Gus Firman : Jangan Biarkan Iran Sendirian

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Yoyok

- Author

Minggu, 1 Maret 2026 - 20:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Panglima Nahdliyin Bergerak (NABRAK) Firman Syah Ali. (Foto: Istimewa)

Panglima Nahdliyin Bergerak (NABRAK) Firman Syah Ali. (Foto: Istimewa)

Penulis: Syaiful HidayatEditor: Yoyok

Surabaya – Panglima Nahdliyin Bergerak (NABRAK) Firman Syah Ali atau Gus Firman menyoroti minimnya tokoh Indonesia yang menyampaikan duka cita atas kabar wafatnya pemimpin Iran, Sayyid Ali Khamenei. Gus Firman mengaku heran setelah mengamati pemberitaan di berbagai media.

“Saya amati media, nyaris tidak ada pejabat maupun tokoh yang mengucapkan duka cita atas wafatnya Sayyid Ali Khamenei. Ada dua kemungkinan, takut diciduk oleh Donald Trump atau takut dituduh Syiah,” ujar aktivis 98 itu dalam keterangan tertulisnya, Minggu (1/3/2026).

Ia menegaskan tidak seharusnya ada pihak yang takut menyampaikan belasungkawa kepada pemimpin negara lain yang sedang tertimpa musibah.

“Iran itu sedang terkena musibah, pemimpin tertingginya meninggal dalam perang. Kenapa hanya MUI dan mantan wapres yang mengucapkan duka? Saya Firman Syah Ali, saya Sunni, bukan Syiah, saya mengucapkan duka cita mendalam atas wafatnya Sayyid Ali Khamenei. Semoga beliau mulia di sisi Allah SWT dan semoga bangsa yang ditinggalkannya diberi kemenangan,” lanjut tokoh yang juga dikenal sebagai sesepuh Madura tersebut.

Gus Firman juga mengajak masyarakat internasional untuk tidak membiarkan Iran menghadapi situasi ini sendirian.

“Kepada bangsa-bangsa di dunia, ayo jangan biarkan Iran sendirian. Hadirlah walau sekadar doa. Ini masalah kemanusiaan, kebenaran, dan keadilan universal, bukan masalah antaragama,” pungkas tokoh yang berlatar belakang Nahdlatul Ulama tersebut.

BACA JUGA  Adi Prayitno: Presiden Tak Bisa Diturunkan di Tengah Jalan, Masyarakat Tunggu Pemilu

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Yoyok

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di HUT ke-25 Demokrat, Presiden Prabowo Ingatkan Perbedaan Politik Tak Boleh Picu Perpecahan
Rafi DPRD Sidoarjo Minta Penertiban PKL di Krembung Tetap Humanis
Adi Prayitno: Presiden Tak Bisa Diturunkan di Tengah Jalan, Masyarakat Tunggu Pemilu
Lelang Lukisan Hadratussyekh Hasyim Asy’ari di Muktamar NU Dimenangkan Senator Lia Istifhama
Bro Ryan Ungkap Tidar Bukan Sekadar Organisasi, Tapi Sekolah Politik Anak Muda
Balita Tiga Tahun Dianiaya Ibu dan Pacar, Puguh DPRD Jatim: Perda Perlindungan Anak Harus Ditegakkan
Cegah Insiden Keracunan MBG, Senator Lia Dorong Penguatan Holding Time dan Keterbukaan Informasi
Hearing MBG di DPRD Sidoarjo Tak Dihadiri BGN, Dhamroni Dorong Audit Operasional SPPG
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 02:45 WIB

Di HUT ke-25 Demokrat, Presiden Prabowo Ingatkan Perbedaan Politik Tak Boleh Picu Perpecahan

Rabu, 9 September 2026 - 15:39 WIB

Rafi DPRD Sidoarjo Minta Penertiban PKL di Krembung Tetap Humanis

Senin, 7 September 2026 - 22:38 WIB

Adi Prayitno: Presiden Tak Bisa Diturunkan di Tengah Jalan, Masyarakat Tunggu Pemilu

Minggu, 6 September 2026 - 11:44 WIB

Lelang Lukisan Hadratussyekh Hasyim Asy’ari di Muktamar NU Dimenangkan Senator Lia Istifhama

Sabtu, 5 September 2026 - 23:30 WIB

Bro Ryan Ungkap Tidar Bukan Sekadar Organisasi, Tapi Sekolah Politik Anak Muda

Berita Terbaru

WhatsApp