Sambut Ramadan 1447 H, Gubernur Khofifah Serukan Penguatan Nilai Kebersamaan Lewat Megengan di Masjid Al Akbar

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Syaiful Hidayat

- Author

Selasa, 17 Februari 2026 - 12:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri gelaran tradisi Megengan yang diawali dengan istigasah, zikir dan selawat di Masjid Al Akbar Surabaya.(Foto : Adpim For Digitaljatim.com)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri gelaran tradisi Megengan yang diawali dengan istigasah, zikir dan selawat di Masjid Al Akbar Surabaya.(Foto : Adpim For Digitaljatim.com)

Penulis: Syaiful HidayatEditor: Syaiful Hidayat

DigitalJatim.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri gelaran tradisi Megengan yang diawali dengan istigasah, zikir dan selawat tahun ini bertema “Healing Ramadan: Tenang Jiwa, Kuat Raga 1447 Hijriah” di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Minggu (15/2/2026), sebagai rangkaian menyambut datangnya bulan suci ramadan.

Kegiatan dikemas secara menarik dan penuh keceriaan dengan melibatkan jemaah selawat Al Yasmin, ratusan santri dari TK, RA, dan TPQ, generasi muda (Gen-Z), para ustadz dan ustadzah, serta wali santri. Konsep tersebut dihadirkan untuk menumbuhkan kegembiraan dan semangat spiritual anak-anak dan generasi muda dalam menyambut Ramadan.

Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah menegaskan bahwa Megengan bukan sekadar tradisi turun-temurun, tetapi warisan budaya religius yang sarat makna sekaligus momentum membersihkan hati menjelang bulan penuh berkah.

“Alhamdulillah, kita masih diberikan kesehatan dan kesempatan untuk bisa berkumpul dalam tradisi megengan menyambut bulan suci ramadhan, mari saling memaafkan, mempererat silaturahmi, serta memperkuat kepedulian sosial,” ujarnya dalam keterangannya, Selasa (17/2/2026).

Khofifah menegaskan bahwa tradisi Megengan menjadi penanda bahwa masyarakat Jawa Timur menyambut Ramadan tidak hanya dengan kesiapan lahir, tetapi juga kesiapan batin. Menurutnya, Ramadan adalah bulan penyucian jiwa yang harus disambut dengan hati yang bersih dan penuh kegembiraan.

“Lewat megengan yang diawali dengan istigasah, zikir dan selawat, kita diingatkan bahwa Ramadan adalah bulan penyucian jiwa, untuk menyambutnya hati harus gembira, bahagia dan bersih,” terangnya.

Oleh karena itu, sebelum memasuki Ramadan, ia mengajak seluruh masyarakat untuk membersihkan hati dari prasangka buruk, menjaga lisan dari perkataan yang menyakiti, serta memperbaiki hubungan antarsesama. Sikap saling memaafkan dan tidak saling menyakiti menjadi esensi penting dalam membangun harmoni sosial.

BACA JUGA  Roadshow ke DPUBM SDA, Bupati Subandi Minta Program Pembangunan Sidoarjo Tak Terlambat

“Inilah yang menjadikan masyarakat Jawa Timur dikenal sebagai masyarakat yang religius, guyub, rukun, dan saling menguatkan,” katanya.

Pada momentum menyambut Ramadan 1447 H ini, Gubernur Khofifah juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memastikan tidak ada saudara yang mengalami kesulitan dalam menyambut bulan suci karena keterbatasan ekonomi. Ia mendorong semangat berbagi dan memperluas kesholehan  sosial.

“Kita saling menguatkan semangat berbagi, saling membantu, dan memperluas kesolehan sosial,” ajaknya.

Menurutnya, Ramadan merupakan ruang pembelajaran untuk memperkuat kualitas diri melalui peningkatan disiplin, kejujuran, kerja keras, serta kepedulian. Nilai-nilai tersebut selaras dengan semangat pembangunan Jawa Timur yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan karakter dan akhlak.

