Inovasi SAPA 129 Diapresiasi, Senator Lia Istifhama: Akses Cepat Tangani Kekerasan

Editor Yoyok

- Author

Kamis, 26 Maret 2026 - 13:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifatul Choiri Fauzi (kiri) bersama anggota DPD RI Lia Istifhama (kanan). (Foto: Istimewa)

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifatul Choiri Fauzi (kiri) bersama anggota DPD RI Lia Istifhama (kanan). (Foto: Istimewa)

Editor: Yoyok

Surabaya – Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia, Lia Istifhama, mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) 129 sebagai sarana pengaduan kekerasan yang kini diperkuat pemerintah.

Menurut Lia, program SAPA 129 merupakan bagian dari kebijakan strategis Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) dalam memperluas perlindungan terhadap perempuan dan anak hingga ke tingkat daerah.

“Program SAPA 129 harus benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat. Ini adalah bentuk kehadiran negara dalam memberikan perlindungan, khususnya bagi perempuan dan anak yang menjadi korban kekerasan,” ujarnya saat ditemui dikantornnya, Selasa (24/03/26).

Ia menjelaskan, penguatan layanan ini bertujuan untuk mempercepat penanganan laporan sekaligus memastikan korban memperoleh pendampingan yang komprehensif, baik secara hukum, psikologis, maupun sosial.

Lebih lanjut, Lia menegaskan bahwa kebijakan tersebut selaras dengan arah program nasional yang diusung oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifatul Choiri Fauzi. Ia menyebut, Menteri PPPA memiliki program prioritas utama yang dirancang untuk memperkuat kualitas hidup serta perlindungan bagi perempuan dan anak di Indonesia.

Program prioritas tersebut mencakup penguatan ruang aman bagi perempuan dan anak, optimalisasi layanan pengaduan kekerasan melalui SAPA 129 yang lebih responsif, serta pengembangan sistem data perempuan dan anak berbasis desa guna mendukung kebijakan yang lebih tepat sasaran.

“Dengan sistem yang lebih responsif dan terintegrasi, diharapkan masyarakat tidak lagi ragu untuk melapor. Semakin cepat laporan masuk, semakin cepat pula penanganan dilakukan,” tegas Lia dalam keterangan tertulisnya, Kamis (26/3/2026).

Selain itu, ia juga mendorong pemerintah daerah untuk aktif mensosialisasikan layanan SAPA 129 agar lebih dikenal luas oleh masyarakat. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dinilai menjadi kunci dalam menekan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak.

BACA JUGA  Lelang Lukisan Hadratussyekh Hasyim Asy’ari di Muktamar NU Dimenangkan Senator Lia Istifhama

Melalui optimalisasi layanan SAPA 129, Lia berharap upaya pencegahan dan penanganan kekerasan dapat berjalan lebih maksimal, sekaligus menciptakan lingkungan yang aman dan terlindungi bagi perempuan dan anak di seluruh Indonesia.

Editor : Yoyok

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di HUT ke-25 Demokrat, Presiden Prabowo Ingatkan Perbedaan Politik Tak Boleh Picu Perpecahan
Rafi DPRD Sidoarjo Minta Penertiban PKL di Krembung Tetap Humanis
Adi Prayitno: Presiden Tak Bisa Diturunkan di Tengah Jalan, Masyarakat Tunggu Pemilu
Lelang Lukisan Hadratussyekh Hasyim Asy’ari di Muktamar NU Dimenangkan Senator Lia Istifhama
Bro Ryan Ungkap Tidar Bukan Sekadar Organisasi, Tapi Sekolah Politik Anak Muda
Balita Tiga Tahun Dianiaya Ibu dan Pacar, Puguh DPRD Jatim: Perda Perlindungan Anak Harus Ditegakkan
Cegah Insiden Keracunan MBG, Senator Lia Dorong Penguatan Holding Time dan Keterbukaan Informasi
Hearing MBG di DPRD Sidoarjo Tak Dihadiri BGN, Dhamroni Dorong Audit Operasional SPPG
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 02:45 WIB

Di HUT ke-25 Demokrat, Presiden Prabowo Ingatkan Perbedaan Politik Tak Boleh Picu Perpecahan

Rabu, 9 September 2026 - 15:39 WIB

Rafi DPRD Sidoarjo Minta Penertiban PKL di Krembung Tetap Humanis

Senin, 7 September 2026 - 22:38 WIB

Adi Prayitno: Presiden Tak Bisa Diturunkan di Tengah Jalan, Masyarakat Tunggu Pemilu

Minggu, 6 September 2026 - 11:44 WIB

Lelang Lukisan Hadratussyekh Hasyim Asy’ari di Muktamar NU Dimenangkan Senator Lia Istifhama

Sabtu, 5 September 2026 - 23:30 WIB

Bro Ryan Ungkap Tidar Bukan Sekadar Organisasi, Tapi Sekolah Politik Anak Muda

Berita Terbaru

WhatsApp