Hikmah Bafaqih Tancap Gas Benahi PKB Kota Malang, Konsolidasi Jadi Prioritas

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Yoyok

- Author

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPC PKB Kota Malang periode 2026–2031 sekaligus Anggota DPRD Jawa Timur Hikmah Bafaqih. (Foto: Istimewa)

Ketua DPC PKB Kota Malang periode 2026–2031 sekaligus Anggota DPRD Jawa Timur Hikmah Bafaqih. (Foto: Istimewa)

Penulis: Syaiful HidayatEditor: Yoyok

Surabaya – Terpilih sebagai Ketua DPC PKB Kota Malang periode 2026–2031, Hikmah Bafaqih langsung menyiapkan langkah percepatan untuk memperkuat mesin partai. Konsolidasi internal dan eksternal menjadi agenda utama yang akan dijalankan dalam waktu dekat.

Menurut Hikmah, konsolidasi diperlukan untuk menyatukan kekuatan seluruh kader sekaligus memperkuat sinergi dengan berbagai elemen pendukung partai. Langkah tersebut menjadi fondasi penting dalam menghadapi tantangan politik di Kota Malang yang memiliki karakter masyarakat beragam.

“Yang pertama akan kami lakukan adalah konsolidasi internal dan eksternal bersama seluruh stakeholder serta kekuatan-kekuatan yang selama ini mendukung PKB,” ujarnya, Selasa (16/6/2026).

Mantan anggota DPR RI itu menilai, amanah yang diterimanya bukan sekadar pergantian kepemimpinan. Lebih dari itu, momentum untuk memperkuat posisi PKB sebagai partai yang dekat dengan masyarakat dan mampu beradaptasi dengan dinamika perkotaan.

Sebagai kota pendidikan sekaligus pusat ekonomi dan jasa, Kota Malang memiliki karakter politik yang berbeda dibanding daerah lain. Masyarakatnya heterogen dengan latar belakang, kebutuhan, dan aspirasi yang beragam.

Karena itu, kata Hikmah, strategi politik yang diterapkan PKB harus mampu menjawab kondisi tersebut. Meski arah perjuangan partai telah dirumuskan oleh DPP PKB, implementasinya tetap harus disesuaikan dengan realitas sosial masyarakat setempat.

“Kami tinggal menyesuaikan dengan situasi riil di Kota Malang. Sentuhan yang berbeda tentu harus dilakukan karena masyarakat Kota Malang memiliki karakter urban dan menjadi kota pendidikan, tetapi di sisi lain masih terdapat wilayah-wilayah yang memiliki nuansa pedesaan,” jelasnya.

Karakter ganda Kota Malang itu, lanjut Hikmah, menjadi tantangan sekaligus peluang bagi PKB. Pendekatan kepada kalangan mahasiswa, generasi muda, dan masyarakat perkotaan harus berjalan beriringan dengan upaya menjaga kedekatan dengan masyarakat akar rumput yang selama ini menjadi basis partai.

BACA JUGA  Lelang Lukisan Hadratussyekh Hasyim Asy’ari di Muktamar NU Dimenangkan Senator Lia Istifhama

Selain memperkuat struktur organisasi, PKB Kota Malang juga akan membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dengan berbagai kalangan. Hikmah menegaskan partainya siap merangkul tokoh masyarakat, akademisi, komunitas, hingga kelompok profesional yang memiliki perhatian terhadap pembangunan politik yang sehat.

Menurutnya, partai politik tidak hanya berfungsi sebagai kendaraan elektoral. Partai juga harus menjadi ruang pendidikan politik bagi masyarakat sekaligus jembatan yang menghubungkan aspirasi warga dengan kebijakan publik.

“Kami akan mengundang semua pihak yang memiliki kompetensi dan perhatian terhadap PKB untuk bersama-sama membangun dan membesarkan partai. PKB harus menjadi institusi politik yang mampu menjalankan fungsi edukasi politik dan mengagregasi aspirasi masyarakat dengan sebaik-baiknya,” tegasnya.

Dengan kepemimpinan baru tersebut, PKB Kota Malang diharapkan mampu menghadirkan energi segar dalam memperkuat peran partai di tengah masyarakat. Konsolidasi organisasi, adaptasi terhadap karakter masyarakat urban, serta kolaborasi lintas elemen menjadi fokus utama untuk menghadapi berbagai agenda politik ke depan.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Yoyok

Sumber Berita: digitaljatim.com

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di HUT ke-25 Demokrat, Presiden Prabowo Ingatkan Perbedaan Politik Tak Boleh Picu Perpecahan
Rafi DPRD Sidoarjo Minta Penertiban PKL di Krembung Tetap Humanis
Adi Prayitno: Presiden Tak Bisa Diturunkan di Tengah Jalan, Masyarakat Tunggu Pemilu
Lelang Lukisan Hadratussyekh Hasyim Asy’ari di Muktamar NU Dimenangkan Senator Lia Istifhama
Bro Ryan Ungkap Tidar Bukan Sekadar Organisasi, Tapi Sekolah Politik Anak Muda
Balita Tiga Tahun Dianiaya Ibu dan Pacar, Puguh DPRD Jatim: Perda Perlindungan Anak Harus Ditegakkan
Cegah Insiden Keracunan MBG, Senator Lia Dorong Penguatan Holding Time dan Keterbukaan Informasi
Hearing MBG di DPRD Sidoarjo Tak Dihadiri BGN, Dhamroni Dorong Audit Operasional SPPG
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 02:45 WIB

Di HUT ke-25 Demokrat, Presiden Prabowo Ingatkan Perbedaan Politik Tak Boleh Picu Perpecahan

Rabu, 9 September 2026 - 15:39 WIB

Rafi DPRD Sidoarjo Minta Penertiban PKL di Krembung Tetap Humanis

Senin, 7 September 2026 - 22:38 WIB

Adi Prayitno: Presiden Tak Bisa Diturunkan di Tengah Jalan, Masyarakat Tunggu Pemilu

Minggu, 6 September 2026 - 11:44 WIB

Lelang Lukisan Hadratussyekh Hasyim Asy’ari di Muktamar NU Dimenangkan Senator Lia Istifhama

Sabtu, 5 September 2026 - 23:30 WIB

Bro Ryan Ungkap Tidar Bukan Sekadar Organisasi, Tapi Sekolah Politik Anak Muda

Berita Terbaru

WhatsApp