Gubernur Jatim Bentuk Tim Koordinasi Pendistribusian LPG 3 Kg, Senator Lia Istifhama Beri Apresiasi Tinggi

Editor Yoyok

- Author

Rabu, 8 April 2026 - 00:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPD RI asal Jawa Timur Lia Istifhama. (Foto: Istimewa)

Anggota DPD RI asal Jawa Timur Lia Istifhama. (Foto: Istimewa)

Editor: Yoyok

Surabaya – Distribusi LPG 3 kilogram (Kg) di Jawa Timur sudah benar-benar menjangkau masyarakat yang berhak? Pertanyaan ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah di tengah meningkatnya kebutuhan energi subsidi bagi masyarakat.

Menjawab tantangan tersebut, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membentuk Tim Koordinasi Pelaksanaan Pendistribusian LPG 3 kg tingkat provinsi. Langkah ini diapresiasi oleh Anggota DPD RI, Lia Istifhama, sebagai bentuk komitmen nyata dalam memastikan distribusi LPG berjalan efektif, tepat sasaran, dan transparan.

Pembentukan tim ini didasarkan pada Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 100.3.3.1/150/013/2025 yang ditetapkan pada Maret 2025.

Lia Istifhama menegaskan bahwa keberadaan tim koordinasi ini memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas pasokan LPG subsidi, terutama bagi kelompok masyarakat yang sangat bergantung pada energi tersebut.

“LPG subsidi ini diperuntukkan bagi masyarakat yang membutuhkan. Karena itu, distribusinya harus kita jaga bersama agar tidak disalahgunakan,” ujarnya, Rabu (8/4/2026).

Menurutnya, kelompok seperti rumah tangga, pelaku UMKM, petani, hingga nelayan merupakan pengguna utama LPG 3 kg yang harus dipastikan mendapatkan akses secara adil.

Dalam implementasinya, tim koordinasi bertugas memperketat pengawasan distribusi guna mencegah praktik penimbunan dan permainan harga di lapangan. Selain itu, langkah ini juga bertujuan untuk memastikan LPG subsidi tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak berhak.

“Tim ini menjadi garda terdepan dalam memastikan distribusi LPG berjalan efektif dan akuntabel,” jelas Lia.

Tim koordinasi tidak hanya bekerja di tingkat provinsi, tetapi juga menjalin sinergi dengan pemerintah kabupaten dan kota serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Tugas tim mencakup sosialisasi kebijakan distribusi LPG kepada masyarakat, serta melakukan pembinaan dan pengawasan bersama tim di tingkat kabupaten/kota, baik dalam satu wilayah maupun lintas daerah.

BACA JUGA  Peringatan Hari Santri Nasional 2026, Puguh DPRD Jatim Tekankan Nasionalisme dan Perjuangan Santri

Selain distribusi, tim juga melakukan evaluasi secara berkala, termasuk monitoring penggunaan LPG 3 kg yang masih ditemukan tidak sesuai peruntukannya, seperti digunakan oleh sektor hotel, restoran, dan kafe.

Langkah ini dinilai krusial untuk memastikan subsidi benar-benar dinikmati oleh masyarakat yang berhak. Sebelumnya, sempat muncul laporan dari masyarakat terkait kesulitan mendapatkan LPG 3 kg di wilayah Kabupaten Banyuwangi.

Menanggapi hal tersebut, Lia Istifhama memberikan penjelasan yang menenangkan sekaligus tegas.

“Beberapa waktu lalu memang sempat ada laporan kesulitan LPG di Banyuwangi. Namun perlu kami tegaskan, itu bukan karena stok tidak tersedia,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa kendala yang terjadi lebih disebabkan oleh hambatan dalam distribusi di lapangan, yang kini telah ditangani oleh pemerintah daerah.

Upaya pembentukan tim koordinasi ini menjadi langkah penting dalam memperbaiki tata kelola distribusi LPG subsidi di Jawa Timur. Pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan diharapkan terus bersinergi untuk menjaga keadilan distribusi energi bagi masyarakat.

“Dengan pengawasan yang lebih ketat dan koordinasi yang terstruktur, distribusi LPG 3 kg diharapkan semakin tepat sasaran dan mampu mendukung keberlangsungan aktivitas ekonomi masyarakat kecil,” pungkasnya.

Editor : Yoyok

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peringatan Hari Santri Nasional 2026, Puguh DPRD Jatim Tekankan Nasionalisme dan Perjuangan Santri
Raperda Tibumtranmas Linmas Dibahas, Rizza DPRD Sidoarjo Soroti Bullying hingga Gangster Pelajar
Refleksi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Bangun DPRD Sidoarjo Soroti Daya Beli hingga Lapangan Kerja
Belajar dari Kasus Tanah Fasum Sidoarjo, Sriatun DPRD Jatim Tekankan Digitalisasi Aset Desa
Ning Lia Apresiasi Transformasi Digital Pengadilan Tinggi Surabaya, Layak Jadi Percontohan Nasional
Gerakan Indonesia ASRI, PC TIDAR Sidoarjo Ajak Anak Muda Peduli Lingkungan Hidup
Dukung Gerakan Indonesia ASRI, DPC Partai Gerindra Sidoarjo Hijaukan Hutan Kota dan Bersihkan Sungai
Hadiri Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-81 Jatim, Senator Lia Sebut Jatim Bangunan Politik Humanis
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Raperda Tibumtranmas Linmas Dibahas, Rizza DPRD Sidoarjo Soroti Bullying hingga Gangster Pelajar

Kamis, 22 Oktober 2026 - 02:39 WIB

Refleksi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Bangun DPRD Sidoarjo Soroti Daya Beli hingga Lapangan Kerja

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Belajar dari Kasus Tanah Fasum Sidoarjo, Sriatun DPRD Jatim Tekankan Digitalisasi Aset Desa

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:10 WIB

Ning Lia Apresiasi Transformasi Digital Pengadilan Tinggi Surabaya, Layak Jadi Percontohan Nasional

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:25 WIB

Gerakan Indonesia ASRI, PC TIDAR Sidoarjo Ajak Anak Muda Peduli Lingkungan Hidup

Berita Terbaru

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau pelaksanaan khitanan massal dan cek kesehatan gratis (CKG) di Pendopo Kabupaten Pacitan. (Dok. Humas Pemprov)

Pemerintahan dan Kebijakan

Sambut HSN 2026, Khofifah Pastikan Layanan Kesehatan Gratis Menyentuh Warga Pacitan

Jumat, 23 Okt 2026 - 03:31 WIB

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan. (Dok. Syaiful)

Pemerintahan dan Kebijakan

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:53 WIB

WhatsApp