Wafatnya Ali Khamenei, Ning Lia Soroti Empati dan Ketahanan Bangsa

Penulis Syaiful Hidayat

- Author

Selasa, 3 Maret 2026 - 15:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penulis: Syaiful Hidayat

Surabaya – Wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, dalam serangan udara di Teheran pada 1 Maret 2026 memicu gelombang reaksi dari berbagai tokoh dunia. Peristiwa yang disebut melibatkan militer Amerika Serikat dan Israel itu kembali menempatkan geopolitik Timur Tengah dalam sorotan internasional.

Kabar meninggalnya ulama berpengaruh tersebut disiarkan media resmi Iran pada Minggu (1/3/2026). Sejumlah pemimpin dan tokoh nasional Indonesia pun menyampaikan pernyataan sikap atas peristiwa itu.

Salah satunya Senator DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama. Perempuan yang akrab disapa Ning Lia itu menyampaikan duka sekaligus keprihatinannya. Selama ini, ia dikenal aktif menyuarakan isu-isu kemanusiaan, termasuk kemerdekaan Gaza.

“Tentu ini menjadi keprihatinan bersama. Kita wajib menghormati semua agama dan para pemuka agama. Beliau adalah salah satu ulama besar di era kontemporer,” ujar Ning Lia dikutip dari lensajatim.id, Selasa (3/3/2026).

Di tengah suasana duka, Ning Lia juga membagikan momen personal yang menyentuh. Ia mengaku bangga saat putranya yang masih duduk di bangku SMP mengunggah kolase foto Khamenei di media sosial sebagai bentuk penghormatan.

Ia kemudian membagikan ulang unggahan tersebut melalui akun Instagram pribadinya. Menurutnya, hal itu menjadi cerminan bahwa nilai empati dan penghormatan terhadap ulama telah tertanam dalam diri anak-anaknya.

“Saya bersyukur anak-anak memiliki kepekaan dan atensi yang sama. Mereka sering mengikuti konten religi dan memahami isu-isu kemanusiaan global, termasuk Palestina,” katanya.

Keponakan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa itu menambahkan sebagai orang tua dirinya kerap menanamkan kesadaran bahwa mereka beruntung lahir di Indonesia yang damai, berbeda dengan anak-anak di wilayah konflik seperti Palestina.

“Ketika anak-anak bisa mengambil hikmah positif dari apa yang diajarkan orang tua, itu kebahagiaan tersendiri,” imbuhnya.

BACA JUGA  Di HUT ke-25 Demokrat, Presiden Prabowo Ingatkan Perbedaan Politik Tak Boleh Picu Perpecahan

Ning Lia juga menekankan pentingnya Indonesia memperkuat fondasi internal di tengah dinamika global yang kian bergejolak. Menurutnya, Indonesia tidak boleh hanya menjadi penonton dalam percaturan internasional.

“Kondisi global adalah bagian dari dinamika peradaban. Fokus kita membangun kekuatan dari dalam, memastikan bangsa tetap kokoh melalui penguatan ekonomi rakyat dan kearifan lokal,” tegasnya.

Ia menilai ketahanan bangsa tidak semata ditentukan oleh kekuatan militer, tetapi juga kemandirian ekonomi dan stabilitas sosial yang tumbuh dari akar masyarakat.

“Sebagai informasi, Khamenei memimpin Iran sejak 1989. Selama menjabat, ia menjadi figur sentral dalam politik dan keagamaan Iran, serta dikenal konsisten menyuarakan dukungan terhadap perjuangan Palestina,” imbuhnya.

Di dalam negeri, sosoknya lekat dalam simbol-simbol patriotisme, mulai dari poster hingga mural bertema perlawanan. Ia juga pernah selamat dari percobaan pembunuhan yang menyebabkan cedera permanen pada salah satu lengannya.

“Wafatnya Khamenei kini menjadi perhatian dunia internasional dan menandai babak baru dalam dinamika politik Timur Tengah yang sarat ketegangan,” pungkasnya.

Penulis : Syaiful Hidayat

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di HUT ke-25 Demokrat, Presiden Prabowo Ingatkan Perbedaan Politik Tak Boleh Picu Perpecahan
Rafi DPRD Sidoarjo Minta Penertiban PKL di Krembung Tetap Humanis
Adi Prayitno: Presiden Tak Bisa Diturunkan di Tengah Jalan, Masyarakat Tunggu Pemilu
Lelang Lukisan Hadratussyekh Hasyim Asy’ari di Muktamar NU Dimenangkan Senator Lia Istifhama
Bro Ryan Ungkap Tidar Bukan Sekadar Organisasi, Tapi Sekolah Politik Anak Muda
Balita Tiga Tahun Dianiaya Ibu dan Pacar, Puguh DPRD Jatim: Perda Perlindungan Anak Harus Ditegakkan
Cegah Insiden Keracunan MBG, Senator Lia Dorong Penguatan Holding Time dan Keterbukaan Informasi
Hearing MBG di DPRD Sidoarjo Tak Dihadiri BGN, Dhamroni Dorong Audit Operasional SPPG
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 02:45 WIB

Di HUT ke-25 Demokrat, Presiden Prabowo Ingatkan Perbedaan Politik Tak Boleh Picu Perpecahan

Rabu, 9 September 2026 - 15:39 WIB

Rafi DPRD Sidoarjo Minta Penertiban PKL di Krembung Tetap Humanis

Senin, 7 September 2026 - 22:38 WIB

Adi Prayitno: Presiden Tak Bisa Diturunkan di Tengah Jalan, Masyarakat Tunggu Pemilu

Minggu, 6 September 2026 - 11:44 WIB

Lelang Lukisan Hadratussyekh Hasyim Asy’ari di Muktamar NU Dimenangkan Senator Lia Istifhama

Sabtu, 5 September 2026 - 23:30 WIB

Bro Ryan Ungkap Tidar Bukan Sekadar Organisasi, Tapi Sekolah Politik Anak Muda

Berita Terbaru

WhatsApp