Rasiyo DPRD Jatim Desak Pemerintah Cari Solusi Harga Gas Industri demi Cegah PHK Massal

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Yoyok

- Author

Jumat, 26 Juni 2026 - 11:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur Rasiyo. (Foto: Istimewa)

Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur Rasiyo. (Foto: Istimewa)

Penulis: Syaiful HidayatEditor: Yoyok

Surabaya – Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur Rasiyo mengingatkan potensi gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) massal apabila kenaikan harga gas industri terus membebani sektor manufaktur. Menurutnya, kondisi tersebut dapat berdampak pada ratusan ribu tenaga kerja di Jawa Timur.

“Kalau harga gas industri terus mahal, perusahaan manufaktur bisa melakukan PHK massal. Dampaknya bisa sangat besar,” ujarnya, Jumat (26/6/2026).

Rasiyo menilai PHK seharusnya menjadi pilihan terakhir. Di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih, perusahaan diminta mencari solusi lain agar tetap mampu mempertahankan tenaga kerja.

“Jangan langsung mengambil langkah PHK. Harus ada pemetaan dan alternatif yang lebih bijaksana. Kasihan para pekerja,” katanya.

Politikus Partai Demokrat itu mengusulkan penerapan sistem kerja bergiliran atau pengurangan jam kerja sebagai opsi sementara dibandingkan memberhentikan karyawan secara permanen.

“Kalau memang kondisi perusahaan sulit, bisa dilakukan secara bergiliran. Misalnya sebagian bekerja lebih dulu, kemudian bergantian. Yang penting jangan langsung di-PHK,” jelasnya.

Menurut Rasiyo, tanggung jawab menjaga keberlangsungan pekerja berada di tangan pengusaha. Namun, pemerintah juga harus hadir dengan kebijakan yang mampu menjaga iklim usaha tetap kondusif.

“Ini menjadi tanggung jawab bersama. Yang menampung tenaga kerja adalah pengusaha, sehingga harus dicari jalan keluar terbaik,” tegasnya.

Rasiyo optimistis tekanan terhadap harga gas dapat mereda apabila kondisi geopolitik global kembali stabil. Ia menilai kelancaran distribusi energi dunia akan berpengaruh terhadap penurunan harga gas dan biaya produksi industri.

“Kalau distribusi energi sudah normal, harga gas akan turun. Ditambah nilai tukar dolar yang mulai melemah, itu menjadi sinyal positif bagi dunia usaha,” imbuhnya.

Ia juga mendorong pemerintah terus memperkuat iklim investasi di Jawa Timur agar mampu menyerap lebih banyak tenaga kerja.

BACA JUGA  Rafi DPRD Sidoarjo Minta Penertiban PKL di Krembung Tetap Humanis

“Selain itu, pemerintah pusat diharapkan mencari sumber pasokan gas industri yang lebih kompetitif sehingga industri nasional tidak terbebani harga energi yang tinggi,” pungkasnya.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Yoyok

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di HUT ke-25 Demokrat, Presiden Prabowo Ingatkan Perbedaan Politik Tak Boleh Picu Perpecahan
Rafi DPRD Sidoarjo Minta Penertiban PKL di Krembung Tetap Humanis
Adi Prayitno: Presiden Tak Bisa Diturunkan di Tengah Jalan, Masyarakat Tunggu Pemilu
Lelang Lukisan Hadratussyekh Hasyim Asy’ari di Muktamar NU Dimenangkan Senator Lia Istifhama
Bro Ryan Ungkap Tidar Bukan Sekadar Organisasi, Tapi Sekolah Politik Anak Muda
Balita Tiga Tahun Dianiaya Ibu dan Pacar, Puguh DPRD Jatim: Perda Perlindungan Anak Harus Ditegakkan
Cegah Insiden Keracunan MBG, Senator Lia Dorong Penguatan Holding Time dan Keterbukaan Informasi
Hearing MBG di DPRD Sidoarjo Tak Dihadiri BGN, Dhamroni Dorong Audit Operasional SPPG
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 02:45 WIB

Di HUT ke-25 Demokrat, Presiden Prabowo Ingatkan Perbedaan Politik Tak Boleh Picu Perpecahan

Rabu, 9 September 2026 - 15:39 WIB

Rafi DPRD Sidoarjo Minta Penertiban PKL di Krembung Tetap Humanis

Senin, 7 September 2026 - 22:38 WIB

Adi Prayitno: Presiden Tak Bisa Diturunkan di Tengah Jalan, Masyarakat Tunggu Pemilu

Minggu, 6 September 2026 - 11:44 WIB

Lelang Lukisan Hadratussyekh Hasyim Asy’ari di Muktamar NU Dimenangkan Senator Lia Istifhama

Sabtu, 5 September 2026 - 23:30 WIB

Bro Ryan Ungkap Tidar Bukan Sekadar Organisasi, Tapi Sekolah Politik Anak Muda

Berita Terbaru

WhatsApp