DPRD Jatim Ingatkan Validitas Data PKH dan BLT di Mojokerto, Suwandy: Jangan Pakai Data Lama

Editor Yoyok

- Author

Senin, 11 Mei 2026 - 13:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur dari Fraksi Partai Nasdem Suwandy.

Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur dari Fraksi Partai Nasdem Suwandy.

Editor: Yoyok

Surabaya – Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur dari Fraksi Partai Nasdem Suwandy menyoroti persoalan data penerima bantuan sosial (Bansos) di Kabupaten dan Kota Mojokerto yang dinilai belum akurat. Ia meminta pemerintah daerah segera melakukan verifikasi ulang agar penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) benar-benar tepat sasaran.

Menurutnya, hingga kini masih ditemukan penggunaan data lama dalam proses penyaluran bantuan. Padahal, kondisi di lapangan telah banyak berubah, termasuk adanya penerima yang sudah meninggal dunia namun masih tercatat dalam data bansos.

“Ini menjadi perhatian kami di dapil saya. Jangan sampai bantuan sosial masih mengacu pada data lama. Ada yang sudah tidak ada atau meninggal, tetapi masih tercatat,” ujar Suwandy saat ditemui ruang Fraksi Nasdem DPRD Jawa Timur, Senin (11/5/2026).

Anggota DPRD Jawa Timur Dapil Mojokerto menilai pembaruan data penerima bantuan harus segera dilakukan oleh Dinas Sosial Kabupaten Mojokerto bersama instansi terkait. Suwandy menegaskan, validitas data menjadi kunci utama agar program bantuan pemerintah benar-benar dirasakan masyarakat yang membutuhkan.

“Harus ada evaluasi dan sinergi bersama lembaga lain, supaya data benar-benar akurat. Karena, kami sendiri saat turun ke masyarakat juga mengacu pada data dari Dinsos,” tegas dia.

Ia mengaku persoalan tersebut akan segera dikomunikasikan dengan pemerintah kabupaten Mojokerto. Suwandi menilai perbaikan data penerima bantuan menjadi bagian penting dalam upaya menekan angka kemiskinan di wilayah Mojokerto.

“Harapan kami dilakukan verifikasi ulang atau pendataan kembali supaya kedepan tidak terus berulang setiap tahun,” imbuhnya.

Suwandi menambahkan bahwa selama ini bantuan sosial yang disalurkan pemerintah nilainya cukup besar. Bahkan, kata dia, dalam beberapa kesempatan dirinya ikut menghadiri penyaluran bantuan sosial dengan total anggaran mencapai miliaran rupiah.

BACA JUGA  Adi Prayitno: Presiden Tak Bisa Diturunkan di Tengah Jalan, Masyarakat Tunggu Pemilu

“Pernah dua kali penyaluran, masing-masing sekitar Rp 5 miliar. Ini tentu harus benar-benar tepat sasaran,” kata dia.

Selain BLT, ia juga menyoroti sejumlah program bantuan lain seperti program keluarga harapan (PKH), bantuan pendidikan, hingga program sosial lainnya yang memerlukan basis data valid agar pelaksanaannya efektif.

Menurut Suwandy, efektivitas bantuan sosial sangat bergantung pada ketepatan penerima manfaat. Karena itu, komunikasi intensif dengan Dinsos Mojokerto akan terus dilakukan agar masyarakat yang benar-benar berhak bisa terakomodasi.

“Kami ingin bantuan sosial seperti PKH dan BLT ini efektif mengurangi kemiskinan di Mojokerto. Maka, data penerima manfaat harus benar-benar valid,” pungkasnya.

Editor : Yoyok

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di HUT ke-25 Demokrat, Presiden Prabowo Ingatkan Perbedaan Politik Tak Boleh Picu Perpecahan
Rafi DPRD Sidoarjo Minta Penertiban PKL di Krembung Tetap Humanis
Adi Prayitno: Presiden Tak Bisa Diturunkan di Tengah Jalan, Masyarakat Tunggu Pemilu
Lelang Lukisan Hadratussyekh Hasyim Asy’ari di Muktamar NU Dimenangkan Senator Lia Istifhama
Bro Ryan Ungkap Tidar Bukan Sekadar Organisasi, Tapi Sekolah Politik Anak Muda
Balita Tiga Tahun Dianiaya Ibu dan Pacar, Puguh DPRD Jatim: Perda Perlindungan Anak Harus Ditegakkan
Cegah Insiden Keracunan MBG, Senator Lia Dorong Penguatan Holding Time dan Keterbukaan Informasi
Hearing MBG di DPRD Sidoarjo Tak Dihadiri BGN, Dhamroni Dorong Audit Operasional SPPG
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 02:45 WIB

Di HUT ke-25 Demokrat, Presiden Prabowo Ingatkan Perbedaan Politik Tak Boleh Picu Perpecahan

Rabu, 9 September 2026 - 15:39 WIB

Rafi DPRD Sidoarjo Minta Penertiban PKL di Krembung Tetap Humanis

Senin, 7 September 2026 - 22:38 WIB

Adi Prayitno: Presiden Tak Bisa Diturunkan di Tengah Jalan, Masyarakat Tunggu Pemilu

Minggu, 6 September 2026 - 11:44 WIB

Lelang Lukisan Hadratussyekh Hasyim Asy’ari di Muktamar NU Dimenangkan Senator Lia Istifhama

Sabtu, 5 September 2026 - 23:30 WIB

Bro Ryan Ungkap Tidar Bukan Sekadar Organisasi, Tapi Sekolah Politik Anak Muda

Berita Terbaru

WhatsApp