PWU Jatim Raih Predikat Sehat 2025, Dirut Erlangga Soroti Penguatan Fundamental Bisnis

- Publisher

Senin, 11 Mei 2026 - 22:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Utama PT Panca Wira Usaha Jatim Erlangga Satriagung. (Foto: Istimewa)

Direktur Utama PT Panca Wira Usaha Jatim Erlangga Satriagung. (Foto: Istimewa)

Surabaya — PT Panca Wira Usaha (PWU) Jawa Timur menegaskan komitmennya memperkuat kinerja perusahaan dan tata kelola bisnis profesional di tengah sorotan publik terhadap Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Jawa Timur.

Sebagai holding BUMD milik Pemprov Jatim, PWU mencatat tren kinerja positif dalam beberapa tahun terakhir. Perusahaan juga mengklaim belum pernah mengalami kerugian operasional dan terus berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Jawa Timur melalui dividen perusahaan.

Direksi PWU mengapresiasi berbagai masukan dan evaluasi dari DPRD Jawa Timur melalui Panitia Khusus (Pansus) BUMD. Menurut manajemen, rekomendasi tersebut menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan profesionalisme, efektivitas pengelolaan aset, serta optimalisasi kontribusi BUMD terhadap pembangunan daerah.

Direktur Utama PT PWU Jatim Erlangga Satriagung mengatakan, perusahaan akan terus fokus menjaga performa bisnis sekaligus memperkuat tata kelola perusahaan yang sehat dan berkelanjutan.

“Kami memandang setiap masukan dan evaluasi sebagai bagian dari proses perbaikan dan penguatan perusahaan. PWU berkomitmen menjalankan bisnis secara profesional, transparan, dan akuntabel agar dapat terus memberikan kontribusi terbaik bagi Pemerintah Provinsi Jawa Timur maupun masyarakat,” ujarnya, Senin (11/5/2026).

Erlangga menambahkan, PWU saat ini terus melakukan transformasi bisnis melalui pengembangan unit usaha strategis, optimalisasi aset, hingga peningkatan efisiensi operasional agar perusahaan semakin adaptif dan kompetitif.

“Alhamdulillah, sampai saat ini PWU terus mencatatkan pertumbuhan laba dan tidak pernah mengalami kerugian. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus bekerja lebih baik, memperkuat kolaborasi, serta menghadirkan nilai tambah bagi daerah,” tambahnya.

Di sisi lain, ia menjelaskan bahwa PWU juga mencatat capaian dalam aspek tata kelola dan kesehatan perusahaan.

“Untuk pertama kalinya, perusahaan meraih predikat kesehatan perusahaan kategori Sehat atas kinerja tahun buku 2025,” jelas Erlangga.

BACA JUGA  Di Gladak Serang, Gubernur Khofifah Pastikan Harga Terjangkau dan Daya Beli Masyarakat Terjaga

Lebih lanjut, Erlangga mengatakan bahwa capaian tersebut dinilai menjadi indikator positif atas penguatan fundamental bisnis, tata kelola, serta efektivitas operasional perusahaan secara berkelanjutan.

“Tak hanya itu, PWU juga mencatat peningkatan signifikan dalam penerapan manajemen risiko perusahaan berdasarkan hasil penilaian Risk Maturity Index (RMI) tahun 2025,” imbuh dia.

Berdasarkan self assessment yang mengacu pada pendampingan workshop diagnostic assessment manajemen risiko oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jawa Timur, nilai RMI PWU meningkat dari 1,36 pada periode 2023–Triwulan III 2024 menjadi 2,85 pada 2025.

Peningkatan tersebut menempatkan perusahaan pada level Emerging Phase. Artinya, perusahaan dinilai telah menerapkan seluruh dimensi praktik manajemen risiko untuk memenuhi persyaratan minimum regulasi.

Selain itu, infrastruktur manajemen risiko disebut mulai dipahami seluruh insan perusahaan dan diselaraskan dengan target kinerja perusahaan.

Penilaian dilakukan terhadap lima dimensi utama, meliputi budaya dan kapabilitas risiko, organisasi dan tata kelola risiko, kerangka risiko dan kepatuhan, proses dan kontrol risiko, serta model, data, dan teknologi risiko.

PWU memastikan akan terus menjalankan prinsip Good Corporate Governance (GCG), transparansi, serta pengelolaan usaha yang prudent dalam setiap aktivitas bisnis perusahaan.

“Ke depan, PWU optimistis mampu meningkatkan performa perusahaan sekaligus memperkuat kontribusi terhadap PAD Jawa Timur melalui strategi bisnis yang lebih terukur, kolaboratif, dan berorientasi pada pertumbuhan berkelanjutan,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor : Yoyok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Gladak Serang, Gubernur Khofifah Pastikan Harga Terjangkau dan Daya Beli Masyarakat Terjaga
Wagub Emil Pimpin Misi Dagang Jatim di Manado, Transaksi Tembus Rp 1,887 Triliun
Jadi Keynote Speaker Forum Ekonomi Regional Jawa Halal Ecosystem 2026, Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional
Tinjau Pasar Klojen, Gubernur Khofifah Puji Penataan Sentra Kuliner yang Rapi dan Bersih
Gubernur Khofifah Gencarkan Pasar Murah, Warga Berburu Sembako Harga Terjangkau
Tinjau Pabrik Gula Ngadirejo, Khofifah Sebut Jatim Jadi Kunci Ketahanan Gula Nasional
Jelang Libur Iduladha 2026, Pemkot Pastikan Ketersediaan Pangan di Surabaya Aman dan Terkendali
Jelang Idul Adha, Gubernur Khofifah Pantau Pasar Banjarejo Bojonegoro dan Serap Keluhan Pedagang

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:38 WIB

Di Gladak Serang, Gubernur Khofifah Pastikan Harga Terjangkau dan Daya Beli Masyarakat Terjaga

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:00 WIB

Wagub Emil Pimpin Misi Dagang Jatim di Manado, Transaksi Tembus Rp 1,887 Triliun

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:38 WIB

Jadi Keynote Speaker Forum Ekonomi Regional Jawa Halal Ecosystem 2026, Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Minggu, 31 Mei 2026 - 19:34 WIB

Tinjau Pasar Klojen, Gubernur Khofifah Puji Penataan Sentra Kuliner yang Rapi dan Bersih

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:38 WIB

Gubernur Khofifah Gencarkan Pasar Murah, Warga Berburu Sembako Harga Terjangkau

Berita Terbaru

CGV Mojokerto yang berada di Sunrise Mall lantai 2, Jalan Benteng Pancasila Nomor 9, Balongsari, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto.

Citizen Reporter

Belajar Bijak Bermedia lewat Film

Selasa, 9 Jun 2026 - 20:38 WIB