Gubernur Khofifah Resmikan Omah Terapi-KU, Perkuat Rehabilitasi Sosial Inklusif di Jatim

- Pewarta

Jumat, 22 Mei 2026 - 04:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Khofifah Resmikan Omah Terapi-KU, Perkuat Rehabilitasi Sosial Inklusif di Jatim. (Foto: Adpim For DigitalJatim)

Gubernur Khofifah Resmikan Omah Terapi-KU, Perkuat Rehabilitasi Sosial Inklusif di Jatim. (Foto: Adpim For DigitalJatim)

Sidoarjo – Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus berkomitmen menghadirkan pelayanan kesejahteraan sosial yang inklusif dan berkeadilan. Komitmen ini diwujudkan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dengan meresmikan inovasi layanan “Omah Terapi Klien dan Umum (KU)” yang dipusatkan di Unit Pelaksana Teknis Perlindungan dan Pelayanan Sosial Asuhan Balita (UPT PPSAB) Sidoarjo, Selasa (19/5/2026).

Inovasi Omah Terapi-KU ini merupakan langkah konkret pemerintah melayani anak-anak yang mengalami gangguan tumbuh kembang serta penyakit bagi orang dewasa dengan akses layanan terapi yang inklusif dan terjangkau.

Gubernur Khofifah menjelaskan bahwa layanan Omah Terapi-KU dirancang khusus untuk para penerima manfaat di lingkungan UPT Dinas Sosial Provinsi Jatim sekaligus terbuka bagi masyarakat umum. Layanan ini memprioritaskan keluarga yang masuk dalam desil 1 hingga 5 berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

“Ini adalah wujud keadilan sosial dan keberpihakan kepada anak-anak berkebutuhan khusus, penyandang disabilitas, lansia, maupun masyarakat yang membutuhkan layanan terapi dan rehabilitasi secara berkelanjutan,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Jumat (22/5/2026).

Ia menegaskan bahwa Omah Terapi-KU hadir sebagai inovasi pelayanan yang komprehensif dengan berbagai jenis layanan, mulai dari fisioterapi, terapi okupasi, terapi sensorik integrasi bagi anak autis, hingga terapi wicara.

Menurutnya, program ini selaras dengan salah satu misi Nawa Bhakti Satya, yakni Jatim Sejahtera, yang menitikberatkan pada peningkatan kualitas kesejahteraan masyarakat melalui layanan sosial yang adaptif dan berkelanjutan.

“Inovasi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat pelayanan kesejahteraan sosial di Jawa Timur,” kata Khofifah.

Saat ini, layanan Omah Terapi-KU siap dilaksanakan di tiga lokasi, yakni UPT PPSAB Sidoarjo untuk anak berkebutuhan khusus, Balai Pelayanan Rehabilitasi Sosial PMKS Sidoarjo bagi orang dewasa, khususnya penyandang gangguan jiwa dan penderita stroke serta UPT Rehabilitasi Sosial Bina Netra Malang untuk layanan fisioterapi olahraga bagi penyandang disabilitas sensorik netra.

BACA JUGA  Dorong Kesejahteraan Guru GTT, Suli Da’im Dukung Program Kemandirian Ekonomi

Pada tahap selanjutnya akan disiapkan di empat lokasi UPT, yaitu UPT Rehabilitasi Sosial Bina Daksa (RSBD) Pasuruan, UPT Rehabilitasi Sosial Bina Rungu Wicara (RSBRW) Pasuruan, UPT Rehabilitasi Sosial Bina Grahita (RSBG) Tuban dan UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha (PSTW) Jombang.

“Pelayanan yang dibangun tidak bersifat parsial, tetapi dirancang secara komprehensif untuk menjangkau berbagai kelompok penerima manfaat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, saat ini di UPT PSAB Sidoarjo total yang dilayani sebanyak 50 bayi dan anak dengan rincian, usia 0 – 2 tahun sebanyak 34 orang (6 dalam proses adopsi), usia 5 tahun ke atas 2 anak, disabilitas 6 bulan sampai dengan 13 tahun sebanyak 14 anak. Untuk bayi dan anak dilayani 2 tenaga terapi, sedangkan masyarakat yang mendaftar sudah tercatat 20 dan akan dilayani setiap rabu tanpa berbayar.

