Freddy DPRD Soroti Kekerasan Anak di Jatim, Dorong Kolaborasi Lintas Sektor

Editor Yoyok

- Author

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penasehat Fraksi Partai Golkar sekaligus Anggota Komisi A DPRD Jatim, Freddy Poernomo. (Foto: Syaiful/DigitalJatim)

Penasehat Fraksi Partai Golkar sekaligus Anggota Komisi A DPRD Jatim, Freddy Poernomo. (Foto: Syaiful/DigitalJatim)

Editor: Yoyok

Surabaya – Polemik kekerasan terhadap anak di Jawa Timur terus menjadi sorotan serius kalangan legislatif. DPRD Jatim menggandeng akademisi dan lembaga pemerhati anak untuk memperkuat upaya perlindungan di tengah tingginya kasus yang terjadi.

Penasehat Fraksi Partai Golkar DPRD Jatim, Freddy Poernomo mengatakan bahwa perlindungan anak tidak bisa hanya mengandalkan produk hukum semata. Diperlukan kolaborasi lintas sektor agar implementasinya berjalan efektif.

“Ini bentuk kerja sama antara DPRD dengan Yayasan Anak Indonesia yang berada di bawah koordinasi para akademisi. Tujuannya memperkuat perlindungan anak menuju generasi emas di era destruksi,” ujarnya di Surabaya, Selasa (5/5/2026).

Lebih lanjut, Ia juga mengungkapkan kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah pakar, diantaranya adalah Prof. Mia Amiati dari Mantan Kajati Jatim, Prof. Emy Susanti dari Dosen FISIPOL Unair dan Prof. Astrid Regina dari Ketua Ikatan Psikologi Indonesia.

“Para narasumber ini memberikan perspektif hukum, sosial, dan hingga psikologis terkait maraknya kekerasan terhadap anak di era Disrupsi,” ungkap Freddy.

Freddy juga menjelaskan, kolaborasi ini sejalan dengan terbitnya Peraturan Daerah (Perda) Jawa Timur Nomor 8 Tahun 2025 yang merupakan penyempurnaan dari regulasi sebelumnya. Perda tersebut mengatur pencegahan, penanganan, hingga pemulihan korban kekerasan.

“Kalau hanya regulasi tanpa melibatkan stakeholder, hasilnya tidak maksimal. Karena itu, perlu sinergi dengan akademisi, psikolog, dan masyarakat,” tegas Anggota Komisi A DPRD Jatim itu.

Menurut Freddy, bentuk kekerasan terhadap anak saat ini semakin kompleks. Tidak hanya fisik dan seksual, tetapi juga psikologis, penelantaran, hingga perundungan (bullying) yang banyak terjadi di lingkungan maupun dunia digital.

Ia juga menyoroti dampak negatif perkembangan teknologi dan media sosial. Konten kreatif yang tidak terkontrol berpotensi menjerumuskan anak pada penyalahgunaan, termasuk judi online (judol) dan narkoba.

BACA JUGA  Adi Prayitno: Presiden Tak Bisa Diturunkan di Tengah Jalan, Masyarakat Tunggu Pemilu

“Ini yang harus menjadi perhatian bersama. Jangan sampai anak-anak kita menjadi korban, karena merekalah generasi emas bangsa ke depan,” tandas Freddy.

“Melalui kegiatan ini, DPRD Jatim berharap upaya perlindungan anak tidak hanya berhenti pada tataran konsep, tetapi benar-benar diwujudkan dalam aksi nyata di lapangan melalui kolaborasi semua pihak,” pungkasnya.

Editor : Yoyok

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di HUT ke-25 Demokrat, Presiden Prabowo Ingatkan Perbedaan Politik Tak Boleh Picu Perpecahan
Rafi DPRD Sidoarjo Minta Penertiban PKL di Krembung Tetap Humanis
Adi Prayitno: Presiden Tak Bisa Diturunkan di Tengah Jalan, Masyarakat Tunggu Pemilu
Lelang Lukisan Hadratussyekh Hasyim Asy’ari di Muktamar NU Dimenangkan Senator Lia Istifhama
Bro Ryan Ungkap Tidar Bukan Sekadar Organisasi, Tapi Sekolah Politik Anak Muda
Balita Tiga Tahun Dianiaya Ibu dan Pacar, Puguh DPRD Jatim: Perda Perlindungan Anak Harus Ditegakkan
Cegah Insiden Keracunan MBG, Senator Lia Dorong Penguatan Holding Time dan Keterbukaan Informasi
Hearing MBG di DPRD Sidoarjo Tak Dihadiri BGN, Dhamroni Dorong Audit Operasional SPPG
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 02:45 WIB

Di HUT ke-25 Demokrat, Presiden Prabowo Ingatkan Perbedaan Politik Tak Boleh Picu Perpecahan

Rabu, 9 September 2026 - 15:39 WIB

Rafi DPRD Sidoarjo Minta Penertiban PKL di Krembung Tetap Humanis

Senin, 7 September 2026 - 22:38 WIB

Adi Prayitno: Presiden Tak Bisa Diturunkan di Tengah Jalan, Masyarakat Tunggu Pemilu

Minggu, 6 September 2026 - 11:44 WIB

Lelang Lukisan Hadratussyekh Hasyim Asy’ari di Muktamar NU Dimenangkan Senator Lia Istifhama

Sabtu, 5 September 2026 - 23:30 WIB

Bro Ryan Ungkap Tidar Bukan Sekadar Organisasi, Tapi Sekolah Politik Anak Muda

Berita Terbaru

WhatsApp