“Pembangunan yang kita lakukan bukan semata membangun infrastruktur, tetapi juga membangun karakter, membangun akhlak, dan membangun peradaban,” katanya.

Khofifah berharap kebersamaan, toleransi, dan semangat gotong royong terus terjaga sehingga harmoni sosial tetap kokoh di tengah dinamika zaman.

“Semoga kebersamaan, toleransi, dan semangat gotong royong terus terjaga, sehingga harmoni sosial tetap kokoh di tengah dinamika zaman,” harapnya.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan atas nama pribadi, saya mengucapkan selamat menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Di Ramadan ini, mari kita bangun kekuatan ketenangan jiwa kita supaya kita bisa menguatkan kesalehan sosial,” ucap Khofifah menambahkan.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Gubernur Khofifah juga menandatangani prasasti peresmian fasilitas green toilet VIP difabel serta revitalisasi jalan sisi timur dan utara Masjid Nasional Al Akbar Surabaya sebagai bagian dari peningkatan sarana prasarana kawasan masjid.

“Peresmian ini sekaligus menjadi upaya menghadirkan ruang ibadah yang lebih inklusif, bersih, dan nyaman, terutama menjelang Bulan Ramadhan,” jelasnya.

BACA JUGA  Maulid Nabi di Masjid Al-Akbar, Gubernur Khofifah Salurkan Beasiswa dan Modal Usaha untuk Penguatan Ekonomi Keluarga

Menurutnya, kehadiran fasilitas ramah difabel tersebut diharapkan memberikan kemudahan bagi seluruh jemaah, khususnya penyandang disabilitas agar dapat beribadah dengan aman dan bermartabat.

Selain itu, lanjut Khofifah, revitalisasi jalan kawasan masjid diharapkan untuk mendukung kelancaran mobilitas jamaah serta memperkuat fungsi Masjid Al Akbar Surabaya.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Syaiful Hidayat

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sekda Sidoarjo Tegaskan Pemecatan Kepala SPPG dan Suspend MBG Bukan Wewenang Pemkab
Wabup Mimik Serahkan Bansos untuk 300 Janda Perintis Kemerdekaan dan Warakawuri
Gubernur Khofifah Optimistis Tambahan Modal Jamkrida Rp100 Miliar Perkuat Akses Permodalan UMKM Jatim
Bangun Winarso Ingatkan Pemkab Sidoarjo Siapkan Antisipasi Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Jatim
Bupati Subandi Gerak Cepat Evaluasi MBG Sidoarjo, Kepala SPPG Diminta Perketat Pengawasan
Hujan Mulai Turun di Enam Kabupaten, Pemprov Jatim Operasi Modifikasi Cuaca Tekan Karhutla
FPKS Jatim Setujui Penyertaan Modal Jamkrida Rp100 Miliar, Tekankan Manfaat untuk UMKM
Maulid Nabi di Masjid Al-Akbar, Gubernur Khofifah Salurkan Beasiswa dan Modal Usaha untuk Penguatan Ekonomi Keluarga
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 23:20 WIB

Sekda Sidoarjo Tegaskan Pemecatan Kepala SPPG dan Suspend MBG Bukan Wewenang Pemkab

Selasa, 8 September 2026 - 21:42 WIB

Wabup Mimik Serahkan Bansos untuk 300 Janda Perintis Kemerdekaan dan Warakawuri

Selasa, 8 September 2026 - 15:50 WIB

Gubernur Khofifah Optimistis Tambahan Modal Jamkrida Rp100 Miliar Perkuat Akses Permodalan UMKM Jatim

Selasa, 8 September 2026 - 14:40 WIB

Bangun Winarso Ingatkan Pemkab Sidoarjo Siapkan Antisipasi Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Jatim

Selasa, 8 September 2026 - 12:14 WIB

Bupati Subandi Gerak Cepat Evaluasi MBG Sidoarjo, Kepala SPPG Diminta Perketat Pengawasan

Berita Terbaru

WhatsApp