Munculnya inovasi omah terapiku membutuhkan dukungan dari berbagai pihak seperti yang dilakukan Poltekkes Kemenkes Surakarta dan PT. PLN Persero. Masing-masing memiliki sumbangsih sangat signifikan sehingga terwujud omah terapiku.

“Poltekkes Kemenkes Surakarta memberikan dukungan ilmu, tenaga ahli, penguatan kapasitas SDM serta standar layanan kesehatan yang profesional dan terukur. Sedangkan PLN menjadi terang bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan layanan terapi dan rehabilitasi melalui CSRnya,” tuturnya.

Ke depan, Khofifah optimis Omah Terapi-KU terus berkembang menjadi pusat layanan terapi dan rehabilitasi sosial yang unggul, nyaman, ramah, serta profesional. Khusus kepada tenaga terapis, pendamping sosial, dan seluruh pengelola layanan agar memberikan pelayanan dengan hati, penuh kesabaran, empati dan ketulusan. Sebab sesungguhnya sentuhan kemanusiaan adalah bagian terpenting dalam proses pemulihan dan penyembuhan.

“Jadikan tempat ini sebagai rumah pemulihan yang tidak hanya membantu proses penyembuhan secara fisik, tetapi juga menguatkan mental dan membangun rasa percaya diri sehingga menumbuhkan harapan baru bagi para penerima manfaat beserta keluarganya,” pungkasnya.

BACA JUGA  TPT Jatim Februari 2026 Turun Jadi 3,55 Persen, Gubernur Khofifah Sebut Ekonomi Tumbuh Inklusif

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan CSR PLN Peduli senilai Rp250 juta untuk mendukung layanan Omah Terapi-KU di UPT PPSAB Sidoarjo dan Balai PRS PMKS Sidoarjo. Bantuan diserahkan oleh General Manager PLN UID Jawa Timur, Ahmad Mustaqir kepada Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur Restu Novi Widiani.

Selain itu, turut dilakukan penandatanganan kerja sama antara Poltekkes Kemenkes Surakarta dengan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur sebagai bentuk penguatan sinergi dalam pengembangan layanan terapi dan rehabilitasi sosial.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor : Yoyok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua DPRD Jatim Dorong Perda Disabilitas Segera Disahkan, Soroti Akses Pendidikan hingga Lapangan Kerja
FPKS DPRD Jatim Dorong Raperda Disabilitas, Tekankan Hak Asasi dan Kesetaraan Akses
Dari Keterbatasan ke Prestasi, Elpanta Tarigan Raih Beasiswa S2 di Wisuda UNESA ke-119
Koalisi Disabilitas Jatim Raih Penghargaan, Ungkap Lonjakan Kekerasan Seksual Perempuan Disabilitas
35 Penyandang Disabilitas di Surabaya Digenjot Skill Digital Marketing oleh Plan Indonesia dan GADISku
Koalisi Disabilitas Jatim Dorong Penguatan KND RI, Akses ke Presiden Jadi Sorotan
Ramadan Inklusif! Gubernur Khofifah Ajak Komunitas Tuli Ikut Khotmil Quran di Grahadi
Gubernur Khofifah Ajak 95 Siswa Disabilitas di Madiun Belanja Lebaran

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 04:23 WIB

Gubernur Khofifah Resmikan Omah Terapi-KU, Perkuat Rehabilitasi Sosial Inklusif di Jatim

Kamis, 14 Mei 2026 - 00:47 WIB

Ketua DPRD Jatim Dorong Perda Disabilitas Segera Disahkan, Soroti Akses Pendidikan hingga Lapangan Kerja

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:21 WIB

FPKS DPRD Jatim Dorong Raperda Disabilitas, Tekankan Hak Asasi dan Kesetaraan Akses

Rabu, 29 April 2026 - 22:28 WIB

Dari Keterbatasan ke Prestasi, Elpanta Tarigan Raih Beasiswa S2 di Wisuda UNESA ke-119

Senin, 27 April 2026 - 23:29 WIB

Koalisi Disabilitas Jatim Raih Penghargaan, Ungkap Lonjakan Kekerasan Seksual Perempuan Disabilitas

Berita Terbaru