Bangun DPRD Sidoarjo Soroti Potensi Influenza A, Dinkes Diminta Perkuat Antisipasi

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Syaiful Hidayat

- Author

Selasa, 22 September 2026 - 23:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo Bangun Winarso saat diwawancarai oleh Pemimpin Redaksi digitaljatim.com di ruang kerja Komisi D DPRD Sidoarjo. (Dok. Syaiful)

Wakil Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo Bangun Winarso saat diwawancarai oleh Pemimpin Redaksi digitaljatim.com di ruang kerja Komisi D DPRD Sidoarjo. (Dok. Syaiful)

Sidoarjo – Kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Kabupaten Sidoarjo mengalami peningkatan dalam beberapa pekan terakhir. Berdasarkan data Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR) Kementerian Kesehatan, tercatat 4.880 kasus ISPA di Sidoarjo pada minggu ke-29 hingga minggu ke-36 tahun 2026.

Kondisi tersebut mendapat perhatian DPRD Sidoarjo. Wakil Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo Bangun Winarso meminta masyarakat tidak panik menyikapi peningkatan kasus ISPA maupun influenza A.

“Jangan sampai seperti kondisi COVID-19, nanti masyarakat panik. Kemudian banyak aturan yang harus dipatuhi, misalnya pembatasan dan sebagainya. Tapi saya kira belum sampai ke situ,” kata Bangun saat ditemui di ruang Komisi D DPRD Sidoarjo, Selasa (22/9/2026).

Bangun mengatakan pihaknya telah menanyakan kondisi tersebut kepada rumah sakit daerah. Dari informasi yang diterima, terdapat pasien dengan gejala flu, demam, dan batuk.

“Ada pasien flu yang disertai demam dan batuk. Kami tanyakan apakah itu termasuk influenza A, jawabannya memang mengarah ke sana. Tapi kondisi seperti yang diberitakan di media, misalnya di Jakarta, belum terjadi di Sidoarjo,” ujarnya.

Politikus PAN itu menyebut influenza A bukan penyakit baru. Gejala yang muncul antara lain demam, badan terasa sakit, kelelahan, hingga penurunan stamina.

Menurut Bangun, peningkatan kasus ISPA dan dugaan influenza A di Sidoarjo saat ini belum dapat disebut sebagai wabah. Namun, potensi peningkatan kasus tetap perlu diantisipasi.

“Kalau di Sidoarjo sudah menjadi wabah, saya kira belum. Tetapi potensi itu pasti ada,” jelasnya.

Bangun meminta Dinas Kesehatan Sidoarjo melakukan kajian lebih mendalam terhadap perkembangan kasus tersebut. Langkah antisipasi dinilai penting apabila kasus influenza tipe A mengalami peningkatan signifikan.

“Ini perlu dilihat lebih mendalam oleh Dinas Kesehatan sebagai OPD yang berkaitan dengan kesehatan masyarakat Sidoarjo. Tentunya harus ada antisipasi,” katanya.

Bangun juga mengimbau masyarakat menjaga daya tahan tubuh dengan memenuhi kebutuhan gizi, cukup beristirahat, dan menerapkan pola hidup sehat. Penggunaan masker, lanjutnya, juga perlu dipertimbangkan terutama ketika mengalami gejala flu atau berada di lingkungan berisiko.

Selain itu, Bangun menyoroti mobilitas masyarakat yang dinilai dapat menjadi salah satu faktor penyebaran virus.

“Yang membuat penyebaran cepat bisa dari daerah lain, misalnya orang bepergian jauh menggunakan pesawat kemudian kembali ke Sidoarjo. Ini perlu menjadi perhatian,” ungkapnya.

Menurut Bangun, kondisi cuaca dan paparan debu juga dapat memengaruhi kesehatan saluran pernapasan. Abu vulkanik dari erupsi gunung api, misalnya, dapat memicu batuk dan pilek serta memperburuk gangguan pernapasan.

“Kalau badan kita capek, kemudian berinteraksi dengan orang lain yang kondisinya sama, flu bisa cepat menular. Karena itu gunakan masker, jaga kesehatan, asupan gizi cukup, dan istirahat yang cukup,” pungkasnya.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Syaiful Hidayat

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wamenkes-Wamendagri Hadiri Deklarasi Siaga TB, Pemkab Sidoarjo Dapat Bantuan Bangun 15 Puskesmas
Influenza Merebak di Jatim, Puguh DPRD Dorong Dinkes Perkuat Pencegahan
Gubernur Khofifah Kunjungi Pusat Riset Stem Cell dan Kanker SCCR Indonesia di Semarang
FPKS DPRD Jatim Dorong Ekosistem Obat Bahan Alam yang Terintegrasi dan Berbasis Riset
Kebakaran Dapur Gizi RSSA Malang, Puguh DPRD Jatim Dorong Mitigasi Risiko Diperkuat
Gubernur Khofifah Kembali Beri Kado HUT Ke-81 RI, Medical Check Up di RS Paru Manguharjo Gratis 100 Persen
Akreditasi Rumah Sakit Kini Berbasis Hasil Klinis, Puguh DPRD Jatim Minta Pemerintah Gencarkan Sosialisasi
186 Kasus HIV di Kota Malang Jadi Sorotan, Puguh DPRD Jatim Sebut Kondisi Mengkhawatirkan
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 19:00 WIB

Wamenkes-Wamendagri Hadiri Deklarasi Siaga TB, Pemkab Sidoarjo Dapat Bantuan Bangun 15 Puskesmas

Selasa, 22 September 2026 - 23:10 WIB

Bangun DPRD Sidoarjo Soroti Potensi Influenza A, Dinkes Diminta Perkuat Antisipasi

Selasa, 22 September 2026 - 10:40 WIB

Influenza Merebak di Jatim, Puguh DPRD Dorong Dinkes Perkuat Pencegahan

Senin, 14 September 2026 - 20:07 WIB

Gubernur Khofifah Kunjungi Pusat Riset Stem Cell dan Kanker SCCR Indonesia di Semarang

Jumat, 11 September 2026 - 14:43 WIB

FPKS DPRD Jatim Dorong Ekosistem Obat Bahan Alam yang Terintegrasi dan Berbasis Riset

Berita Terbaru

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau pelaksanaan khitanan massal dan cek kesehatan gratis (CKG) di Pendopo Kabupaten Pacitan. (Dok. Humas Pemprov)

Pemerintahan dan Kebijakan

Sambut HSN 2026, Khofifah Pastikan Layanan Kesehatan Gratis Menyentuh Warga Pacitan

Jumat, 23 Okt 2026 - 03:31 WIB

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan. (Dok. Syaiful)

Pemerintahan dan Kebijakan

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:53 WIB

WhatsApp