Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di 2 Kampung Surabaya, Sembako Dijual Terjangkau

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Syaiful

- Author

Minggu, 16 Agustus 2026 - 21:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa gelar Pasar Murah Pemprov Jatim digelar di dua lokasi di Kota Surabaya. (Dok. Humas Pemprov)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa gelar Pasar Murah Pemprov Jatim digelar di dua lokasi di Kota Surabaya. (Dok. Humas Pemprov)

Surabaya — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memperluas pelaksanaan Pasar Murah menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Pada Minggu (16/8/2026), Pasar Murah Pemprov Jatim digelar di dua lokasi di Kota Surabaya.

Dua lokasi tersebut yakni kawasan Krembangan Bhakti RW 2, Kelurahan Kemayoran, Kecamatan Krembangan, serta halaman SMA Khadijah Surabaya.

Khofifah mengatakan, Pasar Murah menjadi salah satu upaya pemerintah mengendalikan inflasi sekaligus menjaga daya beli masyarakat. Karena itu, pelaksanaannya tidak hanya dipusatkan di kawasan perdagangan, tetapi juga didekatkan ke permukiman.

“Pengendalian inflasi harus kita rasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat. Karena itu, intervensinya harus sampai dekat dengan masyarakat, termasuk melalui Pasar Murah seperti ini,” kata Khofifah.

Menurut dia, Pasar Murah yang digelar menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI juga menjadi momentum menerjemahkan semangat kemerdekaan dalam bentuk aksi nyata.

Pemenuhan kebutuhan dasar dengan harga terjangkau, lanjut Khofifah, merupakan bagian dari upaya mewujudkan keadilan sosial sebagaimana amanat Pancasila.

“Lebih dari itu, ini dalam rangka memperingati Kemerdekaan RI. Seperti yang kita tahu, cara memaknai HUT RI itu dengan mengamalkan Pancasila. Dan dengan Pasar Murah ini, insya Allah akses pangan terjangkau akan menjadi perwujudan sila Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia,” ujarnya.

Khofifah menegaskan, keberadaan Pasar Murah di tengah permukiman membuat masyarakat lebih mudah mendapatkan kebutuhan pangan. Intervensi pemerintah tidak hanya menyangkut pengendalian harga, tetapi juga memastikan daya beli tetap terjaga.

“Yang kita lakukan bukan hanya bagaimana harga terkendali, tetapi bagaimana masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pangan dengan mudah, dekat dan terjangkau,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, Pemprov Jatim menyediakan sedikitnya 10 komoditas pangan strategis dengan harga terjangkau.

Beras premium dijual Rp14 ribu per kilogram dan beras medium Rp11 ribu per kilogram. Minyak goreng Rp13 ribu per liter, telur ayam ras Rp20 ribu per pak, tepung terigu Rp10 ribu per kilogram, serta gula pasir Rp14 ribu per kilogram.

Kemudian bawang putih dan bawang merah masing-masing Rp6 ribu per 250 gram. Paket cabai dijual Rp5 ribu per 200 gram, sedangkan daging ayam ras Rp30 ribu per pak.

Pasar Murah juga dimanfaatkan untuk memperkenalkan produk Industri Kecil dan Menengah (IKM) kepada masyarakat. Pelaku usaha mendapat ruang untuk memasarkan produknya secara langsung kepada konsumen.

Khofifah bahkan turut membeli produk IKM yang dipasarkan di dua lokasi Pasar Murah tersebut untuk kemudian dibagikan kepada masyarakat.

“Jadi bukan hanya masyarakat yang mendapatkan manfaat dari Pasar Murah ini, tetapi pelaku IKM juga kita dorong agar produknya semakin dikenal dan memiliki pasar,” terangnya.

Khofifah menambahkan, pengendalian inflasi dan keterjangkauan pangan membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Pemprov Jatim tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan pemerintah kabupaten/kota, Bulog, pelaku usaha, distributor hingga produsen pangan.

