Suli Daim DPRD Usul Grand Design BUMD Jatim, Fokus Investasi dan PAD

- Reporter

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Juru Bicara Fraksi PAN DPRD Jatim Suli Daim.

Juru Bicara Fraksi PAN DPRD Jatim Suli Daim.

Surabaya – Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Jawa Timur menyampaikan sejumlah catatan atas kinerja badan usaha milik daerah (BUMD). Catatan itu disampaikan dalam rapat paripurna DPRD Jatim, Selasa (5/4/2026).

Juru Bicara Fraksi PAN DPRD Jatim Suli Daim mendesak adanya reformasi menyeluruh. Hal ini menyusul temuan panitia khusus (pansus) yang menilai kontribusi BUMD masih jauh dari ideal.

Menurutnya, BUMD tidak semata berorientasi pada keuntungan seperti perusahaan swasta. Suli Daim menyebut BUMD merupakan instrumen strategis pemerintah daerah untuk mengelola sektor vital dan memenuhi kebutuhan masyarakat.

“BUMD punya karakter ganda, sebagai entitas bisnis dan pelayanan publik. Maka orientasinya tidak boleh hanya profit, tetapi juga pembangunan daerah,” kata Suli Daim.

Ia menjelaskan, secara filosofis BUMD adalah perpanjangan tangan pemda untuk memperkuat kemandirian fiskal, menjaga stabilitas layanan publik, hingga mendorong pemerataan pembangunan.

“Perannya berkaitan langsung dengan amanat konstitusi dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” imbuh Suli Daim.

Namun, Suli Daim menilai kondisi BUMD Jatim saat ini belum mencerminkan mandat tersebut. Berdasarkan laporan pansus, mayoritas BUMD belum memberikan dampak signifikan terhadap pendapatan asli daerah (PAD).

“Dari total dividen Rp 488,1 miliar, sekitar 86 persen atau lebih dari Rp 420 miliar disumbang Bank Jatim. Sementara BUMD lainnya kontribusinya kecil, bahkan ada yang nyaris tidak produktif,” ujarnya.

Suli Daim menilai kondisi ini menunjukkan ketimpangan yang serius. Banyak BUMD dinilai belum mampu menunjukkan nilai ekonominya.

“Karena itu, Fraksi PAN mendorong restrukturisasi total BUMD. BUMD yang sehat diminta diperkuat, yang lemah digabung atau diperbaiki, sementara yang terus merugi diusulkan untuk ditutup,” terangnya.

Selain itu, Fraksi PAN juga mendorong penyusunan grand design pengelolaan BUMD untuk jangka menengah, minimal tiga hingga lima tahun ke depan.

BACA JUGA  Polemik Pemecatan Guru Makin Sorot Publik, Senator Lia Istifhama: Marwah Pendidik Harus Dijaga

“Rencana tersebut harus mencakup sektor prioritas, arah investasi, hingga peran Pemprov sebagai owner,” tambah dia.

Suli Daim juga menekankan pentingnya pengawasan yang lebih ketat melalui pembentukan lembaga khusus berisi sumber daya manusia (SDM) profesional dan berintegritas.

Menurutnya, langkah itu penting untuk memastikan BUMD berjalan sesuai prinsip good corporate governance (GCG).

“BUMD tidak boleh lagi dijalankan sekadar administratif. Harus berbasis kinerja dengan indikator yang jelas dan terukur,” tegasnya.

Fraksi PAN juga menyoroti proses rekrutmen direksi dan komisaris yang dinilai belum sepenuhnya berbasis kompetensi.

“Harus dipastikan yang memimpin adalah orang yang tepat, bukan yang dekat,” imbuh dia.

Sebagai bentuk akuntabilitas, Fraksi PAN mengusulkan adanya dashboard kinerja BUMD berbasis digital yang dapat dipantau secara real time.

“Sistem ini diharapkan memuat data keuangan, operasional, kontribusi PAD, hingga risiko usaha secara transparan,” jelas Suli Daim.

Di akhir, Fraksi PAN meminta Gubernur Jawa Timur segera mengambil langkah strategis untuk menindaklanjuti rekomendasi pansus.

“Transformasi tata kelola tidak boleh berhenti sebagai jargon, tetapi harus diwujudkan dalam langkah konkret agar BUMD bisa berkontribusi optimal terhadap PAD,” pungkasnya.

Editor : Yoyok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polemik Pemecatan Guru Makin Sorot Publik, Senator Lia Istifhama: Marwah Pendidik Harus Dijaga
Prudential Banking Jadi Bahasan Utama Diskusi Senator Lia Istifhama Bersama Bank Mandiri
Bikin Haru, Mahasiswa KIP Polteksi Beri Buket Mawar untuk Ning Lia
Ning Lia Istifhama Soroti Pentingnya Kredit Inklusif, Apresiasi Bank Mandiri Regional VIII
Perusakan Mobil Wisatawan Bikin Resah, Puguh DPRD Jatim: Ancaman Serius bagi Pariwisata
Nasih Aschal DPRD Minta Reformasi Total BUMD Jatim, Harus Akuntabel dan Kompetitif
BUMD Jatim Disorot, FPKS: Banyak Aset Idle hingga Minim Kontribusi PAD
Freddy DPRD Soroti Kekerasan Anak di Jatim, Dorong Kolaborasi Lintas Sektor

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:56 WIB

Polemik Pemecatan Guru Makin Sorot Publik, Senator Lia Istifhama: Marwah Pendidik Harus Dijaga

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:48 WIB

Prudential Banking Jadi Bahasan Utama Diskusi Senator Lia Istifhama Bersama Bank Mandiri

Kamis, 7 Mei 2026 - 00:06 WIB

Bikin Haru, Mahasiswa KIP Polteksi Beri Buket Mawar untuk Ning Lia

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:44 WIB

Ning Lia Istifhama Soroti Pentingnya Kredit Inklusif, Apresiasi Bank Mandiri Regional VIII

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:10 WIB

Perusakan Mobil Wisatawan Bikin Resah, Puguh DPRD Jatim: Ancaman Serius bagi Pariwisata

Berita Terbaru

Pemerintahan & Kebijakan

230 Calon Kades Digembleng di Pendopo Delta Wibawa, Ini Pesan Bupati Subandi

Kamis, 7 Mei 2026 - 10:42 WIB