Gubernur Khofifah Sebut Pertumbuhan Ekonomi Jatim Jadi Bukti Ketahanan Daerah

Editor Yoyok

- Author

Kamis, 7 Mei 2026 - 08:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Editor: Yoyok

Surabaya – Pertumbuhan ekonomi Jawa Timur pada Triwulan I Tahun 2026 yang mencapai 5,96 persen (y-on-y) dan menjadi yang tertinggi di Pulau Jawa disebut Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sebagai bukti nyata ketahanan sekaligus akselerasi ekonomi Jatim di tengah dinamika ekonomi global yang masih penuh ketidakpastian.

Tak hanya melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional, capaian tersebut juga menunjukkan kuatnya fondasi ekonomi Jawa Timur yang terus bergerak produktif di berbagai sektor strategis. Sementara secara quarter-to-quarter (q-to-q), ekonomi Jawa Timur tumbuh sebesar 1,25 persen dibandingkan Triwulan IV Tahun 2025.

“Alhamdulillah, di tengah tantangan global yang masih dinamis, ekonomi Jawa Timur mampu tumbuh tertinggi se-Jawa dan melampaui nasional. Ini patut kita syukuri sekaligus menjadi motivasi untuk terus memperkuat fondasi ekonomi daerah,” ujar Gubernur Khofifah di Surabaya, Kamis (7/5/2026).

Menurut Khofifah, capaian tersebut menjadi bukti konsistensi Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam menjaga akselerasi aktivitas ekonomi masyarakat, memperkuat daya beli, serta mendorong produktivitas sektor-sektor strategis.

Struktur utama ekonomi Jawa Timur ditopang oleh tiga sektor utama, yaitu industri pengolahan sebesar 31,45 persen, perdagangan sebesar 18,77 persen, dan pertanian sebesar 10,51 persen.

Jawa Timur juga tercatat sebagai penyumbang terbesar kedua setelah DKI Jakarta  terhadap perekonomian Pulau Jawa sebesar 25,16 persen serta kontributor terbesar kedua terhadap perekonomian nasional sebesar 14,40 persen.

Berdasarkan lapangan usaha, pertumbuhan tertinggi pada Triwulan I Tahun 2026 terjadi pada sektor jasa lainnya yang tumbuh sebesar 13,44 persen. Pertumbuhan tersebut didorong meningkatnya aktivitas rekreasi dan pariwisata sepanjang Januari hingga Maret 2026.

Selain itu, sektor akomodasi dan makan minum juga mengalami pertumbuhan yang signifikan, antara lain didorong pelaksanaan Program Nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sementara berdasarkan komponen pengeluaran, pertumbuhan tertinggi terjadi pada konsumsi pemerintah yang tumbuh sebesar 20,33 persen. Hal tersebut didorong peningkatan realisasi belanja pegawai melalui pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) ASN Tahun 2026, serta peningkatan belanja barang dan jasa yang disalurkan kepada masyarakat, termasuk melalui Program MBG.

Untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi di tengah kondisi global yang belum sepenuhnya stabil, Pemprov Jawa Timur terus memperkuat berbagai strategi pengendalian inflasi dan menjaga daya beli masyarakat melalui pasar murah dan stabilisasi pasokan pangan.

Selain itu, Jawa Timur juga terus mengakselerasi perdagangan antardaerah dan ekspor melalui pelaksanaan Misi Dagang dan Investasi ke berbagai provinsi maupun negara mitra.

Sepanjang Tahun 2025, Pemprov Jawa Timur telah melaksanakan Misi Dagang di 12 provinsi mitra dengan total transaksi mencapai Rp16,30 triliun. Sedangkan pada Tahun 2026, Misi Dagang di Jawa Tengah mencatatkan transaksi sebesar Rp3,15 triliun dan di DKI Jakarta sebesar Rp5,74 triliun. Sementara Misi Dagang ke Malaysia mencatatkan potensi transaksi sebesar Rp15,25 triliun.

“Misi dagang menjadi instrumen penting dalam memperkuat perdagangan antardaerah sekaligus memperluas pasar produk Jawa Timur,” terang Khofifah.

Di akhir, Gubernur Khofifah menegaskan bahwa capaian pertumbuhan ekonomi Jawa Timur merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas dan kondusivitas daerah.

“Oleh sebab itu, saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terus bersinergi dan berkolaborasi menjaga Jawa Timur tetap aman, kondusif, dan produktif sebagai Gerbang Baru Nusantara,” pungkasnya.

Editor : Yoyok

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wagub Emil Buka Pekan Raya Jatim 2026, Optimistis UMKM Makin Berkembang
EJIF 2026 Catat Komitmen Investasi Rp2,4 Triliun, Wagub Emil Dorong Industri Jatim Naik Kelas
Gubernur Khofifah Pimpin Misi Dagang Jatim-Sumut, Transaksi Tembus Rp2,843 Triliun
FESyar Regional Jawa 2026 Resmi Ditutup, Wagub Emil Dorong Penguatan UMKM Syariah
Emil Kembali Pimpin MES Jatim, Ning Lia Optimistis Ekonomi Syariah Makin Berdampak
Gubernur Khofifah Pimpin Misi Dagang Jatim-Arab Saudi, Potensi Transaksi Tembus Rp6,71 Triliun
Berawal dari Bantuan Pokir, Vike Dorong Telur Omega 3 Sukodono Tembus Pasar Retail
Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah ke-139 di Mojokerto, Bahan Pokok Terjangkau untuk Warga
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:26 WIB

Wagub Emil Buka Pekan Raya Jatim 2026, Optimistis UMKM Makin Berkembang

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 02:49 WIB

EJIF 2026 Catat Komitmen Investasi Rp2,4 Triliun, Wagub Emil Dorong Industri Jatim Naik Kelas

Rabu, 30 September 2026 - 11:40 WIB

Gubernur Khofifah Pimpin Misi Dagang Jatim-Sumut, Transaksi Tembus Rp2,843 Triliun

Senin, 28 September 2026 - 22:05 WIB

FESyar Regional Jawa 2026 Resmi Ditutup, Wagub Emil Dorong Penguatan UMKM Syariah

Minggu, 27 September 2026 - 18:13 WIB

Emil Kembali Pimpin MES Jatim, Ning Lia Optimistis Ekonomi Syariah Makin Berdampak

Berita Terbaru

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan. (Dok. Syaiful)

Pemerintahan dan Kebijakan

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:53 WIB

WhatsApp