Kolaborasi tersebut diperlukan untuk menjaga kelancaran rantai pasok, memastikan ketersediaan komoditas, sekaligus mengantisipasi potensi gejolak harga.

“Pasar Murah akan terus kita hadirkan di titik-titik yang membutuhkan. Prinsipnya, pemerintah harus hadir ketika masyarakat membutuhkan akses terhadap kebutuhan pokok yang terjangkau,” tegas Khofifah.

Pasar Murah di Surabaya juga dirangkai dengan kegiatan menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Di kawasan Krembangan, Khofifah membagikan Bendera Merah Putih kepada masyarakat. Warga kemudian diajak membentangkan bendera sembari meneriakkan “Merdeka!” dan menyanyikan lagu “17 Agustus”.

Khofifah juga memberikan bantuan kepada sejumlah kelompok masyarakat. Beras dibagikan kepada warga lanjut usia (lansia), sementara telur diberikan kepada ibu hamil dan balita.

Anak-anak di sekitar lokasi mendapatkan snack box. Sedangkan petugas kebersihan di kawasan Krembangan memperoleh paket sembako dan tali asih sebagai bentuk apresiasi.

Khofifah mengatakan, semangat kemerdekaan tidak cukup diwujudkan melalui seremoni. Menurutnya, kemerdekaan juga harus hadir dalam bentuk kepedulian dan upaya pemerintah memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

“Semangat kemerdekaan harus terus kita hadirkan dalam kehidupan sehari-hari. Salah satunya dengan memastikan masyarakat bisa memenuhi kebutuhan dasarnya dengan baik dan memiliki daya beli yang terjaga,” pungkasnya.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Syaiful

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wagub Emil Buka Pekan Raya Jatim 2026, Optimistis UMKM Makin Berkembang
EJIF 2026 Catat Komitmen Investasi Rp2,4 Triliun, Wagub Emil Dorong Industri Jatim Naik Kelas
Gubernur Khofifah Pimpin Misi Dagang Jatim-Sumut, Transaksi Tembus Rp2,843 Triliun
FESyar Regional Jawa 2026 Resmi Ditutup, Wagub Emil Dorong Penguatan UMKM Syariah
Emil Kembali Pimpin MES Jatim, Ning Lia Optimistis Ekonomi Syariah Makin Berdampak
Gubernur Khofifah Pimpin Misi Dagang Jatim-Arab Saudi, Potensi Transaksi Tembus Rp6,71 Triliun
Berawal dari Bantuan Pokir, Vike Dorong Telur Omega 3 Sukodono Tembus Pasar Retail
Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah ke-139 di Mojokerto, Bahan Pokok Terjangkau untuk Warga
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:26 WIB

Wagub Emil Buka Pekan Raya Jatim 2026, Optimistis UMKM Makin Berkembang

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 02:49 WIB

EJIF 2026 Catat Komitmen Investasi Rp2,4 Triliun, Wagub Emil Dorong Industri Jatim Naik Kelas

Rabu, 30 September 2026 - 11:40 WIB

Gubernur Khofifah Pimpin Misi Dagang Jatim-Sumut, Transaksi Tembus Rp2,843 Triliun

Senin, 28 September 2026 - 22:05 WIB

FESyar Regional Jawa 2026 Resmi Ditutup, Wagub Emil Dorong Penguatan UMKM Syariah

Minggu, 27 September 2026 - 18:13 WIB

Emil Kembali Pimpin MES Jatim, Ning Lia Optimistis Ekonomi Syariah Makin Berdampak

Berita Terbaru

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau pelaksanaan khitanan massal dan cek kesehatan gratis (CKG) di Pendopo Kabupaten Pacitan. (Dok. Humas Pemprov)

Pemerintahan dan Kebijakan

Sambut HSN 2026, Khofifah Pastikan Layanan Kesehatan Gratis Menyentuh Warga Pacitan

Jumat, 23 Okt 2026 - 03:31 WIB

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan. (Dok. Syaiful)

Pemerintahan dan Kebijakan

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:53 WIB

WhatsApp