FJN Desak Pemerintah Bertindak Cepat, Empat Jurnalis Ditahan Israel Jadi Sorotan Dunia

Editor Yoyok

- Author

Selasa, 19 Mei 2026 - 21:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Forkom Jurnalis Nahdliyin (FJN), Muhamad Diday Rosadi. (Foto: Istimewa)

Ketua Umum Forkom Jurnalis Nahdliyin (FJN), Muhamad Diday Rosadi. (Foto: Istimewa)

Editor: Yoyok

Surabaya – Empat Jurnalis Indonesia saat ini dalam penahanan pihak otoritas Israel. Mereka ditahan setelah kapal misi kemanusiaan Global Sumud Flotila yang mengangkut mereka diintersepsi di perairan Internasional oleh Tentara Angkatan Laut Israel pada Senin (18/5/2026).

Keempat jurnalis tersebut, dua dari Republika atas nama Bambang Noroyono dan Thoudy Badai, satu jurnalis Tempo bernama Andre Prasetyo Nugroho, dan satu jurnalis foto Inews atas nama Rahendro herubowo.

Terkait hal itu, Ketua Umum Forkom Jurnalis Nahdliyin (FJN)  Muhamad Diday Rosadi, yang merupakan perkumpulan Jurnalis berbasis NU menyerukan solidaritas kepada para Jurnalis yang ditahan. Menurut pria yang akrab disapa Diday itu, sebagai jurnalis bisa membantu dengan turut mengabarkan berita penahanan tersebut, baik lewat tulisan mau pun media sosial.

“Alat perjuangan jurnalis itu adalah narasi, baik tulisan mau pun gambar. Karena itu, persoalan ini harus terus ditulis serta dikabarkan sampai keempat jurnalis tersebut dibebaskan dan bisa kembali berkumpul bersama keluarga di tanah air,” kata Diday dalam keterangannya, Selasa (19/5/2026).

Selain menyerukan penggalangan aksi solidaritas terhadap sesama jurnalis. Diday juga meminta Pemerintah RI gerak cepat melakukan langkah-langkah diplomasi yang tegas dan terukur untuk segera membebaskan para jurnalis tanah air yang kemerdekaannya telah dirampas.

Diday berharap, Kemenlu dan Komdigi secara intensif terus mengusahakan pembebasan para jurnalis yang notabene adalah Warga Negara Indonesia yang patut mendapat perlindungan dari negara.

“Bahkan ada baiknya, Presiden Prabowo Subianto sebagai kepala negara bisa turun langsung dalam langkah pembebasan empat jurnalis yang merupakan warga negara Indonesia,” tutur jurnalis koran Harian terbitan Surabaya tersebut.

Diday mengingatkan, sesuai Konvensi Jenewa keselamatan Jurnalis wajib dilindungi di dalam kondisi perang sekali pun. Bahkan di pasal 52 ayat 3 protokol tambahan I Konvensi Jenewa, dilarang keras melakukan penyerangan terhadap fasilitas, peralatan mau pun kendaraan pers yang sedang digunakan.

BACA JUGA  Adi Prayitno: Presiden Tak Bisa Diturunkan di Tengah Jalan, Masyarakat Tunggu Pemilu

“Karena itu, apa yang dilakukan tentara Israel jelas pelanggaran terhadap hukum humaniter yang diatur dalam Konvensi Jenewa yang diakui secara Internasional,” pungkasnya.

FJN juga menyerukan doa bersama untuk keselamatan WNI, baik itu para jurnalis mau pun relawan agar diberi keselamatan. Terlebih keberadaaan mereka dalam sebuah misi kemanusiaan.

Editor : Yoyok

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di HUT ke-25 Demokrat, Presiden Prabowo Ingatkan Perbedaan Politik Tak Boleh Picu Perpecahan
Rafi DPRD Sidoarjo Minta Penertiban PKL di Krembung Tetap Humanis
Adi Prayitno: Presiden Tak Bisa Diturunkan di Tengah Jalan, Masyarakat Tunggu Pemilu
Lelang Lukisan Hadratussyekh Hasyim Asy’ari di Muktamar NU Dimenangkan Senator Lia Istifhama
Bro Ryan Ungkap Tidar Bukan Sekadar Organisasi, Tapi Sekolah Politik Anak Muda
Balita Tiga Tahun Dianiaya Ibu dan Pacar, Puguh DPRD Jatim: Perda Perlindungan Anak Harus Ditegakkan
Cegah Insiden Keracunan MBG, Senator Lia Dorong Penguatan Holding Time dan Keterbukaan Informasi
Hearing MBG di DPRD Sidoarjo Tak Dihadiri BGN, Dhamroni Dorong Audit Operasional SPPG
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 02:45 WIB

Di HUT ke-25 Demokrat, Presiden Prabowo Ingatkan Perbedaan Politik Tak Boleh Picu Perpecahan

Rabu, 9 September 2026 - 15:39 WIB

Rafi DPRD Sidoarjo Minta Penertiban PKL di Krembung Tetap Humanis

Senin, 7 September 2026 - 22:38 WIB

Adi Prayitno: Presiden Tak Bisa Diturunkan di Tengah Jalan, Masyarakat Tunggu Pemilu

Minggu, 6 September 2026 - 11:44 WIB

Lelang Lukisan Hadratussyekh Hasyim Asy’ari di Muktamar NU Dimenangkan Senator Lia Istifhama

Sabtu, 5 September 2026 - 23:30 WIB

Bro Ryan Ungkap Tidar Bukan Sekadar Organisasi, Tapi Sekolah Politik Anak Muda

Berita Terbaru

WhatsApp