Surabaya – Wakil Menteri Perhubungan (Wamenhub) Komjen Pol. Suntana bersama Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mohammad Syafii mengunjungi para korban kebakaran KMP Mutiara Sentosa II yang menjalani perawatan di RS PHC Surabaya, Senin (3/8/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan moril sekaligus memastikan seluruh penyintas mendapatkan penanganan medis yang optimal pascakebakaran kapal di perairan utara Kabupaten Sumenep, Madura, Minggu (2/8/2026) pagi.
Dalam kesempatan itu, Mohammad Syafii menegaskan kondisi para penyintas terus dipantau agar segera pulih dan dapat kembali berkumpul dengan keluarga.
Salah satu korban yang dikunjungi adalah balita berusia dua tahun asal Sulawesi Selatan. Balita tersebut dievakuasi bersama ayahnya menggunakan Kapal Meritus Pematang Siantar dan tiba di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya pada Minggu (2/8/2026) pukul 23.50 WIB sebelum dirujuk ke RS PHC Surabaya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Bidokkes) Polda Jatim saat pendataan penumpang di Gapura Surya Nusantara (GSN), balita itu mengalami mual dan muntah. Namun, kondisinya kini berangsur membaik setelah mendapatkan perawatan intensif.
Hingga Senin (3/8/2026), sebanyak 11 penyintas telah dirujuk ke fasilitas kesehatan. Sebanyak sembilan orang merupakan korban yang dievakuasi Kapal Meritus Pematang Siantar dan dua orang lainnya dievakuasi KRI Nala sebelum dibawa ke RS PHC Surabaya.
Sementara itu, empat penyintas yang dievakuasi menggunakan SC Aila XVII dirujuk ke RSI Garam Kalianget setelah lebih dulu dibawa ke Pelabuhan Kalianget menggunakan KN SAR 249 Permadi.
Usai meninjau korban di RS PHC, Kepala Basarnas melanjutkan kunjungan ke Posko SAR Gabungan di GSN Pelabuhan Tanjung Perak. Ia menyampaikan, hasil pencocokan data menunjukkan total penumpang yang telah dievakuasi mencapai 233 orang.
“Dari jumlah tersebut, 228 orang berhasil diselamatkan, sedangkan lima orang dinyatakan meninggal dunia,” kata Syafii.
Ia juga menjelaskan, penumpang yang dievakuasi TB Hasnur 26 sementara berada di Pulau Masalembo dan akan dijemput KN Masalembo milik Distrik Navigasi Tanjung Perak. Selanjutnya, para penyintas akan dibawa menuju Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.
“Saat ini kita masih menunggu kedatangan korban yang dievakuasi dari Masalembo,” tutup Syafii.
Penulis : Syaiful Hidayat
Editor : -