Surabaya – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan operasional 1.061 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di seluruh Indonesia. Peresmian serentak tersebut dipusatkan di Nganjuk, Jawa Timur.
Ketua PC Tidar Mojokerto, Defy Firman Al Hakim menilai program KDMP menjadi wajah baru penguatan ekonomi pedesaan. Menurutnya, Presiden Prabowo ingin mendekatkan program pembangunan ekonomi langsung ke masyarakat desa agar lebih mandiri dan sejahtera.
“KDMP ini bukan sekadar gerai atau koperasi simpan pinjam. Program ini diharapkan menjadi penggerak ekonomi baru di desa dengan memfasilitasi berbagai sektor usaha, mulai bisnis konvensional hingga inovasi digital,” ujar Defy saat dihubungi wartawan Digitaljatim.com, Sabtu (16/5/2026) malam.
Defy Firman Al Hakim yang akrab disapa Bro Defy mengatakan koperasi menjadi wadah perjuangan masyarakat kecil yang selama ini dinilai kurang mendapatkan ruang dalam sistem ekonomi yang dikuasai pemodal besar.
“Koperasi ini menjadi ruang perjuangan masyarakat kecil. Selama ini banyak masyarakat yang terpinggirkan karena sistem ekonomi lebih didominasi kekuatan modal besar,” katanya.
Kader muda Partai Gerindra itu juga menyoroti perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi di media sosial. Bro Defy mengajak masyarakat lebih bijak dalam memilah informasi agar tidak mudah terpengaruh disinformasi, fitnah, dan kebencian (DFK).
“Kami mengajak masyarakat agar tidak terjebak informasi yang mengandung disinformasi, fitnah, dan kebencian (DFK). Masyarakat harus cerdas memilah informasi, apalagi program pemerintah ini dinilai memiliki dampak besar terhadap penguatan ekonomi desa. Hati-hati banyak pihak yang tidak ingin negara ini tumbuh menjadi negara yang tangguh dan kuat secara fundamental,” imbuhnya.
Menurut Defy, keberadaan KDMP mampu menjawab kebutuhan masyarakat desa, terutama dalam membangun ekonomi mandiri yang kuat sekaligus memperkuat ketahanan pangan. Masyarakat harus kompak mendukung program yang pro rakyat ini.
“Saya melihat arah kebijakan Presiden Prabowo melalui program KDMP ini sangat berpihak pada rakyat, dan memang sesuai dengan kebutuhan masyarakat desa,” jelasnya.
Bro Defy juga menekankan pentingnya memperluas sosialisasi dan penguatan KDMP, khususnya kepada kalangan generasi Z dan milenial agar mereka dapat terlibat langsung sebagai pelaku maupun pengelola koperasi.
“Melalui program ini, pemerintah membuka peluang pengembangan unit usaha koperasi, pengelolaan layanan ekonomi, hingga penciptaan lapangan kerja lokal yang lebih inklusif dan berbasis potensi daerah,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Editor : Yoyok











