Puguh DPRD Jatim Soroti BPJS PBI Dinonaktifkan Sepihak, Minta Pemerintah Pusat Lakukan Reaktivasi

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Syaiful Hidayat

- Author

Senin, 23 Februari 2026 - 13:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi E DPRD Jatim Puguh Wiji Pamungkas. (Foto: Istimewa)

Anggota Komisi E DPRD Jatim Puguh Wiji Pamungkas. (Foto: Istimewa)

Penulis: Syaiful HidayatEditor: Syaiful Hidayat

Surabaya – Anggota komisi E DPRD Jawa Timur Puguh Wiji Pamungkas merespon polemik penonaktifan sepihak BPJS Penerima bantuan iuran (PBI) pemerintah pusat. Menurutnya, kebijakan itu terjadi karena adanya perubahan basis data dari data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) ke Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Puguh menilai, perubahan data tersebut membuat banyak warga yang sebelumnya terdaftar sebagai penerima bantuan menjadi teranulir.

“Saya pikir ini merupakan momentum bagi pemerintah pusat untuk melakukan reaktivasi kembali. Salah satu dasarnya adalah dengan melakukan ground checking yang presisi,” ujarnya saat ditemui wartawan digitaljatim.com di Gedung DPRD Jawa Timur, Surabaya pada Senin (23/2/2026).

Menurut Puguh, proses verifikasi di lapangan harus dilakukan secara akurat agar masyarakat yang memang berhasil menerima BPJS PBI tetap mendapatkan jaminan kesehatan.

“Masalahnya, masyarakat yang seharusnya berhak mendapatkan BPJS PBI idealnya tetap menerima. Jangan sampai hak-hak mereka justru dihilangkan,” jelas Puguh.

Puguh juga menegaskan bahwa negara harus memastikan alokasi anggaran kesehatan tetap terjaga ditengah polemik yang berkembang. Ia juga menyoroti kekhawatiran publik terkait isu pengalihan anggaran kesehatan untuk program makan bergizi gratis.

“Jaminan kesehatan dan pendidikan tidak perlu diotak-atik oleh pemerintah pusat. Itu hak dasar masyarakat yang harus diprioritaskan,” pungkasnya.

BACA JUGA  Di HUT ke-25 Demokrat, Presiden Prabowo Ingatkan Perbedaan Politik Tak Boleh Picu Perpecahan

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Syaiful Hidayat

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di HUT ke-25 Demokrat, Presiden Prabowo Ingatkan Perbedaan Politik Tak Boleh Picu Perpecahan
Rafi DPRD Sidoarjo Minta Penertiban PKL di Krembung Tetap Humanis
Adi Prayitno: Presiden Tak Bisa Diturunkan di Tengah Jalan, Masyarakat Tunggu Pemilu
Lelang Lukisan Hadratussyekh Hasyim Asy’ari di Muktamar NU Dimenangkan Senator Lia Istifhama
Bro Ryan Ungkap Tidar Bukan Sekadar Organisasi, Tapi Sekolah Politik Anak Muda
Balita Tiga Tahun Dianiaya Ibu dan Pacar, Puguh DPRD Jatim: Perda Perlindungan Anak Harus Ditegakkan
Cegah Insiden Keracunan MBG, Senator Lia Dorong Penguatan Holding Time dan Keterbukaan Informasi
Hearing MBG di DPRD Sidoarjo Tak Dihadiri BGN, Dhamroni Dorong Audit Operasional SPPG
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 02:45 WIB

Di HUT ke-25 Demokrat, Presiden Prabowo Ingatkan Perbedaan Politik Tak Boleh Picu Perpecahan

Rabu, 9 September 2026 - 15:39 WIB

Rafi DPRD Sidoarjo Minta Penertiban PKL di Krembung Tetap Humanis

Senin, 7 September 2026 - 22:38 WIB

Adi Prayitno: Presiden Tak Bisa Diturunkan di Tengah Jalan, Masyarakat Tunggu Pemilu

Minggu, 6 September 2026 - 11:44 WIB

Lelang Lukisan Hadratussyekh Hasyim Asy’ari di Muktamar NU Dimenangkan Senator Lia Istifhama

Sabtu, 5 September 2026 - 23:30 WIB

Bro Ryan Ungkap Tidar Bukan Sekadar Organisasi, Tapi Sekolah Politik Anak Muda

Berita Terbaru

WhatsApp