Wagub Emil Pastikan Listrik di Jatim Aman Selama Ramadan hingga Idul Fitri 2026

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Syaiful Hidayat

- Author

Sabtu, 21 Februari 2026 - 16:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubenur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak melakukan kunjungan kerja ke PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) serta PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pengatur Beban Jawa Timur di Sidoarjo. (Foto: Adpim For Digitaljatim)

Wakil Gubenur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak melakukan kunjungan kerja ke PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) serta PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pengatur Beban Jawa Timur di Sidoarjo. (Foto: Adpim For Digitaljatim)

Penulis: Syaiful HidayatEditor: Syaiful Hidayat

Sidoarjo – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak memastikan listrik di Jatim dalam kondisi aman. Sehingga siap menghadapi kebutuhan selama bulan suci Ramadan hingga Idul Fitri 1447 Hijriah.

Kepastian tersebut disampaikannya saat melakukan kunjungan kerja ke PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) serta PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pengatur Beban Jawa Timur di Sidoarjo, Jumat (20/2/2026).

“Secara kapasitas daya, Jawa Timur dalam kondisi aman dan sangat mencukupi untuk kebutuhan Ramadhan hingga Idul Fitri,” kata Emil.

Data PLN menunjukkan beban puncak tertinggi di Jawa Timur mencapai 2.036 MW pada subsistem Krian-Gresik, dengan Daya Mampu Netto (DMN) sebesar 2.638 MW atau cadangan sekitar 22% (602 MW).

Untuk masa Siaga Ramadan dan Idul Fitri (RAFI), UIT JBM menyiagakan 22 posko dengan 1.207 personel di wilayah Jatim-Bali. Sistem ini juga didukung 173 gardu induk, 394 unit trafo berkapasitas 29.195 MVA, serta jaringan transmisi sepanjang 8.329,12 kilometer sirkuit.

Meski cadangan daya mencukupi, Emil menilai penguatan jaringan tetap diperlukan, terutama pada sejumlah titik transmisi yang tingkat bebannya sudah tinggi. Langkah ini penting untuk memastikan distribusi listrik tetap andal di seluruh wilayah.

Ia menambahkan, aspek lain yang tidak kalah krusial adalah menjaga stabilitas dan keseimbangan sistem kelistrikan. Mengingat, beban listrik saat Ramadan dan Idul Fitri dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan tren penurunan hingga sekitar 30% dibandingkan hari normal.

“Listrik itu harus selalu seimbang. Ketika beban turun drastis dan tidak dilakukan penyesuaian, tegangan bisa meningkat dan itu berbahaya bagi sistem. Karena itu pengendalian harus dilakukan secara real time,” ujarnya.

BACA JUGA  Ketua DPRD Sidoarjo Desak Satgas MBG Aktif Awasi SPPG, Soroti Standar Gizi dan Perizinan

“Bukan hanya soal cukup atau tidaknya daya. Konfigurasi jaringan juga harus kuat. Kalau ada gangguan di satu titik dan jalurnya sudah padat, dampaknya bisa meluas,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Emil juga mengapresiasi rencana pembangunan Gardu Induk Tegangan Tinggi (GITET) di Waru untuk memperkuat sistem di kawasan metropolitan Gerbangkertosusila yang selama ini bertumpu pada Krian dan Gresik.

Selain itu, ia mendorong optimalisasi jaringan melalui metode uprating agar tidak perlu membuka jalur baru di kawasan padat penduduk.

“Dengan beban sebesar ini, tidak cukup hanya mengandalkan dua titik. Pengembangan di Waru ini sifatnya krusial untuk mencegah risiko yang lebih besar,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya percepatan energi hijau di Jawa Timur, termasuk pengembangan panas bumi sekitar 34 MW serta rencana pembangkit listrik tenaga surya di Pasuruan dan Banyuwangi.

“Energi hijau bukan hanya isu lingkungan, tetapi kebutuhan industri. Ini akan memperkuat daya saing Jawa Timur,” katanya.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Syaiful Hidayat

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sambut HSN 2026, Khofifah Pastikan Layanan Kesehatan Gratis Menyentuh Warga Pacitan
Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan
DPRD Sidoarjo Dorong Raperda Fasilitasi Pesantren, Perkuat Pemberdayaan dan Kepastian Hukum
DPRD Sidoarjo Siapkan Regulasi Ketenagakerjaan untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi
Gubernur Khofifah Raih Grand Zakat Award 2026, Perkuat Pengelolaan Zakat untuk Kesejahteraan
Pokir DPRD Sidoarjo Disorot, Pemkab Ingatkan Usulan Harus Sesuai Prioritas Pembangunan
Ketua DPRD Sidoarjo Desak Satgas MBG Aktif Awasi SPPG, Soroti Standar Gizi dan Perizinan
Wagub Emil Bertemu Dubes Austria, Kerja Sama Ekonomi hingga Budaya Jadi Sorotan
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:31 WIB

Sambut HSN 2026, Khofifah Pastikan Layanan Kesehatan Gratis Menyentuh Warga Pacitan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:53 WIB

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:44 WIB

DPRD Sidoarjo Dorong Raperda Fasilitasi Pesantren, Perkuat Pemberdayaan dan Kepastian Hukum

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:30 WIB

DPRD Sidoarjo Siapkan Regulasi Ketenagakerjaan untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Gubernur Khofifah Raih Grand Zakat Award 2026, Perkuat Pengelolaan Zakat untuk Kesejahteraan

Berita Terbaru

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau pelaksanaan khitanan massal dan cek kesehatan gratis (CKG) di Pendopo Kabupaten Pacitan. (Dok. Humas Pemprov)

Pemerintahan dan Kebijakan

Sambut HSN 2026, Khofifah Pastikan Layanan Kesehatan Gratis Menyentuh Warga Pacitan

Jumat, 23 Okt 2026 - 03:31 WIB

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan. (Dok. Syaiful)

Pemerintahan dan Kebijakan

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:53 WIB

WhatsApp