Gubernur Khofifah Dampingi Presiden Prabowo Hadiri Peringatan 1 Abad Pondok Modern Darussalam Gontor di Ponorogo

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Syaiful Hidayat

- Author

Sabtu, 19 September 2026 - 23:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendampingi Presiden Prabowo menghadiri peringatan satu abad Pondok Modern Darussalam Gontor di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. (Dok. Humas Pemprov)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendampingi Presiden Prabowo menghadiri peringatan satu abad Pondok Modern Darussalam Gontor di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. (Dok. Humas Pemprov)

Ponorogo – Presiden Prabowo Subianto menghadiri peringatan satu abad Pondok Modern Darussalam Gontor di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026). Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa turut mendampingi kunjungan kerja tersebut.

Khofifah mengatakan usia 100 tahun menjadi bukti panjangnya perjalanan Gontor sebagai lembaga pendidikan. Ia berharap Gontor terus berkembang dan menjadi inspirasi dalam pengembangan pendidikan Islam, karakter, serta metode pendidikan modern yang relevan dengan perkembangan zaman.

“Seratus tahun bukan sekadar angka. Ini adalah perjalanan panjang yang menunjukkan bagaimana sebuah lembaga pendidikan mampu bertahan, berkembang, beradaptasi, sekaligus terus memberikan kontribusi bagi masyarakat dan bangsa,” kata Khofifah.

Menurut Khofifah, pendidikan tidak cukup hanya diukur dari capaian akademik. Pendidikan juga harus mampu membentuk karakter, kepemimpinan, kemandirian, serta mendorong peserta didik memberikan kontribusi di tengah masyarakat.

Ia menilai Gontor sejak awal telah mengembangkan konsep pendidikan yang memadukan ilmu agama dan pengetahuan umum. Sistem tersebut juga menekankan penguasaan bahasa, kedisiplinan, kemandirian, serta pembentukan kepribadian.

Penggunaan bahasa Arab dan Inggris, lanjut Khofifah, menjadi salah satu bagian penting dari sistem pendidikan Gontor. Penguasaan bahasa dinilai dapat membuka wawasan dan akses terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dunia.

“Di sinilah salah satu pelajaran penting dari perjalanan Gontor. Kemajuan pendidikan tidak selalu berarti meninggalkan tradisi. Justru tradisi dapat menjadi fondasi untuk melakukan pembaruan,” ujarnya.

Khofifah menyebut model pendidikan Gontor semakin relevan di tengah perkembangan teknologi digital, kecerdasan artifisial (AI), perubahan kebutuhan dunia kerja, serta tantangan sosial yang dihadapi generasi muda.

“Ke depan, pendidikan membutuhkan kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan tanpa kehilangan jati diri,” katanya.

Khofifah juga menyebut Jawa Timur memiliki ekosistem pendidikan pesantren yang kuat. Menurutnya, pengalaman Gontor dapat menjadi inspirasi untuk memperkuat pendidikan di Jawa Timur, khususnya dalam membangun generasi yang memiliki kompetensi global sekaligus tetap berakar pada nilai kebangsaan, keagamaan, dan budaya.

BACA JUGA  Wagub Emil: Beasiswa Harus Jadi Jalan Anak Muda Jatim Tembus Pendidikan Berkualitas

“Semoga satu abad Gontor menjadi momentum untuk membuka seratus tahun berikutnya dengan energi yang lebih besar. Semoga Gontor terus melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak, mandiri, memiliki kepemimpinan, dan mampu memberikan manfaat seluas-luasnya bagi umat, bangsa, dan kemanusiaan,” harap Khofifah.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo menyampaikan ucapan selamat atas 100 tahun Pondok Modern Darussalam Gontor. Ia mengapresiasi kontribusi Gontor yang telah melahirkan banyak tokoh dan menjadi inspirasi bagi lembaga pendidikan modern.

Prabowo juga mengapresiasi Panca Jiwa Gontor yang terdiri atas keikhlasan, kesederhanaan, berdikari, ukhuwah Islamiyah, dan kebebasan.

Selain itu, Prabowo memuji moto Gontor, yakni berbudi tinggi, berbadan sehat, berpengetahuan luas, berpikiran bebas, dan berjiwa besar.

Prabowo mengatakan kehormatan yang diberikan kepadanya di tengah para ulama dan pendidik Gontor menjadi dorongan untuk terus belajar dan berkontribusi bagi bangsa.

“Saya kira ini harus mendorong dan memicu suatu kehendak. Kehendak untuk belajar sungguh-sungguh, kehendak untuk membangun bangsa Indonesia yang kuat,” kata Prabowo.

Ia menegaskan pentingnya kekuatan bangsa untuk menjaga kehormatan dan kedaulatan Indonesia.

