Sidoarjo Bergerak Berantas Miras Ilegal dan Prostitusi, Pemkab Fokus Tutup 16 Toko

Penulis Syaiful Hidayat
Editor -

- Author

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sidoarjo Bergerak Berantas Miras Ilegal dan Prostitusi, Pemkab Fokus Tutup 16 Toko. (Dok. Istimewa)

Sidoarjo Bergerak Berantas Miras Ilegal dan Prostitusi, Pemkab Fokus Tutup 16 Toko. (Dok. Istimewa)

Sidoarjo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo bersama Forkopimda, tokoh ulama, serta berbagai unsur lintas sektor resmi menyatakan perang terhadap penyakit masyarakat. 

Langkah tegas itu menyasar peredaran minuman keras (miras) tanpa izin, rumah karaoke ilegal, hingga praktik prostitusi terselubung yang dinilai semakin meresahkan masyarakat.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Sidoarjo H. Subandi melalui unggahan video di akun facebook pribadinya H. Subandi SH, Rabu (29/7/2026).

Dalam pernyataannya, Bupati Subandi menegaskan bahwa pemerintah kabupaten (Pemkab) tidak akan membiarkan aktivitas ilegal tersebut terus berkembang di wilayah Kabupaten Sidoarjo.

“Saya minta waktu dalam satu bulan ini, insyaAllah akan kita selesaikan dan tertibkan secara intens. Jika dibiarkan, akan makin menjamur,” tegasnya. 

Sebagai bentuk keseriusan, Pemkab Sidoarjo telah menyiapkan delapan langkah strategis penanganan terpadu. Langkah tersebut meliputi operasi gabungan secara berkala di lokasi yang diduga menjadi pusat peredaran miras ilegal dan praktik prostitusi, pengawasan ketat terhadap perizinan tempat hiburan, serta peningkatan patroli preventif di kawasan yang dianggap rawan.

Selain itu, pemerintah juga akan mengoptimalkan deteksi dini bersama Forkopimda hingga tingkat desa dengan melibatkan organisasi kemasyarakatan dan tokoh keagamaan. 

“Kami terus upaya pencegahan diperkuat melalui sosialisasi bahaya minuman keras dan zat adiktif, edukasi kesehatan reproduksi serta pencegahan HIV/AIDS, penguatan pendampingan bagi orang dengan HIV (ODHIV), hingga evaluasi berkala terhadap efektivitas penegakan hukum,” jelasnya. 

Pada tahap awal, kata Subandi, operasi penertiban akan difokuskan pada penutupan 16 toko yang diduga menjual miras ilegal.

“Aparat juga akan menyisir sejumlah wilayah yang selama ini menjadi perhatian, diantaranya Kecamatan Krian, Jabon, kawasan Pasar Larangan, hingga rumah kos yang diduga disalahgunakan untuk aktivitas yang melanggar hukum,” ujarnya.

BACA JUGA  Tak Ada Ruang untuk Alasan, Kaji Rizza Minta Satpol PP Bersihkan Miras Ilegal dan Prostitusi

Bupati Subandi berharap langkah terpadu tersebut mendapat dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, keberhasilan menciptakan lingkungan yang aman dan tertib tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran aktif warga dalam memberikan informasi serta menjaga lingkungan masing-masing.

“Dengan sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, tokoh agama, dan masyarakat. Pemkab Sidoarjo optimistis upaya pemberantasan penyakit masyarakat dapat berjalan efektif sehingga tercipta lingkungan yang lebih aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh warga,” pungkasnya. 

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : -

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Khofifah dan Menteri PPPA Luncurkan Gerakan Perisai Anak Jawa Timur, Perkuat Perlindungan Anak di Ruang Digital
Tak Ada Ruang untuk Alasan, Kaji Rizza Minta Satpol PP Bersihkan Miras Ilegal dan Prostitusi
Ilham Habibie Lantik PW PII Jatim, Gubernur Khofifah Ajak Perkuat Kolaborasi Bangun Infrastruktur
Hari Anak Nasional 2026, Gubernur Khofifah: Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak Investasi Strategis Bangsa
Kasus Narkoba Sidoarjo Peringkat Ketiga di Jatim, Warih DPRD Minta Tes Urine Pelajar Diperluas
BUMDes Kebonagung Sidoarjo Raup Untung dari Melon, Kini Kembangkan Wisata Petik dan Telur Omega
Gubernur Khofifah Raih Pimred Award 2026, Dinobatkan Terbaik di Bidang Komunikasi dan Informasi Publik
Gubernur Khofifah Ajak Ribuan Masyarakat Nobar Final Piala Dunia di Grahadi, Sportivitas Jadi Pesan Utama
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:33 WIB

Gubernur Khofifah dan Menteri PPPA Luncurkan Gerakan Perisai Anak Jawa Timur, Perkuat Perlindungan Anak di Ruang Digital

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:39 WIB

Sidoarjo Bergerak Berantas Miras Ilegal dan Prostitusi, Pemkab Fokus Tutup 16 Toko

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:58 WIB

Tak Ada Ruang untuk Alasan, Kaji Rizza Minta Satpol PP Bersihkan Miras Ilegal dan Prostitusi

Senin, 27 Juli 2026 - 18:41 WIB

Ilham Habibie Lantik PW PII Jatim, Gubernur Khofifah Ajak Perkuat Kolaborasi Bangun Infrastruktur

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:16 WIB

Hari Anak Nasional 2026, Gubernur Khofifah: Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak Investasi Strategis Bangsa

Berita Terbaru

Sidoarjo Bergerak Berantas Miras Ilegal dan Prostitusi, Pemkab Fokus Tutup 16 Toko. (Dok. Istimewa)

Pemerintahan dan Kebijakan

Sidoarjo Bergerak Berantas Miras Ilegal dan Prostitusi, Pemkab Fokus Tutup 16 Toko

Rabu, 29 Jul 2026 - 12:39 WIB

WhatsApp