Hari Anak Nasional 2026, Gubernur Khofifah: Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak Investasi Strategis Bangsa

Penulis Syaiful Hidayat
Editor -

- Author

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ajakan tersebut disampaikan Gubernur Khofifah bertepatan dengan peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 yang mengusung tema

Ajakan tersebut disampaikan Gubernur Khofifah bertepatan dengan peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 yang mengusung tema "Sayang Anak, Lindungi, dan Bangun Masa Depan". (dok. Humas Pemprov)

Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan pemenuhan hak dan perlindungan anak sebagai investasi strategis dalam membangun masa depan bangsa menuju Indonesia Emas 2045.

Ajakan tersebut disampaikan Khofifah bertepatan dengan peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 yang mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi, dan Bangun Masa Depan”, Kamis (23/7/2026).

Menurut Khofifah, tema Hari Anak Nasional tahun ini mengandung pesan bahwa setiap anak berhak tumbuh dalam lingkungan yang penuh kasih sayang, memperoleh perlindungan dari segala bentuk kekerasan dan diskriminasi, serta memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang secara optimal.

“Seluruh elemen bangsa memiliki tanggung jawab memastikan setiap anak Indonesia memperoleh hak untuk tumbuh, belajar, sehat, terlindungi, dan berkembang sesuai potensi yang dimilikinya,” ujar Khofifah.

Ia menegaskan, investasi terbaik bagi bangsa adalah memastikan anak-anak tumbuh sehat, memperoleh pendidikan berkualitas, mendapat perlindungan, serta memiliki ruang untuk mengembangkan karakter, kreativitas, dan prestasi.

“Mari kita sayangi anak, lindungi mereka. Sebab anak-anak kita adalah pemimpin masa depan. Investasi terbaik yang dapat kita lakukan adalah memastikan mereka tumbuh sehat, memperoleh pendidikan yang berkualitas, mendapatkan perlindungan, serta memiliki ruang untuk mengembangkan karakter, kreativitas, dan prestasinya,” katanya.

Sebagai wujud komitmen tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus menghadirkan berbagai program yang berpihak kepada anak. Program itu mencakup penguatan sektor pendidikan, layanan kesehatan, perlindungan sosial, pemenuhan gizi, hingga penciptaan lingkungan yang aman dan ramah anak.

Khofifah menilai pembangunan sumber daya manusia harus dimulai sejak usia dini karena kualitas generasi mendatang akan menentukan daya saing Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan global.

“Anak-anak yang hebat akan melahirkan Indonesia yang kuat dan hebat. Karena itu, seluruh kebijakan pembangunan harus menempatkan kepentingan terbaik bagi anak sebagai prioritas utama,” tegasnya.

BACA JUGA  DPRD Sidoarjo Siapkan Regulasi Ketenagakerjaan untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Di sisi lain, Khofifah mengingatkan bahwa anak-anak saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Mulai dari pesatnya perkembangan teknologi digital, ancaman perundungan, kekerasan terhadap anak, penyalahgunaan narkoba, hingga persoalan kesehatan mental.

Karena itu, menurutnya, diperlukan kolaborasi yang semakin kuat antara keluarga, sekolah, masyarakat, pemerintah, dunia usaha, media, dan seluruh pemangku kepentingan untuk menciptakan ekosistem yang aman dan kondusif bagi tumbuh kembang anak.

“Perlindungan anak tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah. Dibutuhkan gotong royong seluruh elemen masyarakat agar anak-anak Indonesia tumbuh dalam lingkungan yang sehat, aman, penuh kasih sayang, serta terbebas dari segala bentuk kekerasan maupun diskriminasi,” ujarnya.

Khofifah juga mengajak para orang tua memperkuat fungsi keluarga sebagai sekolah pertama bagi anak. Menurutnya, nilai kejujuran, disiplin, empati, toleransi, tanggung jawab, dan cinta tanah air harus ditanamkan sejak dini agar menjadi karakter yang melekat hingga dewasa.

Selain itu, ia mendorong anak-anak Jawa Timur agar berani bermimpi besar, rajin belajar, memanfaatkan teknologi secara bijak, serta terus mengembangkan potensi yang dimiliki.

“Jadilah generasi yang berkarakter, berakhlak mulia, sehat, cerdas, kreatif, dan inovatif. Gunakan teknologi untuk belajar, berkarya, dan berprestasi, bukan untuk hal-hal yang merugikan diri sendiri maupun orang lain,” pesannya.

Khofifah optimistis anak-anak Jawa Timur memiliki kapasitas besar untuk menjadi generasi unggul yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun global apabila memperoleh dukungan dari seluruh pihak.

Ia pun mengajak masyarakat menjadikan Hari Anak Nasional sebagai momentum memperkuat komitmen bersama dalam memenuhi hak-hak anak sekaligus mewujudkan lingkungan yang semakin ramah anak.

“Mari kita jadikan Hari Anak Nasional sebagai momentum memperkuat ikhtiar bersama dalam menyiapkan generasi emas Indonesia. Anak-anak yang hari ini kita lindungi, didik, dan dampingi dengan penuh kasih sayang, kelak akan menjadi pemimpin yang membawa Indonesia semakin maju, adil, dan sejahtera,” pungkasnya. 

BACA JUGA  Komisi D DPRD Sidoarjo Hearing soal Bansos Beras di Desa Kalimati, Soroti Transparansi Data Penerima Manfaat

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : -

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Komisi D DPRD Sidoarjo Hearing soal Bansos Beras di Desa Kalimati, Soroti Transparansi Data Penerima Manfaat
Gapura Jenggala Bakal Jadi Ikon Perbatasan Sidoarjo-Surabaya, Ini Rencana Bupati Subandi
Sambut HSN 2026, Khofifah Pastikan Layanan Kesehatan Gratis Menyentuh Warga Pacitan
Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan
DPRD Sidoarjo Dorong Raperda Fasilitasi Pesantren, Perkuat Pemberdayaan dan Kepastian Hukum
DPRD Sidoarjo Siapkan Regulasi Ketenagakerjaan untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi
Gubernur Khofifah Raih Grand Zakat Award 2026, Perkuat Pengelolaan Zakat untuk Kesejahteraan
Pokir DPRD Sidoarjo Disorot, Pemkab Ingatkan Usulan Harus Sesuai Prioritas Pembangunan
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:55 WIB

Komisi D DPRD Sidoarjo Hearing soal Bansos Beras di Desa Kalimati, Soroti Transparansi Data Penerima Manfaat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:31 WIB

Sambut HSN 2026, Khofifah Pastikan Layanan Kesehatan Gratis Menyentuh Warga Pacitan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:53 WIB

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:44 WIB

DPRD Sidoarjo Dorong Raperda Fasilitasi Pesantren, Perkuat Pemberdayaan dan Kepastian Hukum

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:30 WIB

DPRD Sidoarjo Siapkan Regulasi Ketenagakerjaan untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Berita Terbaru

WhatsApp