Dukung RPH Halal Jatim, Lia Istifhama: Perkuat Ekosistem Industri dari Hulu ke Hilir

Editor Yoyok

- Author

Kamis, 16 April 2026 - 05:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPD RI Lia Istifhama. (Foto: Istimewa)

Anggota DPD RI Lia Istifhama. (Foto: Istimewa)

Editor: Yoyok

Surabaya – Upaya memperkuat ekosistem produk halal di Jawa Timur mendapat dukungan dari Anggota DPD RI, Lia Istifhama. Ia menyambut positif inisiatif PT Jatim Graha Utama (JGU) yang menggagas pembangunan Rumah Potong Hewan (RPH) Halal tingkat provinsi.

Direktur JGU, Firman Dwi Kriatmojo, menyampaikan bahwa inisiatif tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Khofifah Indar Parawansa untuk memperkuat ekosistem industri halal di Jawa Timur.

Menanggapi hal itu, Lia Istifhama atau yang akrab disapa Ning Lia menilai gagasan tersebut sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat. Menurutnya, selama ini fasilitas RPH bersertifikat halal di Jawa Timur masih didominasi oleh pemerintah kabupaten/kota maupun pihak swasta.

“Jaminan produk halal itu dari hulu sampai hilir, termasuk proses pemotongan atau penyembelihan hewan. Apalagi mayoritas warga Jawa Timur adalah muslim, sehingga butuh jaminan halal dari produk yang dikonsumsi,” ujar Ning Lia, Rabu (15/4/2026).

Sebagai Sekretaris Majelis Ulama Indonesia Jawa Timur, ia menegaskan bahwa keberadaan RPH Halal tingkat provinsi sejalan dengan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal. Ia berharap fasilitas tersebut nantinya dapat melayani kebutuhan lintas kabupaten/kota di Jawa Timur.

Lebih lanjut, Lia memaparkan bahwa konsumsi daging di Jawa Timur tergolong tinggi. Data menunjukkan produksi daging sapi Jawa Timur sempat melampaui 100 ribu ton pada 2021 dan 2022, serta tetap menjadi salah satu penopang utama kebutuhan daging nasional.

“Jatim tetap menjadi tulang punggung pemenuhan kebutuhan daging sapi nasional,” ujarnya.

Dari sisi konsumsi, kebutuhan protein hewani di Jawa Timur didominasi oleh daging ayam ras pedaging dan daging sapi. Secara nasional, empat provinsi di Pulau Jawa menyumbang lebih dari 60 persen produksi daging ayam ras pedaging pada 2023, dengan Jawa Timur sebagai kontributor terbesar.

BACA JUGA  Rafi DPRD Sidoarjo Minta Penertiban PKL di Krembung Tetap Humanis

Ia menambahkan, ketersediaan daging ayam ras di Jawa Timur dalam beberapa tahun terakhir bahkan cenderung surplus, mencerminkan tingginya kapasitas produksi sektor unggas di daerah tersebut.

Menurut Lia, dengan jumlah penduduk yang besar serta aktivitas ekonomi yang terus meningkat, kebutuhan daging pada periode 2024–2025 diproyeksikan terus bertumbuh. Hal ini sejalan dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kualitas dan kehalalan produk pangan.

“Data produksi menunjukkan bahwa Jawa Timur bukan hanya produsen utama daging sapi, tetapi juga memiliki populasi ternak terbesar di Indonesia, sehingga berperan sebagai pemasok lebih dari 20 persen kebutuhan daging sapi nasional. Potensi ini harus ditangkap, termasuk dengan penyiapan RPH Halal yang modern dan terintegrasi,” jelasnya.

Ia menilai, keberadaan RPH Halal tingkat provinsi menjadi langkah strategis untuk menjamin standar halal dan higienitas daging yang beredar di pasar. Selain itu, fasilitas tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan daya saing produk daging Jawa Timur di tingkat nasional.

Tidak hanya itu, pengembangan RPH Halal juga dinilai penting dalam meningkatkan efisiensi rantai pasok, mulai dari pemeliharaan ternak, distribusi, hingga pemasaran. Dengan sistem yang terintegrasi, potensi kehilangan pascapanen dapat ditekan, rantai dingin terjaga, serta stabilitas harga daging bagi konsumen lebih terjamin.

“Langkah PT JGU mengembangkan RPH Halal di tingkat provinsi menjadi salah satu instrumen penting untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus ekosistem industri halal di Jawa Timur,” pungkasnya.

Editor : Yoyok

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di HUT ke-25 Demokrat, Presiden Prabowo Ingatkan Perbedaan Politik Tak Boleh Picu Perpecahan
Rafi DPRD Sidoarjo Minta Penertiban PKL di Krembung Tetap Humanis
Adi Prayitno: Presiden Tak Bisa Diturunkan di Tengah Jalan, Masyarakat Tunggu Pemilu
Lelang Lukisan Hadratussyekh Hasyim Asy’ari di Muktamar NU Dimenangkan Senator Lia Istifhama
Bro Ryan Ungkap Tidar Bukan Sekadar Organisasi, Tapi Sekolah Politik Anak Muda
Balita Tiga Tahun Dianiaya Ibu dan Pacar, Puguh DPRD Jatim: Perda Perlindungan Anak Harus Ditegakkan
Cegah Insiden Keracunan MBG, Senator Lia Dorong Penguatan Holding Time dan Keterbukaan Informasi
Hearing MBG di DPRD Sidoarjo Tak Dihadiri BGN, Dhamroni Dorong Audit Operasional SPPG
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 02:45 WIB

Di HUT ke-25 Demokrat, Presiden Prabowo Ingatkan Perbedaan Politik Tak Boleh Picu Perpecahan

Rabu, 9 September 2026 - 15:39 WIB

Rafi DPRD Sidoarjo Minta Penertiban PKL di Krembung Tetap Humanis

Senin, 7 September 2026 - 22:38 WIB

Adi Prayitno: Presiden Tak Bisa Diturunkan di Tengah Jalan, Masyarakat Tunggu Pemilu

Minggu, 6 September 2026 - 11:44 WIB

Lelang Lukisan Hadratussyekh Hasyim Asy’ari di Muktamar NU Dimenangkan Senator Lia Istifhama

Sabtu, 5 September 2026 - 23:30 WIB

Bro Ryan Ungkap Tidar Bukan Sekadar Organisasi, Tapi Sekolah Politik Anak Muda

Berita Terbaru

WhatsApp