Senator Lia Istifhama Bagikan Tips Agar Jamaah Haji Tak Tersesat di Tanah Suci

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Yoyok

- Author

Selasa, 26 Mei 2026 - 07:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPD RI Lia Istifhama saat berkunjung ke Jamaah Haji asal Kabupaten Sumenep. (Foto: Istimewa)

Anggota DPD RI Lia Istifhama saat berkunjung ke Jamaah Haji asal Kabupaten Sumenep. (Foto: Istimewa)

Penulis: Syaiful HidayatEditor: Yoyok

Makkah – Kabar duka menyelimuti penyelenggaraan ibadah haji 2026. Muhammad Firdaus, calon jamaah haji Indonesia asal embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG) kloter 27, ditemukan meninggal dunia di Kota Makkah setelah sebelumnya dilaporkan hilang.

Peristiwa tersebut menjadi pengingat penting bagi seluruh jamaah haji Indonesia agar meningkatkan kepedulian terhadap sesama, terutama jamaah lanjut usia, mereka yang memiliki keterbatasan fisik, maupun kondisi kesehatan tertentu.

“Berdasarkan laporan tim di lapangan dan koordinasi dengan otoritas Arab Saudi, Bapak Muhammad Firdaus ditemukan dalam keadaan wafat,” demikian informasi yang disampaikan terkait kondisi jamaah tersebut.

Anggota DPD RI, Lia Istifhama, mengajak seluruh jamaah maupun petugas haji memperkuat rasa kepedulian selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Menurutnya, perhatian sederhana kepada sesama jamaah dapat menjadi langkah penting untuk mencegah risiko tersesat, kelelahan, maupun terpisah dari rombongan.

Lia menilai seluruh jamaah dan petugas perlu memiliki kepekaan lebih ketika melihat ada jamaah berjalan seorang diri, tampak kebingungan, atau menunjukkan tanda-tanda kelelahan.

“Bila melihat anggota jamaah berjalan sendirian, tampak kebingungan, kelelahan, atau terpisah dari rombongan, segera sapa dan tanyakan kondisinya. Jika jamaah tersebut tidak mengetahui arah tujuan atau membutuhkan bantuan, antarkan ke petugas terdekat, pos layanan, atau laporkan kepada petugas sektor dan kloter,” ujar Lia, Sabtu (23/5).

Ia menegaskan, kepedulian kecil seperti menyapa dan membantu sesama jamaah dapat menjadi bentuk perlindungan yang sangat berarti di tengah padatnya aktivitas ibadah haji di Makkah.

Lia juga mengingatkan agar jamaah yang membutuhkan perhatian khusus tidak dibiarkan berjalan sendiri tanpa pendamping.

Menurutnya, cuaca panas, kepadatan jamaah, serta aktivitas ibadah yang menguras tenaga dapat meningkatkan risiko jamaah kehilangan arah maupun mengalami gangguan kesehatan.

BACA JUGA  Di HUT ke-25 Demokrat, Presiden Prabowo Ingatkan Perbedaan Politik Tak Boleh Picu Perpecahan

“Jangan biarkan jamaah berjalan sendiri tanpa pendampingan. Kepedulian bapak dan ibu sekalian sangat penting untuk mengurangi kemungkinan jamaah tersesat atau terpisah dari rombongannya,” katanya.

Selain mengajak jamaah untuk saling peduli, Lia juga meminta seluruh jamaah tidak ragu meminta bantuan kepada petugas haji Indonesia ketika menghadapi kesulitan.

Menurutnya, petugas haji memiliki peran penting dalam memastikan jamaah tetap aman, nyaman, dan mendapatkan pendampingan selama menjalankan ibadah.

“Bagi jamaah yang membutuhkan bantuan, jangan sungkan menyampaikan kepada petugas. Petugas haji Indonesia hadir untuk mendampingi, melayani, dan melindungi jamaah selama berada di Tanah Suci,” tutur Lia Istifhama.

Peristiwa meninggalnya Muhammad Firdaus menjadi perhatian serius sekaligus pengingat bahwa ibadah haji tidak hanya membutuhkan kesiapan fisik dan mental, tetapi juga solidaritas antarjamaah.

Dengan saling menjaga, membantu, dan mendampingi satu sama lain, diharapkan seluruh jamaah haji Indonesia dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan kembali ke Tanah Air dalam kondisi sehat.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Yoyok

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di HUT ke-25 Demokrat, Presiden Prabowo Ingatkan Perbedaan Politik Tak Boleh Picu Perpecahan
Rafi DPRD Sidoarjo Minta Penertiban PKL di Krembung Tetap Humanis
Adi Prayitno: Presiden Tak Bisa Diturunkan di Tengah Jalan, Masyarakat Tunggu Pemilu
Lelang Lukisan Hadratussyekh Hasyim Asy’ari di Muktamar NU Dimenangkan Senator Lia Istifhama
Bro Ryan Ungkap Tidar Bukan Sekadar Organisasi, Tapi Sekolah Politik Anak Muda
Balita Tiga Tahun Dianiaya Ibu dan Pacar, Puguh DPRD Jatim: Perda Perlindungan Anak Harus Ditegakkan
Cegah Insiden Keracunan MBG, Senator Lia Dorong Penguatan Holding Time dan Keterbukaan Informasi
Hearing MBG di DPRD Sidoarjo Tak Dihadiri BGN, Dhamroni Dorong Audit Operasional SPPG
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 02:45 WIB

Di HUT ke-25 Demokrat, Presiden Prabowo Ingatkan Perbedaan Politik Tak Boleh Picu Perpecahan

Rabu, 9 September 2026 - 15:39 WIB

Rafi DPRD Sidoarjo Minta Penertiban PKL di Krembung Tetap Humanis

Senin, 7 September 2026 - 22:38 WIB

Adi Prayitno: Presiden Tak Bisa Diturunkan di Tengah Jalan, Masyarakat Tunggu Pemilu

Minggu, 6 September 2026 - 11:44 WIB

Lelang Lukisan Hadratussyekh Hasyim Asy’ari di Muktamar NU Dimenangkan Senator Lia Istifhama

Sabtu, 5 September 2026 - 23:30 WIB

Bro Ryan Ungkap Tidar Bukan Sekadar Organisasi, Tapi Sekolah Politik Anak Muda

Berita Terbaru

WhatsApp