Hidupkan Semangat Nahdlatut Tujjar Mbah Wahab, Gus Heri Bangun Ekonomi Umat

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Syaiful Hidayat

- Author

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gus Heri menerima penghargaan Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2026 atas kontribusinya dalam membangun gerakan ekonomi di kalangan warga NU. (Dok. FJN)

Gus Heri menerima penghargaan Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2026 atas kontribusinya dalam membangun gerakan ekonomi di kalangan warga NU. (Dok. FJN)

Sidoarjo – Entrepreneur muda Heri Cahyo Bagus Setiawan menerima penghargaan Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2026 dari Forkom Jurnalis Nahdliyin (FJN). Penghargaan tersebut diberikan atas kontribusinya dalam mengembangkan gerakan ekonomi dan ekosistem usaha di kalangan santri dan warga Nahdlatul Ulama (NU).

Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Ketua Umum FJN Muhamad Didi Rosadi bersama jajaran pengurus harian di kediaman Heri, kawasan Deltasari, Sidoarjo, Kamis (29/10/2026).

Heri yang akrab disapa Gus Heri mengaku bersyukur atas penghargaan tersebut. Menurutnya, apresiasi dari FJN sekaligus menjadi kesempatan untuk mempererat silaturahmi dan menambah semangat dalam mengembangkan usaha berbasis komunitas Nahdliyin.

Ia mengatakan, gerakan ekonomi yang dikembangkannya terinspirasi dari Nahdlatut Tujjar, gerakan ekonomi yang digagas salah satu pendiri NU, KH Wahab Chasbullah.

“Dari sinilah lahir pemahaman bahwa khidmat kepada NU tidak melulu harus diwujudkan melalui jalur pendidikan formal. Pengabdian nyata juga dapat ditempuh melalui gerakan berekonomi dengan membangun ekosistem usaha yang mandiri serta mengembangkan potensi bisnis di kalangan para santri,” kata Gus Heri dalam keterangannya, Jumat (30/10/2026).

Doktor Ilmu Manajemen Universitas Airlangga (Unair) Surabaya itu juga mengapresiasi konsistensi FJN dalam memberikan perhatian kepada tokoh-tokoh muda inspiratif dari lingkungan kultural NU.

Menurut dosen Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Negeri Surabaya (Unesa) tersebut, pers dan dunia jurnalistik memiliki peran penting dalam perjalanan sejarah dan kebangkitan NU.

“Sejarah mencatat bahwa kebangkitan NU tidak lepas dari peran pers, media, dan dunia jurnalistik,” ujarnya.

Gus Heri berharap keterlibatan warga NU, terutama generasi muda yang berkecimpung di dunia jurnalistik, dapat ikut mendorong kebangkitan ekonomi Nahdliyin di berbagai daerah.

Ia juga berharap FJN bisa menjadi jembatan untuk memperkenalkan potensi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) milik warga NU yang selama ini belum banyak terekspos.

BACA JUGA  Senator Lia Istifhama Hadiri HUT GAS Pemuda, Pantun Jenakanya Bikin Suasana Makin Meriah

“Saya berharap dengan adanya FJN, kegiatan ekonomi mikro, kecil, dan menengah milik warga Nahdliyin yang selama ini belum terekspos dapat diangkat ke permukaan serta disinergikan secara luas,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Umum FJN Muhamad Didi Rosadi mengatakan pemberian penghargaan Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif merupakan agenda tahunan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN).

Menurut pria yang akrab disapa Diday itu, Gus Heri dinilai memiliki perhatian terhadap pengembangan ekonomi berbasis Nahdliyin, khususnya melalui pemberdayaan UMKM di lingkungan santri dan warga NU.

“Gus Heri adalah contoh anak muda NU berlatar akademisi yang concern terhadap gerakan ekonomi berbasis Nahdliyin. Sosoknya inspiratif karena tidak sekadar berbisnis, tetapi juga membangun ekosistem UMKM di lingkungan santri dan warga NU,” pungkasnya.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Syaiful Hidayat

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penyandang Disabilitas Bisa Naik Gratis Semua Koridor Trans Jatim, Khofifah Resmikan Koridor II Malang Raya
Anas Toha Kembali Nahkodai IKBAL TABAH 2026-2031, Siap Perkuat Soliditas Alumni
Tiap Peserta Wajib Menulis 12 Pantun, Karya Terbaik Bakal Dibukukan dalam Antologi Kearifan Lokal
Sempat Dibongkar, Eks Lokalisasi Krengseng Sidoarjo Kembali Jadi Lokasi Prostitusi
Ning Lia Jadi Inspirasi Mahasiswa Untag, Bagikan Pengalaman Politik hingga Pengabdian
Humble dan Merakyat, Gaya Ning Lia Menyapa Pedagang Lewat Modun Ngisor
Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98 di Pamekasan, Gubernur Khofifah Ajak Pemuda Jatim Berkarakter Patriotik
Senator Lia Istifhama Kenalkan Filosofi Perempuan, Dorong Kader Fatayat NU Pragaan Melek Politik
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 00:41 WIB

Penyandang Disabilitas Bisa Naik Gratis Semua Koridor Trans Jatim, Khofifah Resmikan Koridor II Malang Raya

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Anas Toha Kembali Nahkodai IKBAL TABAH 2026-2031, Siap Perkuat Soliditas Alumni

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Tiap Peserta Wajib Menulis 12 Pantun, Karya Terbaik Bakal Dibukukan dalam Antologi Kearifan Lokal

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:23 WIB

Sempat Dibongkar, Eks Lokalisasi Krengseng Sidoarjo Kembali Jadi Lokasi Prostitusi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:11 WIB

Ning Lia Jadi Inspirasi Mahasiswa Untag, Bagikan Pengalaman Politik hingga Pengabdian

Berita Terbaru

WhatsApp