Tak Ada Ruang untuk Alasan, Kaji Rizza Minta Satpol PP Bersihkan Miras Ilegal dan Prostitusi

Penulis Syaiful Hidayat
Editor -

- Author

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Sidoarjo Rizza Ali Faizin. (Dok. Pribadi)

Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Sidoarjo Rizza Ali Faizin. (Dok. Pribadi)

Sidoarjo – Keberadaan peredaran minuman keras (miras) ilegal dan praktik prostitusi di Kabupaten Sidoarjo kembali menjadi sorotan. 

Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Sidoarjo Rizza Ali Faizin meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bergerak cepat dengan menuntaskan persoalan tersebut dalam waktu tujuh hari.

Menurut Kaji Rizza, peredaran miras ilegal dan praktik prostitusi tidak dapat dipandang sebagai persoalan biasa. Kedua masalah itu dinilai berpotensi mengganggu keamanan, ketertiban masyarakat, sekaligus memberikan dampak buruk terhadap generasi muda apabila tidak segera ditangani secara serius.

“Kami memberikan waktu tujuh hari kepada Satpol PP untuk menuntaskan persoalan miras ilegal dan prostitusi. Tidak ada ruang untuk alasan. Yang dibutuhkan masyarakat adalah tindakan nyata,” ujar Rizza, sebagaimana dikutip dari akun facebook pribadinya, Rabu (29/7/2026).

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut menegaskan bahwa komitmen pemerintah kabupaten (Pemkab) dalam menjaga ketertiban umum harus diwujudkan melalui langkah konkret di lapangan. Penegakan aturan, kata Rizza, tidak boleh berhenti pada sebatas pernyataan atau rencana tanpa implementasi yang jelas.

“Miras ilegal dan prostitusi bukan persoalan biasa. Ini ancaman nyata bagi keamanan, ketertiban, dan masa depan generasi,” tegas Ketua DPC PKB Sidoarjo itu.

Rizza menambahkan, batas waktu yang telah diberikan merupakan bentuk dorongan agar penanganan dilakukan secara terukur dan memiliki hasil yang dapat dirasakan masyarakat. Menurutnya, publik kini menunggu bukti keseriusan aparat dalam melakukan penertiban terhadap berbagai aktivitas yang melanggar peraturan.

“Komitmen harus dibuktikan dengan tindakan. Batas waktu sudah diberikan. Kini masyarakat menunggu hasil, bukan sekadar wacana,” katanya.

Selain itu, Rizza juga menekankan pentingnya penegakan hukum tanpa pandang bulu. Menurut dia, terciptanya lingkungan yang aman dan kondusif hanya dapat diwujudkan apabila seluruh pihak memiliki keberanian untuk menindak setiap bentuk pelanggaran sesuai ketentuan yang berlaku.

BACA JUGA  Gubernur Khofifah dan Menteri PPPA Luncurkan Gerakan Perisai Anak Jawa Timur, Perkuat Perlindungan Anak di Ruang Digital

“Sidoarjo yang aman lahir dari keberanian menegakkan aturan tanpa pandang bulu. Mari dukung langkah tegas demi menjaga lingkungan yang bersih, tertib, dan bermartabat,” pungkasnya.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : -

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Khofifah dan Menteri PPPA Luncurkan Gerakan Perisai Anak Jawa Timur, Perkuat Perlindungan Anak di Ruang Digital
Sidoarjo Bergerak Berantas Miras Ilegal dan Prostitusi, Pemkab Fokus Tutup 16 Toko
Ilham Habibie Lantik PW PII Jatim, Gubernur Khofifah Ajak Perkuat Kolaborasi Bangun Infrastruktur
Hari Anak Nasional 2026, Gubernur Khofifah: Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak Investasi Strategis Bangsa
Kasus Narkoba Sidoarjo Peringkat Ketiga di Jatim, Warih DPRD Minta Tes Urine Pelajar Diperluas
BUMDes Kebonagung Sidoarjo Raup Untung dari Melon, Kini Kembangkan Wisata Petik dan Telur Omega
Gubernur Khofifah Raih Pimred Award 2026, Dinobatkan Terbaik di Bidang Komunikasi dan Informasi Publik
Gubernur Khofifah Ajak Ribuan Masyarakat Nobar Final Piala Dunia di Grahadi, Sportivitas Jadi Pesan Utama
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:33 WIB

Gubernur Khofifah dan Menteri PPPA Luncurkan Gerakan Perisai Anak Jawa Timur, Perkuat Perlindungan Anak di Ruang Digital

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:39 WIB

Sidoarjo Bergerak Berantas Miras Ilegal dan Prostitusi, Pemkab Fokus Tutup 16 Toko

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:58 WIB

Tak Ada Ruang untuk Alasan, Kaji Rizza Minta Satpol PP Bersihkan Miras Ilegal dan Prostitusi

Senin, 27 Juli 2026 - 18:41 WIB

Ilham Habibie Lantik PW PII Jatim, Gubernur Khofifah Ajak Perkuat Kolaborasi Bangun Infrastruktur

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:16 WIB

Hari Anak Nasional 2026, Gubernur Khofifah: Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak Investasi Strategis Bangsa

Berita Terbaru

Sidoarjo Bergerak Berantas Miras Ilegal dan Prostitusi, Pemkab Fokus Tutup 16 Toko. (Dok. Istimewa)

Pemerintahan dan Kebijakan

Sidoarjo Bergerak Berantas Miras Ilegal dan Prostitusi, Pemkab Fokus Tutup 16 Toko

Rabu, 29 Jul 2026 - 12:39 WIB

WhatsApp