Gubernur Khofifah Buka Expo Konstruksi 2026, Sektor Jasa Konstruksi Didorong Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Jatim

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Yoyok

- Author

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Khofifah didampingi Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak saat menghadiri Expo Konstruksi Jawa Timur 2026 sekaligus mengukuhkan Forum Jasa Konstruksi Provinsi Jawa Timur Periode 2026–2029 di Grand City Exhibition Hall Surabaya. (Foto: Adpim For DigitalJatim)

Gubernur Khofifah didampingi Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak saat menghadiri Expo Konstruksi Jawa Timur 2026 sekaligus mengukuhkan Forum Jasa Konstruksi Provinsi Jawa Timur Periode 2026–2029 di Grand City Exhibition Hall Surabaya. (Foto: Adpim For DigitalJatim)

Penulis: Syaiful HidayatEditor: Yoyok

Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa sektor jasa konstruksi memiliki peran strategis sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi, pencipta lapangan kerja, sekaligus fondasi utama pembangunan infrastruktur yang berkualitas dan berkelanjutan.

Karena itu, Gubernur Khofifah mengajak seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) sektor jasa konstruksi untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur yang berkualitas, berkelanjutan, serta mampu mendukung daya saing Jawa Timur sebagai pusat pertumbuhan ekonomi nasional.

Ajakan tersebut disampaikan Gubernur Khofifah saat menghadiri Expo Konstruksi Jawa Timur 2026 sekaligus mengukuhkan Forum Jasa Konstruksi Provinsi Jawa Timur Periode 2026–2029 di Grand City Exhibition Hall Surabaya, Senin (9/6/2026).

Menurutnya, Expo Konstruksi Jawa Timur 2026 harus menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, asosiasi profesi, asosiasi pengembang perumahan, asosiasi badan usaha, produsen bahan bangunan, akademisi dan seluruh insan konstruksi dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan ke depan.

“Mari kita jadikan Expo Konstruksi Jawa Timur Tahun 2026 ini sebagai momentum untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi. Mari kita bangun sektor jasa konstruksi yang semakin profesional, berdaya saing, berintegritas, dan adaptif terhadap perkembangan zaman,” ujarnya dalam keterangannya tertulis, Rabu (10/6/2026).

“Saya optimis kolaborasi dan sinergi yang dibangun akan mampu menciptakan lapangan kerja yang lebih luas, meningkatkan produktivitas ekonomi daerah, serta mendukung terwujudnya Jawa Timur sebagai pusat pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” imbuhnya.

Gubernur Khofifah menjelaskan, sebagai provinsi dengan kontribusi sekitar 14,40 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional sekaligus Gerbang Baru Nusantara, Jawa Timur memiliki peran strategis sebagai pusat industri, perdagangan, logistik, investasi, dan konektivitas nasional.

BACA JUGA  Gubernur Khofifah Pimpin Misi Dagang Jatim-Kaltara, Transaksi Tembus Rp2,5 Triliun

Peran strategis tersebut, lanjutnya, harus ditopang oleh pembangunan infrastruktur yang berkualitas, aman, tangguh, dan berkelanjutan.

“Kita terus mendorong pembangunan mulai dari penguatan konektivitas antarwilayah, pengembangan kawasan industri dan logistik, peningkatan infrastruktur sumber daya air, pembangunan fasilitas pelayanan publik, hingga pengembangan sistem transportasi yang semakin terintegrasi,” katanya.

Menurut Khofifah, kualitas infrastruktur yang dibangun saat ini akan menentukan kualitas pelayanan publik, produktivitas ekonomi, serta daya saing Jawa Timur di masa depan.

Karena itu, ia menegaskan bahwa pembangunan sektor konstruksi harus berlandaskan pada tiga prinsip utama, yaitu kualitas, integritas, dan keberlanjutan.

“Jasa kontruksi memliki peranan penting untuk pembangunan infrastruktur di Jawa Timur, sumber daya manusia berkualitas di sektor ini berpengaruh terhadap kualitas pelayanan publik yang diberikan,” terangnya.

Lebih lanjut Gubernur Khofifah menilai sektor konstruksi saat ini tengah menghadapi berbagai tantangan sekaligus peluang besar seiring pesatnya perkembangan teknologi.

