Lilik DPRD Jatim Tegaskan Pentingnya Pembenahan BUMD Jatim Lewat Rekomendasi Pansus

Editor Yoyok

- Author

Kamis, 30 April 2026 - 19:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi C DPRD Jawa Timur Lilik Hendarwati.

Anggota Komisi C DPRD Jawa Timur Lilik Hendarwati.

Editor: Yoyok

Surabaya – DPRD Jawa Timur tancap gas membenahi kinerja badan usaha milik daerah (BUMD). Melalui panitia khusus (pansus), berbagai rekomendasi telah disusun untuk mendongkrak kontribusi terhadap pendapatan asli daerah (PAD).

Anggota Komisi C DPRD Jatim, Lilik Hendarwati, menegaskan pihaknya siap mengawal penuh tindak lanjut rekomendasi tersebut. Menurutnya, BUMD merupakan mitra kerja langsung Komisi C, sehingga fungsi pengawasan tak bisa ditawar.

“Komisi C siap melanjutkan pengawasan dari hasil rekomendasi pansus BUMD. Ini memang bagian dari mitra kerja kami. Hanya saja, jumlah BUMD cukup banyak, termasuk anak perusahaan hingga holding,” ujar Lilik ditemui di ruang Fraksi PKS DPRD Jatim, Kamis (30/4/2026).

Banyaknya entitas BUMD diakui menjadi tantangan tersendiri. Karena itu, Komisi C membutuhkan waktu untuk mengurai persoalan satu per satu. Meski begitu, keberadaan pansus dinilai sangat membantu dalam memetakan problem.

“Kami terbantu karena pansus sudah memaparkan secara jelas berbagai persoalan di masing-masing BUMD, lengkap dengan rekomendasinya. Tugas kami sekarang mengawal implementasinya,” jelas Lilik.

Lilik mengungkapkan, rekomendasi pansus tergolong komprehensif. Mulai dari target waktu penyelesaian, penyusunan grand design BUMD, hingga evaluasi kinerja komisaris dan direksi.

“Grand design itu seharusnya bisa rampung sekitar satu tahun. Ini bukan hal baru, tinggal penyempurnaan,” tegas Ketua Fraksi PKS DPRD Jatim tersebut.

Tak berhenti di situ, pansus juga mengklasifikasikan kondisi BUMD. Ada yang masih mencetak keuntungan, perlu didorong, hingga direkomendasikan untuk merger atau bahkan ditutup.

“Ada BUMD yang potensial tapi pengelolaannya belum optimal sehingga perlu merger. Ada juga yang sudah tidak aktif,” beber dia.

Salah satu contoh, lanjut Lilik, adalah BUMD sektor kesehatan seperti PT Kasa Husada Wira Jatim. Perusahaan tersebut dinilai memiliki potensi besar, namun belum dikelola maksimal sehingga kinerjanya belum sesuai target dan kurang diminati pasar.

BACA JUGA  Refleksi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Bangun DPRD Sidoarjo Soroti Daya Beli hingga Lapangan Kerja

Ke depan, Komisi C bakal menyusun langkah prioritas pengawasan. Termasuk membuka opsi pembagian tugas antaranggota agar penanganan lebih cepat dan terukur.

“Harapannya pengawasan berjalan efektif dan ada kemauan kuat dari Pemprov untuk membenahi BUMD. Ini penting untuk mendorong peningkatan PAD Jawa Timur,” pungkasnya.

Editor : Yoyok

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peringatan Hari Santri Nasional 2026, Puguh DPRD Jatim Tekankan Nasionalisme dan Perjuangan Santri
Raperda Tibumtranmas Linmas Dibahas, Rizza DPRD Sidoarjo Soroti Bullying hingga Gangster Pelajar
Refleksi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Bangun DPRD Sidoarjo Soroti Daya Beli hingga Lapangan Kerja
Belajar dari Kasus Tanah Fasum Sidoarjo, Sriatun DPRD Jatim Tekankan Digitalisasi Aset Desa
Ning Lia Apresiasi Transformasi Digital Pengadilan Tinggi Surabaya, Layak Jadi Percontohan Nasional
Gerakan Indonesia ASRI, PC TIDAR Sidoarjo Ajak Anak Muda Peduli Lingkungan Hidup
Dukung Gerakan Indonesia ASRI, DPC Partai Gerindra Sidoarjo Hijaukan Hutan Kota dan Bersihkan Sungai
Hadiri Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-81 Jatim, Senator Lia Sebut Jatim Bangunan Politik Humanis
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:20 WIB

Peringatan Hari Santri Nasional 2026, Puguh DPRD Jatim Tekankan Nasionalisme dan Perjuangan Santri

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Raperda Tibumtranmas Linmas Dibahas, Rizza DPRD Sidoarjo Soroti Bullying hingga Gangster Pelajar

Kamis, 22 Oktober 2026 - 02:39 WIB

Refleksi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Bangun DPRD Sidoarjo Soroti Daya Beli hingga Lapangan Kerja

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Belajar dari Kasus Tanah Fasum Sidoarjo, Sriatun DPRD Jatim Tekankan Digitalisasi Aset Desa

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:10 WIB

Ning Lia Apresiasi Transformasi Digital Pengadilan Tinggi Surabaya, Layak Jadi Percontohan Nasional

Berita Terbaru

WhatsApp