan Persatuan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:31 WIB

Empat Parpol di Sidoarjo Kompak Kawal Pemkab, Banjir hingga Sampah Jadi Sorotan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 18:08 WIB

PC TIDAR Sidoarjo Bentuk 13 PAC, Bidik Anak Muda untuk Pilpres Tahun 2029

Berita Terbaru

WhatsApp