Wakil Ketua IV DPRD Jatim Apresiasi WTP ke-11 Pemprov, Soroti Sejumlah Catatan BPK

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Yoyok

- Author

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua IV DPRD Provinsi Jawa Timur Sri Wahyuni. (Foto: Istimewa)

Wakil Ketua IV DPRD Provinsi Jawa Timur Sri Wahyuni. (Foto: Istimewa)

Penulis: Syaiful HidayatEditor: Yoyok

Surabaya – Wakil Ketua IV DPRD Provinsi Jawa Timur Sri Wahyuni mengapresiasi keberhasilan Pemerintah Provinsi (Pemprov) yang kembali meraih opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Republik Indonesia atas laporan keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2025.

Raihan tersebut menjadi prestasi tersendiri karena merupakan opini WTP ke-11 yang berhasil dipertahankan Pemprov Jawa Timur secara berturut-turut. Sri Wahyuni mengatakan bahwa capaian itu menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga tata kelola keuangan yang akuntabel, transparan, dan sesuai prinsip pemerintahan yang baik.

‎”Ini merupakan capaian yang membanggakan karena dapat dipertahankan hingga 11 kali berturut-turut,” kata Sri Wahyuni di ruang rapat paripurna DPRD provinsi Jatim terkait penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI, Selasa (9/6/2026).

Anggota DPRD Jawa Timur dari Daerah Pemilihan (Dapil) Bojonegoro dan Tuban itu menegaskan, bahwa opini WTP bukan sekadar penghargaan administratif, melainkan cerminan komitmen pemerintah daerah dalam mengelola keuangan secara profesional dan bertanggung jawab.

‎Kendati, politisi dari Partai Demokrat ini mengingatkan agar capaian tersebut tidak membuat seluruh pihak berpuas diri. Menurutnya, sejumlah catatan dan rekomendasi yang masih diberikan BPK harus menjadi perhatian bersama untuk terus memperbaiki kualitas pengelolaan keuangan daerah.

‎“Catatan dan rekomendasi dari BPK harus menjadi perhatian bersama. DPRD akan menjalankan fungsi pengawasan untuk memastikan seluruh rekomendasi dapat ditindaklanjuti secara optimal sehingga kualitas tata kelola keuangan daerah semakin baik,” tegas Sri Wahyuni.

Anggota dewan berlatar belakang dunia medis ini menilai tindak lanjut atas rekomendasi BPK sangat penting untuk mencegah terulangnya temuan yang sama pada tahun-tahun berikutnya sekaligus memperkuat akuntabilitas penggunaan anggaran daerah.

BACA JUGA  Peringatan Hari Santri Nasional 2026, Puguh DPRD Jatim Tekankan Nasionalisme dan Perjuangan Santri

‎Peraih penghargaan Angling Dharma PWI Award 2026 ini juga mendorong seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Jatim menjadikan hasil pemeriksaan BPK sebagai bahan evaluasi guna meningkatkan kinerja pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

‎“Prestasi ini harus dipertahankan, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana pengelolaan anggaran benar-benar memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat Jawa Timur,” tutur Sri Wahyuni.

‎Dalam rapat paripurna, LHP BPK RI disampaikan oleh Direktur Pemeriksaan Keuangan Negara V BPK RI, Widhi Widayat. BPK RI kembali memberikan Opini WTP kepada Pemprov Jatim atas LKPD Tahun Anggaran 2025, sekaligus menyampaikan sejumlah rekomendasi yang perlu ditindaklanjuti.

‎Pemprov Jatim berhasil mencapai opini tertinggi dalam audit BPK RI. Tetapi beberapa catatan menjadi perhatian antara lain terkait pengelolaan proyek infrastruktur, pengelolaan jaminan reklamasi dan pascatambang, serta pengelolaan bantuan keuangan provinsi kepada desa.

‎”Tindak lanjut rekomendasi sangat kami harapkan,” tugasnya.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Yoyok

Sumber Berita: digitaljatim.com

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peringatan Hari Santri Nasional 2026, Puguh DPRD Jatim Tekankan Nasionalisme dan Perjuangan Santri
Raperda Tibumtranmas Linmas Dibahas, Rizza DPRD Sidoarjo Soroti Bullying hingga Gangster Pelajar
Refleksi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Bangun DPRD Sidoarjo Soroti Daya Beli hingga Lapangan Kerja
Belajar dari Kasus Tanah Fasum Sidoarjo, Sriatun DPRD Jatim Tekankan Digitalisasi Aset Desa
Ning Lia Apresiasi Transformasi Digital Pengadilan Tinggi Surabaya, Layak Jadi Percontohan Nasional
Gerakan Indonesia ASRI, PC TIDAR Sidoarjo Ajak Anak Muda Peduli Lingkungan Hidup
Dukung Gerakan Indonesia ASRI, DPC Partai Gerindra Sidoarjo Hijaukan Hutan Kota dan Bersihkan Sungai
Hadiri Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-81 Jatim, Senator Lia Sebut Jatim Bangunan Politik Humanis
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:20 WIB

Peringatan Hari Santri Nasional 2026, Puguh DPRD Jatim Tekankan Nasionalisme dan Perjuangan Santri

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Raperda Tibumtranmas Linmas Dibahas, Rizza DPRD Sidoarjo Soroti Bullying hingga Gangster Pelajar

Kamis, 22 Oktober 2026 - 02:39 WIB

Refleksi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Bangun DPRD Sidoarjo Soroti Daya Beli hingga Lapangan Kerja

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Belajar dari Kasus Tanah Fasum Sidoarjo, Sriatun DPRD Jatim Tekankan Digitalisasi Aset Desa

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:10 WIB

Ning Lia Apresiasi Transformasi Digital Pengadilan Tinggi Surabaya, Layak Jadi Percontohan Nasional

Berita Terbaru

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau pelaksanaan khitanan massal dan cek kesehatan gratis (CKG) di Pendopo Kabupaten Pacitan. (Dok. Humas Pemprov)

Pemerintahan dan Kebijakan

Sambut HSN 2026, Khofifah Pastikan Layanan Kesehatan Gratis Menyentuh Warga Pacitan

Jumat, 23 Okt 2026 - 03:31 WIB

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan. (Dok. Syaiful)

Pemerintahan dan Kebijakan

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:53 WIB

WhatsApp