Prabowo juga mengajak generasi penerus untuk belajar dari sejarah. Menurutnya, pembangunan masa depan bangsa harus disertai keberanian untuk memahami perjalanan sejarah secara jujur.

“Kita ingin membangun sejarah, tapi kita harus belajar dari sejarah dan kita harus jujur kepada diri kita. Kita harus jujur, bukan kepada orang lain. Kita harus jujur kepada diri kita sendiri,” ujarnya.

Prabowo berharap para pendidik, ustaz, dan ulama terus menumbuhkan keberanian generasi muda untuk belajar dari kelemahan dan kekurangan bangsa.

Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor KH Hasan Abdullah Sahal mengatakan perjalanan Gontor selama satu abad telah melewati berbagai situasi.

BACA JUGA  Wagub Emil: Beasiswa Harus Jadi Jalan Anak Muda Jatim Tembus Pendidikan Berkualitas

Ia menyebut Gontor dahulu dikenal dengan istilah “Gon Kotor”. Namun, seiring perjalanan waktu, Gontor kini menjadi “Gon Inspirator” yang diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh elemen bangsa.

“Alhamdulillah Gontor saat ini menjadi sumber inspirator dan kebanggaan bagi seluruh alumni dan santri,” kata Hasan.

Menurut Hasan, usia 100 tahun bukan semata-mata menjadi momentum perayaan. Bagi Gontor, satu abad menjadi momentum untuk mensyukuri berbagai nikmat dan perjalanan yang telah dilalui.

Peringatan satu abad Gontor juga ditandai dengan penyerahan buku Gontor untuk Indonesia dan Mushaf Al-Qur’an cetakan Gontor.

Selain itu, digelar peresmian Fakultas Kedokteran Universitas Darussalam (Unida) Gontor sebagai salah satu legacy 100 tahun Pondok Modern Darussalam Gontor. Peresmian tersebut ditandai dengan penandatanganan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Syaiful Hidayat

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wagub Emil: Beasiswa Harus Jadi Jalan Anak Muda Jatim Tembus Pendidikan Berkualitas
GubernurKhofifah Tanam 1.000 Pohon di Pesantren An Nur 2 Malang Bersama Santri Pramuka
UNESA, UNY dan UM Perkuat Kolaborasi Riset lewat FGD Instrumen Penelitian RKLI
Tingkatkan Kompetensi Digital, Unesa-Polibatam Bekali Guru Akuntansi Batam Google Sites
Ansor Jatim Kirim Kader ke Tianjin University, Dorong Diplomasi Pendidikan Indonesia-Tiongkok
ODL Tak Harus ke Luar Kota, Ketua DPRD Sidoarjo Dorong Sekolah Manfaatkan Wisata Lokal
Komisi D DPRD Sidoarjo Soroti Kendala PBG pada Izin Operasional PKBM dan Sekolah Swasta
Hadiri Wisuda Poltekesos 2026, Sekdaprov Adhy Ajak Lulusan Berkarya dan Mengabdi
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:55 WIB

Wagub Emil: Beasiswa Harus Jadi Jalan Anak Muda Jatim Tembus Pendidikan Berkualitas

Minggu, 4 Oktober 2026 - 16:42 WIB

GubernurKhofifah Tanam 1.000 Pohon di Pesantren An Nur 2 Malang Bersama Santri Pramuka

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:22 WIB

UNESA, UNY dan UM Perkuat Kolaborasi Riset lewat FGD Instrumen Penelitian RKLI

Jumat, 2 Oktober 2026 - 22:12 WIB

Tingkatkan Kompetensi Digital, Unesa-Polibatam Bekali Guru Akuntansi Batam Google Sites

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:57 WIB

Ansor Jatim Kirim Kader ke Tianjin University, Dorong Diplomasi Pendidikan Indonesia-Tiongkok

Berita Terbaru

Jelang Hari Jadi ke-81 Jatim, Gubernur Khofifah dan BAZNAS Siapkan 1.000 Kacamata Gratis. (Dok. Humas Pemprov)

Pemerintahan dan Kebijakan

Jelang Hari Jadi ke-81 Jatim, Gubernur Khofifah dan BAZNAS Siapkan 1.000 Kacamata Gratis

Kamis, 8 Okt 2026 - 11:42 WIB

Sambut Hari Jadi Jatim ke-81, Gubernur Khofifah Hadirkan Servis Gratis 8.100 Motor. (Dok. Humas Pemprov)

Pemerintahan dan Kebijakan

Sambut Hari Jadi Jatim ke-81, Gubernur Khofifah Hadirkan Servis Gratis 8.100 Motor

Rabu, 7 Okt 2026 - 22:11 WIB

WhatsApp