Mulai dari digitalisasi konstruksi, Building Information Modeling (BIM), kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), konstruksi hijau, efisiensi energi, hingga standar keselamatan kerja yang semakin tinggi menuntut seluruh pelaku jasa konstruksi untuk terus beradaptasi. Penguatan kapasitas sumber daya manusia konstruksi menjadi kebutuhan yang tidak dapat ditawar.

Pada kesempatan tersebut, Khofifah juga menyampaikan apresiasi atas terbentuknya Forum Jasa Konstruksi Provinsi Jawa Timur yang diharapkan menjadi wadah komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan jasa konstruksi.

Pengukuhan Forum Jasa Konstruksi Provinsi Jawa Timur Tahun 2026 – 2029 oleh Gubernur Jawa Timur ini dilakukan berdasarkan Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 100.3.3.1 / 331 / 013 / 2026 Tentang Forum Jasa Konstruksi Provinsi Jawa Timur Tahun 2026 – 2029.

Khofifah berharap, forum tersebut dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan, meningkatkan kompetensi SDM, mendorong inovasi, memperkuat budaya keselamatan kerja, serta mempercepat terwujudnya pembangunan infrastruktur yang berkualitas.

BACA JUGA  Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah ke-118 di Blitar, Pastikan Bahan Pokok Terjangkau

“Expo Jasa Konstruksi harus mampu menjadi mitra strategis Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam memberikan masukan kebijakan, memperkuat kompetensi SDM, mendorong inovasi, meningkatkan standar keselamatan kerja, serta mempercepat terwujudnya pembangunan infrastruktur yang berkualitas dan berkelanjutan,” harapnya.

Dalam kesempatan ini, Gubernur Khofifah didampingi Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak juga menyerahkan penghargaan kepada sejumlah pemerintah daerah dan pelaku usaha yang berkontribusi dalam pembangunan perumahan dan kawasan permukiman.

Penghargaan diberikan untuk kategori Program Penanganan Kawasan Kumuh Terpadu dan Terintegrasi Terbaik kepada Kabupaten Pacitan, Kabupaten Tuban, dan Kabupaten Nganjuk. Selain itu penghargaan Program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) APBD diberikan kepada Kota Surabaya, Kabupaten Bojonegoro, dan Kabupaten Mojokerto.

Sementara itu, penghargaan Pengembang Rumah Subsidi bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) Terbanyak diberikan kepada PT Irfai Berkah Sejahtera, PT Kinansyah Adi Jayaland, dan PT Kokoh Exa Nusantara.

Di akhir, Gubernur Khofifah menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan Expo Konstruksi Jawa Timur 2026.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Timur, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan Expo Konstruksi Jawa Timur Tahun 2026 ini,” pungkasnya.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Yoyok

Sumber Berita: digitaljatim.com

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Khofifah Pimpin Misi Dagang Jatim-Kaltara, Transaksi Tembus Rp2,5 Triliun
Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah ke-118 di Blitar, Pastikan Bahan Pokok Terjangkau
Cek Harga Sembako di Pasar Larangan, Bambang DPRD Sidoarjo Soroti Kios Kosong
Ekonomi Jatim Tumbuh 5,84 Persen, Senator Lia Istifhama Dorong Perluasan Lapangan Kerja dan Penguatan SDM
Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di 2 Kampung Surabaya, Sembako Dijual Terjangkau
Gubernur Khofifah bersaama Wagub Emil Resmikan The Trans Luxury Hotel Surabaya, Optimistis Jadi Gravitasi MICE Jatim
Ketua TP PKK Jatim Arumi Bachsin Dorong Perempuan Jatim Kembangkan Usaha Lewat Kreasi Produk Hantaran
Wagub Emil dan Mentan Amran Dorong Penyerapan Telur Peternak Rakyat di Jatim
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 03:10 WIB

Gubernur Khofifah Pimpin Misi Dagang Jatim-Kaltara, Transaksi Tembus Rp2,5 Triliun

Minggu, 6 September 2026 - 22:07 WIB

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah ke-118 di Blitar, Pastikan Bahan Pokok Terjangkau

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:54 WIB

Cek Harga Sembako di Pasar Larangan, Bambang DPRD Sidoarjo Soroti Kios Kosong

Rabu, 19 Agustus 2026 - 13:42 WIB

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,84 Persen, Senator Lia Istifhama Dorong Perluasan Lapangan Kerja dan Penguatan SDM

Minggu, 16 Agustus 2026 - 21:20 WIB

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di 2 Kampung Surabaya, Sembako Dijual Terjangkau

Berita Terbaru

WhatsApp