Surabaya – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak optimistis Pekan Raya Jawa Timur (PRJ) 2026 mampu menggerakkan perekonomian daerah dan memperkuat peran usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Sinergi berbagai pihak dinilai menjadi kunci untuk membuka peluang usaha sekaligus mendorong perputaran ekonomi yang manfaatnya dirasakan masyarakat.
Hal itu disampaikan Emil saat membuka PRJ 2026 di Grand City Convention, Surabaya, Jumat (9/10/2026). Pameran yang berlangsung pada 8-18 Oktober 2026 tersebut menghadirkan pelaku usaha dari berbagai sektor, mulai dari pameran produk hingga penawaran khusus dan hiburan.
Emil mengatakan, PRJ menjadi salah satu momentum untuk menjaga pertumbuhan ekonomi Jawa Timur. Dia menyebut pertumbuhan ekonomi Jatim sepanjang Januari-Juni 2026 mencapai 5,84 persen dan menjadi yang tertinggi di Pulau Jawa.
“Jumlah 30 persen tenant di acara PRJ akan sangat memperkuat posisi UMKM yang selama ini menjadi penyumbang terbesar ekonomi Jatim sebesar 60 persen. Semua kita sinergikan untuk menumbuhkan ekosistem perekonomian Jawa Timur,” jelasnya dalam keterangannya, Minggu (11/10/2026).
Menurut Emil, capaian tersebut perlu diperkuat melalui kerja kolektif yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, penyelenggara kegiatan, dan masyarakat. Kehadiran PRJ diharapkan memperluas interaksi antara produsen dan konsumen sekaligus meningkatkan aktivitas perdagangan di Jawa Timur.
“Kerja kolektif kunci membangkitkan roda ekonomi di Jatim maka ekonomi harus digenjot agar sirkulasinya bisa dirasakan masyarakat,” ungkapnya.
Emil juga menyambut antusiasme masyarakat yang datang untuk berburu berbagai penawaran khusus sekaligus menikmati hiburan. Menurutnya, perpaduan pameran perdagangan dan hiburan dapat meningkatkan daya tarik acara serta membuka peluang transaksi bagi UMKM dan pelaku usaha lainnya.
“Saya optimis tahun ini lebih meriah karena skala acara membawa manfaat yang sangat baik dan menggairahkan,” pungkas Emil.
Sementara itu, Marketing Director PT Jakarta International Expo, Ralph Scheunemann, mengatakan PRJ diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian. Dia juga optimistis jumlah pengunjung pada penyelenggaraan tahun keempat ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
“Kalau tren terus berjalan baik bisa melampaui total jumlah pengunjung tahun 2025 sebanyak 260 ribu pengunjung. Tahun ini target 270 ribu orang,” tandasnya.
PRJ 2026 menghadirkan pelaku usaha dari berbagai skala, mulai dari UMKM hingga perusahaan besar. Beragam produk dipamerkan, di antaranya makanan, minuman, otomotif, elektronik, furnitur, perlengkapan olahraga, alat kesehatan, serta produk herbal dan kosmetik.
Melalui kegiatan ini, PRJ diharapkan menjadi wadah bagi pelaku usaha untuk meningkatkan produktivitas, mengembangkan inovasi, memperluas pasar, dan memperkuat kontribusi terhadap perekonomian Jawa Timur.
Penulis : S
Editor : Syaiful Hidayat