Dorong Modernisasi, Pilkades E-Voting di Sidoarjo Dinilai Layak Diterapkan

Editor Yoyok

- Author

Kamis, 2 April 2026 - 18:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lilies Pratiwining Setyarini, S.Hub. Int, M.IP, Peneliti Humanis Strategic. (Foto: Istimewa)

Lilies Pratiwining Setyarini, S.Hub. Int, M.IP, Peneliti Humanis Strategic. (Foto: Istimewa)

Editor: Yoyok

Surabaya – Electronic Voting atau E-Voting untuk konteks pemilihan kepala desa (Pilkades) di Jawa Timur sangat relevan dilakukan. Termasuk di momen Pilkades yang paling dekat di Kabupaten Sidoarjo, yang pada bulan Mei nanti akan menggelar 80 pilkades secara serentak.

Lilies Pratiwining Setyarini, peneliti dari Humanis Strategic mengungkapkan, Kabupaten Magetan pernah punya pengalaman melaksanakan Pilkades E-Voting pada 2019 serta 2023, dan tergolong berhasil. Namun yang perlu ditekankan disini adalah E-Voting tidak hanya dilihat sebagai inovasi teknis semata, tetapi juga dilihat dari isu tentang integritas dari pemilihan.

“Ada beberapa poin disini yaitu E-Voting pilkades sebagai inovasi demokrasi tingkat lokal yang dapat meningkatkan efisiensi, aksesibilitas dan partisipasi, terutama bagi pemilih di daerah terpencil. Jadi sistem ini cocok di desa urban seperti Sidoarjo atau pun yang tergolong pelosok, seperti Magetan,” kata Lilies, Kamis (2/4/2026).

Alumnus pascasarjana Unair ini mengingatkan tentu ada resiko yang harus diminimalisir terhadap integritas pemilihan. Ia mencontohkan diantaranya potensi kecurangan digital, misalnya hacking dan manipulasi data.

Karena itu, ia melanjutkan, dibutuhkan peran pemerintah untuk memperkuat kapasitas institusional yaitu memiliki lembaga Pilkades yang konsisten dan kuat dalam hal pengawasan, transparansi proses dan akuntabilitas. Tanpa institusi yang kuat, E-Voting justru membuka ruang delegitimasi.

“Dan yang paling penting adalah menjaga kepercayaan publik. Bagaimana menciptakan pemilihan yang berintegritas melalui E-Voting, salah satunya dengan proses sosialisasi yang kuat dan masif. Karena jika publik meragukan sistemnya, legitimasi pemilihan akan terganggu,” urai mantan Komisioner Bawaslu Surabaya itu.

Sementara itu, Konsultan IT dari Bentang Inspirasi Teknologi, Aganda Armen menyebut ada sejumlah keunggulan pilkades dilaksanakan secara digital atau e-vote. Diantaranya menghemat biaya APBD yang saat ini sedang efisiensi anggaran. Selain itu e-vote mudah diaplikasikan oleh seluruh kalangan dan segala umur.

BACA JUGA  Di HUT ke-25 Demokrat, Presiden Prabowo Ingatkan Perbedaan Politik Tak Boleh Picu Perpecahan

Ganda mengaku pihaknya punya pengalaman dalam pelaksanaan E-Voting pada Pilkades tahun 2025 di Kabupaten Indramayu dan kabupaten Karawang. Kedua Pilkades dengan sistem E-Voting tersebut berjalan lancar.

“Bulan Mei nanti, Kabupaten Sidoarjo akan menggelar Pilkades di 80 desa. Saya kira ini momentum bagus untuk mengaplikasikan Pilkades dengan sistem E-Voting,” pungkasnya.

Editor : Yoyok

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di HUT ke-25 Demokrat, Presiden Prabowo Ingatkan Perbedaan Politik Tak Boleh Picu Perpecahan
Rafi DPRD Sidoarjo Minta Penertiban PKL di Krembung Tetap Humanis
Adi Prayitno: Presiden Tak Bisa Diturunkan di Tengah Jalan, Masyarakat Tunggu Pemilu
Lelang Lukisan Hadratussyekh Hasyim Asy’ari di Muktamar NU Dimenangkan Senator Lia Istifhama
Bro Ryan Ungkap Tidar Bukan Sekadar Organisasi, Tapi Sekolah Politik Anak Muda
Balita Tiga Tahun Dianiaya Ibu dan Pacar, Puguh DPRD Jatim: Perda Perlindungan Anak Harus Ditegakkan
Cegah Insiden Keracunan MBG, Senator Lia Dorong Penguatan Holding Time dan Keterbukaan Informasi
Hearing MBG di DPRD Sidoarjo Tak Dihadiri BGN, Dhamroni Dorong Audit Operasional SPPG
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 02:45 WIB

Di HUT ke-25 Demokrat, Presiden Prabowo Ingatkan Perbedaan Politik Tak Boleh Picu Perpecahan

Rabu, 9 September 2026 - 15:39 WIB

Rafi DPRD Sidoarjo Minta Penertiban PKL di Krembung Tetap Humanis

Senin, 7 September 2026 - 22:38 WIB

Adi Prayitno: Presiden Tak Bisa Diturunkan di Tengah Jalan, Masyarakat Tunggu Pemilu

Minggu, 6 September 2026 - 11:44 WIB

Lelang Lukisan Hadratussyekh Hasyim Asy’ari di Muktamar NU Dimenangkan Senator Lia Istifhama

Sabtu, 5 September 2026 - 23:30 WIB

Bro Ryan Ungkap Tidar Bukan Sekadar Organisasi, Tapi Sekolah Politik Anak Muda

Berita Terbaru

WhatsApp